
mendengar ucapan Queen semua orang tertawa, kecuali Queen dan Adskan, mereka layak nya musuh bebuyutan.
“Adskan, kamu istrahat di lantai atas ya, kamar nya terserah, akan ada kepala pelayan yang akan membantumu berberes ya” ucap Aishe
“Baik Bibi” ucap Adskan dan berlalu
“Ibu Ratu, Queen sebel sama dia, dia seperti lemari Es, nggak asyik” ucap Queen
“Jangan gitu, di banding Ayah Raja mu itu, Adskan belum seberapa, Ayah Raja mu selain kaya lemari Es juga Arogant ( bisik Aishe dengan mengucap kan kata Arogant ) mungkin sikap itu juga faktor keturunan” ucap Aishe yang membuat Rama dan ibu Sarah tertawa.
Semua kembali beristirahat ke kamar masing – maisng, begitupun dengan Queen, setiba nya di kamar Queen, dia syok dengan ekspresi menganga melihat kingbad milik nya sudah tidak berwarna pink lagi melainkan hitam, dan terlihat Adksan tengah berbaring dengan mengotak atik handphone milik nya.
“Apa yang kau lakukan, ini kamar ku” bentak Queen
“Eh anak kecil, bisa jangan teriak ?” balas Adskan santai
“Ini kamar aku, cepat keluar” ucap Queen dengan menahan amarah nya
“Dan aku adalah tamu, yang berhak memilih kamar mana yang akan ku tempati” balas Adskan dingin
“Di lantai ini dua ini, tersedia beberpa kamar, jangan memilih kamar ini, sejak bayi aku sudah berada di kamar ini, pokok nya kamu harus keluar" Timpal Queen kesal.
“Tapi kamar ini yang lebih luas, aku menyukai nya dan memilih nya, keputusanku sudah bulat" balas Adksan tak mau kalah
“Yang jelas aku ingin kamu keluar, S E K A R A N G” ucap queen dengan mengeja
“Ingat, tamu adalah raja, sedangkan Paman dan Bibi sudah mengatakan untuk pilih mana saja, termasuk kamar mu kan?” ucap Adzkan
“Ihhhh kamu menyebal kan, aku akan lapor ke ayah” balas queen
“Dasar anak kecil, jadi begini ilmu yang kamu dapat dari sekolah, dasar anak manja” timpal Adskan
Mendengar ledekan Adskan, akhir nya Queen mengalah untuk menjaga image dengan cap anak manja dan kekanak kanakan sedangkan umur nya saat itu sudah menginjak 17 tahun kelas 11 di sebuah sekolah internasional, “Baiklah, tunggu pembalasan ku” batin Queen.
...****************...
__ADS_1
“Ma, titip Queen ya... Adskan titip Queen, dia anak nya sedikit bawel, kamu harap sabar menghadapi nya” ucap Rama
“Ayah Raja apaan sih, Queen udah gede nggak mungkin jail, ibu Ratu help” ucap Queen dengan manja
“Sudah sudah, kami berangkat Ma, Queen sayang, Adskan, Assalamualaiku” ucap Aishe dan Rama
“Hati – hati sayang” balas ibu Sarah
Setelah kepergian Rama dan Aishe, di rumah tersebut Queen merasa bisa menindas Adskan kapan saja, nyata nya terbalik, Adskan tidak bisa di tindas sama sekali dengan segala kejahilan Queen, mulai dengan membuat jebakan untuk membuat Adskan sampai kapok yang hasil nya berbalik ke Queen sendiri, membuat drama pingsan untuk membuat Adskan panik juga tidak berhasil.
“Sudah, sudah kenapa kalian selalu berantem, entar nenek nikah kan kalian bagaimana?” ucap ibu Sarah
“What ??! No way” ucap Queen dan Adskan bersamaan
Ibu Sarah berkutat dengan para pelayan di dapur membuat makan malam bersama, sedangkan Queen hanya berada di dapur untuk berswafoto dan mengganggu para pelayan, ibu Sarah hanya bisa menggeleng – gelengkan kepala melihat tingkah cucu kesayangan nya itu.
“Queen panggil Adskan untuk makan malam ?” ucap Ibu Sarah
“Tapi nekkk” balas Queen dengan nada malas
“Iya deh” balas Queen dengan manyun
Queen berjalan menaiki tangga dan menuju kamar Adskan, saat Queen sedang ingin membuka pintu tanpa sengaja Queen mendengar Adskan menyanyi dengan suara yang lembut, membuat Queen terbawa suasana, Queen tersenyum – senyum sendiri dengan melambaikan tangan nya, menari ala – a ala india, berputar – putar sampai Queen kejedot pintu akamr Adskan.
"Awwww" pekik Queen
“Hei siapa disitu?” teriak Adskan panik dan segera membuka pintu, Adskan masih melihat Queen mengusap – usap jidat nya yang kejedot di pintu kamar Adskan.
“Ohh jadi kamu pelaku nya ? ngapain kamu di sini” ucap Adskan
“Ihhh apaan sih, nggak sengaja tahu, tuh nenek manggil kamu makan malam” balas Queen dengan ketus
“Ya udah minggir” jawab Adskan cuek dan berlalu dari hadapan Queen
"Tolongin kek, sakit ni jidat" gerutu Queen
__ADS_1
" B O D O, A M A T " balas Adskan dengan mengeja
“Ehh, by the way, suaramu bagus juga” ucap Queen dengan manis
Adskan mendengar pujian Queen merasa berbunga – bunga, dia menghentikan langkah nya ingin sekali rasa nya Adskan tersenyum tapi dengan gengsi dia melanjutkan langkah nya dan tidak peduli dengan ocehan Queen.
“Huu bukan nya bilang makasih kek, udah di puji juga” ucap Queen kembali dengan ketus nya.
Saat makan malam bersama, Adskan makan sangat lahap, Adskan merasa makan malam itu sesuai dengan selera nya, begitupun dengan Queen, “Masakan nenek enak sekali” puji Adskan
“Ini bukan masakan nenek” balas ibu Sarah
“Berarti koki di rumah ini sangat handal ya nenek” balas Adskan
“Bukan koki juga sayang, tapi ini hasil maskaan Queen”ucap ibu Sarah
Adskan dan Queen tersendak bersamaan karena syok mendengar ucapan ibu Sarah, “nenek rasa nya agak aneh dan asin,” ucap Adskan “Nenek......” ucapan Queen terhenti melihat tatapan ibu Sarah yang melotot pada nya, “Iya, iya, Queen yang masak enak kan ?” ucap Queen.
“Nenek aku sudah kenyang, ke kamar dulu ya” ucap Adskan dan segera berallu.
“Ihh dia kenapa sih, “celoteh Queen
Ibu smSarah hanya tertawa melihat tingkah kedua anak tersebut, ke esokan hari nya Queen akan berangkat ke sekolah seperti biasa, Queen di antar oleh pak Sapri supir pribadi dan kepercayaan tuan Rama yang sudah bekerja selama 19 tahun itu, tapi ibu Sarah mengatur rencana yang baru, membuat pak Sapri izin cuti dan membuat Adskan menjadi supir pribadi Queen.
“Nenek, Queen ke sekolah dulu ya...” ucap Queen
“Iya, tunggu Adskan, dia yang akan mengantarmu” balas ibu Sarah
“What ??? jangan nek, kan ada pak Sapri yaa..” ucap Queen memohon
“Pak Sapri tidak enak badan, dia ambil izin cuti, biar Adskan saja, kan dia juga belum pernah melihat kota ini, sekalian kamu memperkenal kan kota ini” balas ibu Sarah
“Tapi Nek, itu bisa nanti saat Queen libur di akhir pekan, kan dia masih lama liburan di sini, yaa nek pleaseeee,, Queen bisa kok naik taksi” ucap Queen
“Jangan, berbahaya Queen, sudah jangan bantah lagi, Bi tolong panggil Adskan di kamar nya” perintah ibu Sarah kepada salah satu pelayan yang berada di rumah tersebut.
__ADS_1