Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 49


__ADS_3

Queen hanya mengangguk dan tersenyum, akhir nya Adsan menyalakan Tv dan sial ny adegan pada tayangan TV itu membuat suasana semakin mencekam, karena guugp Adskan tiba – tiba mematikan TV dan diam kembali membetul kan posisi duduk nya.


“Queen...” ucap Adskan lirih


“Iya” balas Queen dengan gugup


“Queen apakah kau masih ingat dengan kesepakatan kita dulu ?” tanya Adskan


“Masih, kita akan bercerai di usia pernikahan kita yang ke tiga tahun” jelas Queen dengan masih menunduk


“Queen, aku ingin membatal kan nya” ucap Adskan dengan meneguk kembali minuman nya


“Kenapa, bukan kah ini keinginan mu ?” tanya Queen penasaran


Adskan kembali membetul kan possi duduk nya dan kali ini dia menghadap ke Queen, mereka saling berhadapan, Adskan memberani kan diri memegang tangan Queen.


“Queen, aku tahu dulu, aku sangat kekanak kanakan dan egois, memutus kan sesuatu tanpa berpikir ada di pihak mu, Quen maaf kan aku, aku jujur kepada mu, sbenar nya aku sangat menyukai mu, entah dari mana aku jelas kan sejak kapan perasaan itu ada, tapi satu yang pasti Queen hidup ku akan terasa sepi tanpa mu, kau adalah kehidupan ku yang selalu berada di sini namun terlambat aku sadari” jelas Adskan dengan mengarah kan tangan Queen ke dada nya.


“Bagai mana dengan Alara ?” tanya Queen


“Dia memang kekasih ku tapi saat ini tidak lagi, sbenar nya aku tidak pernah menyukai nya, hanya jika dia selalu ingin bunuh diri karena aku menolak nya, maka dari itu aku menerima ajakan nya membuat sebuah hubungan,” jelas Adskan


“Apakah kalian pernah tidur bersama?” tanya Queen spontan


“Queen, aku tidak pernha menyentuh nya sedikit pun, pleasee jangan pikir aneh – aneh, tubuh ku masih hanya untuk mu” balas Adskan yang membuat Queen merona mengingat hari itu.


Melihat Queen hanya terdiam, Adskan mendekati nya “Queen bagai mana dengan perasaan mu?” tanya Adskan


Queen hanya mengangguk malu tanpa bisa melihat tatapan Adskan, tiba – tiba adskan memegang dagu dan memberi ciuman hangat ke bibir Queen, sejujur nya bibir dan aroma tubuh yang sangat Adskan rindu kan setelah hari itu, hari sejak Queen kehilangan segala nya karena Adskan.


Adskan membisik kan sesuatu ke telinga Queen “Istri ku sayang, hari ini aku menuntut kewajiban mu sebagai istri” ucap Adskan


“Jangan merayu ku, kau tahu kan siapa ayah ku, jangan pernah membodohi ku Adskan atau aku akan melaporkan ke ayah dengan kejadian beberapa tahun lalu dan kau...”


Belum selesai ucapan Queen, Adskan kembali mencium bibir ranum Queen yang manis “Queen Aaruhi Armagan, kau lupa, dalam darah ku juga terdapat darah Armagan, bukan kah kita ada hubungan kekerabatan, bagaimana bisa aku memeprmain kan mu” jelas Adskan yang membuat Queen bahagia.

__ADS_1


Adskan menggendong Queen menuju ruangankamar, singgasana cinta mereka akan di mulai, malam yang indah akan mereka habisi bersama. Adsakan meletakkan Queen dengan sangat pelan,membaringkan dengan penuh cinta, menatap wajah Queen dengan lekat “Sayang kau sangat cantik “ bisik Adskan


Queen hanya tersenyum, Adskan dengan mulai menicum kening Queen dan semua yang ada pada wajah Queen, memberi ******* dan gigitan kecil di bibir ranum yang manis,membuat Queen mulai erhanyut dengan perlakuan Adskan, beberpa menit berlalu, tubuh Queen di penuhi dengan kecupan tanda kepemilikan Adskan, Adskan merasa tubuh Queen setiap inci adalah milik nya membuat nya sangat banyak di sana.


Penyatuan yang panjang, di penuhi dengan erangan – erangan kenikmatan surga dunia yang indah karena cinta, perasaan Adskan semakin bertambah tatkla kepemilikan Queen masih terasa sama dengan semula, tak ada lagi keraguan di dalam nya, membuat suasana semakin memburuh nafas, entah berapa ronde mereka melakukan pelepasan,sampai kedua nya kelelahan dan tertidur lelap.


Pagi hari, Queen di kaget kan dengan suguhan sarapan pagi yang di buat Adskan untuk nya.


“Good morning” ucap Adskan dengan memberikan kecupan di kening Queen


“Morning” balas Queen dengan senyum malu-malu


“Masih malu ?” tanya Adskan dengan senyum nya yang memukau.


Queen hanya mengangguk.


“Sayang, aku sudah melihat segala nya mengapa mesti malu, Queen aku mencintai mu” ucap Adskan


“Iya iya, sudah. Bukan kah hari ini kau ada jam pagi, mengapa belum bersiap ?” tanya Queen


“Kau tau Queen, aku menjadi seorang dosen karena siapa ? itu semua karena mu, awal nya aku hanya datang untuk mengawasi dan memberimu sedikit balasan, atau tepat nya menjahilimu, tapi entah mengapa aku berat kembali ke perusahaan hingga akhir nya aku sudah menjadi candu dengan selalu bertemu dan pertengkaran kecil kita”


“Aku serius Queen, apakah aku seorang Adskan Ulker rela mengajar berjam – jam dengan gaji hanya bisa membeli makanan kucing ? di banding perusahaan yag aku kelola dengan omset berjumlah triliunan dollar”


“Baik lah aku percaya, jangan terlalu serius” balas Queen dengan tersenyum


Adskan melihat nya gemas dengan menyetil kan sedikit ke ujung hidung Queen.


“Adskan...” ucap Queen manja


“What ? Repeat again” balas Adskan dengan meminta mengulang ucapan Queen


“Adskan...” dengan manja


“Ulang...”

__ADS_1


“Sayang...” ucap Queen


“Iya sayang, ada yang bisa saya bantu ?” ucap Adskan dengan tersenyum genit


“Ya Tuhan, kau ini...” ucap Queen


“Cepat katakan, apa yang kau ingin kan” tanya Adskan


“Humm tidak banyak, aku hanya ingin kau minggir karena aku ingin membersih kan tubuh ku” ucap Queen dengan memicingkan tatapan nya


“Baik lah tuan putri” ucap Adskan dengan memberi jalan ke Queen


Queen menarik selimut di kenakan nya dan ingin berdiri tiba – tiba “Awwww” pekik Queen


Adskan melihat nya memegang Queen “ Ada apa sayang...” tanya Adksan dengan sedikit panik


“Itu,, mmm... itu...” ucap Queen gugup


“Iyaa itu apa,,,,” balas Adsakn dengan melihat ke arah tatapan Queen


“Apakah semalam aku terlalu keras ?” bisik Adskan


Queen hanya tersenyum dan Adskan akhir nya menggendong Queen ke ruang ganti.


“Thanks, keluar lah, aku bisa sendiri” ucap Queen yang masih dalam balutan selimut


“apakah kau tidak ingin bantuan ku, aku siap membantu mu” bals Adskan dengan terkekeh


“Dasar mesum, sudah aa stop, aku sudah kesakitan, dua tahun lagi kita melakukan nya” ucap Queen dengan sedikit nada kesal


“Whatttt ???? No, aku tidak ingin keluar mendengar nya” balas Adskan


“Oke, oke, tahun depan”ucap Queen


“Nooo”...

__ADS_1


“Enam bulan lagi ?” bagaimana ?” cepat gooo..” rengek Queen


“Noo Queen, aku mau seakrang” balas Adskan dengan kaki menutup pintu dan Adskan menekan tombol key pada pintu tersebut.


__ADS_2