
Salam hangat ❤️.
Helen keluar dari perusahaan menuju ke Mall, di sana geng materialistis nya sudah pada menuju mall yang sudah berjanjian.
Beberapa menit kemudian.
Helen telah sampai di Mall juga bertemu dengan geng nya, ia memilih baju, high heels, beserta berlian sesuka hatinya.
" Terserah gue dong mau belanja apa, apalagi blackcard ini di kasih ke gue kalau gue pake banyak banyak nggak bakalan habis juga, Helen saatnya memanjakan diri untuk bersenang senang. " Gumam Helen.
Helen beserta teman temannya memilih milih pakaian yang ia inginkan.
" Tumben Lo Helen banyak banget Lo mau borong?. " ucap Mila teman nya Helen.
" Ya iyalah gue mau borong, apalagi bagus bagus semua ya kan. " ucap Helen.
" Iya juga sih, gue aja nggak bisa nahan apa yang gue mau, banyak duit Lo dapat dimana?. " ucap Mila lagi.
" Nih gue di kasih blackcard sama pacar gue. " ucap Helen.
" wah mantap Helen, nah gitu dong polorotin uang pacar supaya bisa bersenang-senang cari pacar jangan yang kere. " ucap Mila dan yang lainnya mengangguk setuju apa yang di katakan Mila.
Selesai memilih semua yang diinginkan Helen, dan juga teman nya ia menuju ke kasir, Helen menyodorkan Blackcard nya dengan percaya diri kepada tukang kasir, Tukang kasir mencoba coba menggesekkan blackcard nya tetapi tidak ada uang tertera di layar laptop yang selalu gagal.
" Maaf Nona apa ada kartu lain selain ini?. " ucap tukang kasir.
" Loh emangnya kenapa nggak bisa ya? . " Tanya Helen.
" Maaf ini kartunya sudah di blokir jadi tidak bisa di gunakan. " jawab Kasir lagi.
" Yang benar saja, coba cek ulang lagi pasti bisa nggak mungkin terblokir. " ucap Helen merasa tidak percaya.
__ADS_1
Tukang kasir itu pun menggesek kan kembali kartu tersebut menuruti kemauan Helen yang tidak percaya.
" Ini bisa dilihat kan nona kartu anda telah di blokir. " ucap nya lagi.
" Aduh gimana ini, gue cuman bawa uang 1 juta doang mana cukup dengan belanjaan gue puluhan juta ini. " gumam Helen.
" Terus gimana Lo, kartunya di blokir mau bayar pake apa. " ucap Mila.
" Gue pinjam duit sama kalian deh nanti gue ganti gimana. " ucap Helen ia merasa malu mau tidak mau ia harus minta tolong sama teman nya.
" Duh gimana ya bukanya gue nggak mau pinjemin sama Lo tapi gue bawa duit cuma pas pas an bayar baju gue, sisa nya di rmh uang gue. " ucap Mila.
" gue juga nggak bisa pinjemin Lo Helen, uang gue sisa sedikit belum minta sama suami gue. " ucap teman nya lagi.
" Bagaimana nona jadi tidak anda membelinya?. " Tanya tukang kasir.
" Maaf kayaknya lain kali aja, saya gak bawa uang cash, uang nya hanya ada di Kartu itu saja. " ucap Helen merasa sangat malu.
1 jam kemudian.
" Eh coba lihat kenapa lagi tuh nenek sihir, wajah nya sangat menyeramkan berhentak hentak kaki lagi. " ucap karyawati.
" Nenek sihir, cepet tinggi darah kena stroke Lo nanti. " ucap salah satu karyawati lagi.
Di ruangan Presdir, Alfan yang sedang berbincang dengan asistennya Rio yang duduk di sofa. Tiba tiba Helen membuka pintu dengan wajah yang penuh amarah lalu masuk dan membanting pintu ruangan dengan keras.
Alfan dan Rio pun terkejut melihat Helen penuh amarah yang membanting pintu.
" Bisa kamu keluar aku ingin berbicara sama Alfan. " Ucap Helen dengan nada tinggi.
Rio yang hendak beranjak dari tempat duduknya namun di tahan oleh Alfan.
__ADS_1
" Tidak perlu Rio, tetaplah duduk di sini jangan dengarkan ucapan Helen. " ucap Alfan sembari menyandarkan tubuhnya dengan santai.
" Kenapa kamu berbalik lagi cepat katakan apa yang kamu mau. " Ucap Alfan santai.
" Kamu Alfan sengaja kan memblokir kartu kamu, supaya aku tidak bisa menggunakan uang kamu dan supaya aku malu di mall. apa salah ku hah? " ucap Helen marah.
" Tidak perlu marah Helen, lihatlah kesalahan kamu yang ada di diri kamu apa kau tidak menyadarinya?. " ucap Alfan.
" Kamu kesini hanya ingin mendapatkan uang ku saja bukan? setiap kamu menemui ku ujung ujungnya uang kan, kamu hanya menjadikan ku sebagai mesin ATM kamu saja, bukan kah seperti itu. " Ucap Alfan ketus.
Ya memang benar Helen berpacaran dengan Alfan hanya ingin menjadikan Alfan sebagai mesin ATM nya untuk bersenang-senang, ia tidak mencintai Alfan ia hanya mencintai uang nya saja itu lah pikir nya Helen.
Helen yang mendengar ucapan Alfan tidak bisa mengeles lagi.
" Dan kamu wanita yang tidak tahu sopan santun baru kita seperti ini kamu sudah semena mena menyuruh ku cari uang yang banyak untuk membuat kamu senang, kamu tidak memperdulikan aku kamu egois mementingkan diri kamu sendiri. kamu itu wanita materialistis yang suka menghamburkan uang bersama geng materialistis kamu itu mentang mentang kamu memiliki kekasih seorang Presdir malah seenaknya menggunakan uang yang tidak terlalu berkepentingan. lebih baik gunakanlah uang yang sebijak mungkin jangan lah gunakan untuk yang tidak terlalu penting. " Jelas Alfan.
" Akan ku ulangi kata kata ku yang tadi yang memiliki kekasih seorang Presdir kini menjadi Seorang Helen menjadi mantan kekasih Presdir bukan kah seperti itu lebih cocok. " Ucap Alfan menyeringai.
" Ka... kamu mau mengakhiri hubungan kita?. " Ucap Helen yang bagai tersambar petir tubuhnya bergetar.
" Ya aku ingin mengakhirinya dan sampai di sini, dan aku tidak ingin berhubungan sama kamu lagi. anggap saja kita tidak pernah kenal gampang kan. " ucap Alfan.
" Kamu mengakhiri hubungan ini hanya gara gara ini, ini tidak masuk akal Alfan aku tidak mau putus dari kamu aku sayang banget sama kamu aku mencintai kamu Alfan plisse jangan putusin aku " Ucap Helen lalu duduk di samping Alfan ia membujuk Alfan.
" Sayang? Mencintai? Rio buka rekaman video itu. " Ucap Alfan.
" Video? apa yang kalian maksud. " ucap Helen.
Rio memutar rekaman tersebut lalu meletakkan handphonenya di atas meja, Video Helen di dalam hotel bersama laki laki lain Helen yang menggunakan pakaian sangat seksi dan bersama om om lalu masuk ke dalam kamar hotel.
Helen membelalakkan matanya, kelakuannya selama ini malah terbongkar.
__ADS_1
Maaf ya Semuanya kemarin aku tidak Update, tapi hari ini aku update lebih banyak. maafin author ya cuma 1 bab perhari.
Mohon Like, Vote dan komen yaa supaya author makin semangat Terimakasih ❤️