Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 189 (S2)


__ADS_3

Salam hangat ❤️.


Luna berteriak histeris saking takutnya, hingga pandangannya menjadi gelap ia pun pingsan Kenzo yang melihat Luna pingsan ia menepuk pelan pipi Luna lalu mengangkat tubuh Luna keluar ruangan.


Di luar ruangan Kenzo yang memangku Luna terlihat sangat rasa khawatirnya dan bersalah nya di raut wajahnya, semua orang yang ada di sana juga ikut panik ada orang memberi minyak angin supaya Luna bisa cepat sadar dari pingsan nya tidak berapa lama Luna pun tersadar.


" Syukurlah kamu sadar, maafkan aku. " Ucap Kenzo yang sambil mengusap lembut wajah Luna.


Luna bingung kenapa laki laki yang ada di hadapannya ini, berubah sikap biasanya Lo gue kini aku kamu.


Lalu ia teringat kejadian beberapa menit yang lalu, wajah nya yang lemas kini berubah menjadi macan yang ganas yang siap memakan mangsanya.


Luna bangun langsung memukul dada bidang Kenzo.


" Ini salah Lo jadi ginikan kalo Lo gak maksa gue masuk sini gak bakalan gue pingsan tahu tidak. " ucap Luna marah.

__ADS_1


" Tapi kan aku Sudah minta maaf, aku janji gak bakalan Kya gini lagi maafin aku sekali lagi. " ucap Kenzo yang merasa bersalah.


" tahu ah gue mau pulang, " ucap Luna.


" akan aku anterin pulang. " ucap Kenzo menarik tangan Luna.


" Tidak perlu gue bisa pulang sendiri, dan Lo gak usah lagi jemput gue camkan itu. " ucap Luna menuding wajah Kenzo dengan jari telunjuknya.


Luna masuk kedalam mobil taksi, ia tidak pulang kerumahnya tetapi ia menuju ke tempat yang tidak terlalu ramai.


Di taman.


Luna mendudukkan tubuhnya di kursi panjang yang tersedia di taman itu, ia melihat anak kecil yang sedang bermain sepeda tetapi ia terjatuh ia menangis orang tua anak kecil itu pun menghampiri Anak nya yang lututnya berdarah, sang ayah langsung menggendong anak nya lalu mendudukkan di kursi yang tidak jauh dari tempat Luna sang ayah menyapu luka dengan telaten membuat Luna terus menatap seorang anak dan ayah itu.


" Sungguh ia sangat beruntung, mempunyai ayah yang begitu peduli dengannya masa kecilnya begitu bahagia. tapi sayang kenapa aku hanya bisa melihat kebahagiaan orang lain melainkan bukan aku yang merasakannya kehangatan seorang ayah. bukan seperti ku yang kurang kasih sayang dari seorang ayah. " batin Luna yang terus menatap.

__ADS_1


" Aku harus mencari dimana papah ku berada, aku ingin menemui nya aku ingin melihat wajahnya wajah yang sangat aku rindukan semoga aku bisa bertemu dengan mu pa. " ucap Luna.


Malam hari.


Luna masuk kedalam kamar mama nya, ia melihat mama nya yang sedang menyandarkan tubuhnya di sofa ia pun duduk menghampiri mama nya.


" Ma Luna minta satu dari mama. " ucap Luna serius.


" Apa?. " tanya Mama.


" kasih tahu Luna di mana papa selama aku hidup aku belum pernah melihat wajah papah, aku merindukan nya ma, bisa mama penuhi permintaan ku kasih tahu papa ada di mana. " ucap Luna.


" Kenapa kamu tiba tiba mempertanyakan, sebaiknya tidak usah di bahas Luna." ucap mama.


" Aku ingin ketemu papa ma selama ini aku belum melihat wajahnya aku sangat merindukan nya. " ucap Luna.

__ADS_1


Apakah mama Clara mau memberitahu keberadaan papa nya Luna?.


__ADS_2