
Selamat membaca ๐.
Adit yang di jalan terus mengemudi mobil nya tiba tiba truk tronton mengarah ke mobilnya.
Adit berusaha menghindari truck tersebut dan akhirnya hasilnya nihil mobil yang di kendarai nya terbalik dan terseret beberapa meter.
Banyak yang mencoba menyelamatkan Adit, Kondisi Adit di dalam bersimbah darah terkena serpihan kaca. dan ada juga yang memanggilkan ambulance
beberapa menit kemudian polisi datang di tempat kejadian perkara.
Di saat Adit sudah berhasil di keluarkan dari mobil, Ambulance pun datang dan memasukannya ke dalam ambulance.
โ๏ธโ๏ธโ๏ธ
Naisya yang di rumah merasa kehausan ia pun menuju dapur ingin mengambil minuman di saat ingin meminum tiba tiba gelasnya pecah.
" Astaga, Ada apa ini pertanda buruk apa" Batin nya merasakan tidak karuan.
Tiba tiba telepon rumah berbunyi Naisya pun dengan cepat mengangkatnya.
" *Selamat malam, Apakah anda istrinya Presdir Aditya Pratama ?. " Tanya pihak rumah Sakit.
" Malam, Iya saya sendiri. " sahut Naisya tangan nya bergetar.
" Kami mau memberitahukan Suami anda kecelakaan di jalan tol ." balas pihak Rumah Sakit*.
Iya yang mendengar langsung tersungkur di lantai dan matanya menggenangi air matanya.
__ADS_1
" Mas Adit " teriak Naisya histeris.
" Ada apa nona ." ucap Asisten yang lainnya.
" Suami saya kecelakaan. " tangisannya pecah.
Semua Asisten syok mendengar tuan mudanya mengalami kecelakaan.
tidak berselang lama Naisya tidak sadarkan diri. salah satu Asisten menelpon Alex.
Tidak berapa lama Alex datang dengan penuh bertanya tanya.
" Kenapa nyonya bisa pingsan, Ada apa ini ." Tanya Alex.
Semua pun terdiam.
" I...itu tuan, Tuan muda kecelakaan " ucap salah satu Asisten dengan wajah menunduk.
Alex yang mendengar sontak terkejut bukan main.
Alex ingin beranjak keluar rumah tapi Naisya sudah tersadar dari pingsannya.
Tangisannya kembali pecah, Alex yang menoleh ke arah Nyonya muda dengan merasa iba.
" Lex aku ingin melihat suamiku. " ucap nya dengan lirih.
" Tapi nyonya " ucap Alex.
__ADS_1
" Ku mohon Lex aku ingin melihat suamiku. " Ucap Naisya Sambil terisak-isak.
" Bi saya titipkan Alfan, bila ada apa apa hubungi saya. " ucap Naisya lalu keluar mengikuti Alex.
Naisya yang di dalam mobil menatap ke arah jendela mobil air matanya terus menghujani pipi mulusnya.
" Ya Allah, Ternyata perasaan aku tidak enak mempertandakan suamiku dalam bahaya" Batin Naisya terasa sakit.
Sesampainya di rumah Sakit Naisya langsung berlari keruangan suaminya yang di tangani.
Naisya yang memandangi pintu ruangan IGD, tersebut dengan tatapan tidak bisa di ungkapkan betapa hatinya teriris melihat suaminya berada di dalam sana.
beberapa menit kemudian.
Orangtuanya beserta mertuanya datang, Nyonya Wulan memeluk erat anak nya.
Nyonya Wulan dan Nyonya Dewi menangis melihat anak mereka berada di dalam sana, Nyonya Wulan memeluk Naisya keduanya menangis tangisannya pecah.
" Ma mas Adit ma hiks hiks." ucap Naisya terus menangis.
Nyonya Wulan memeluk erat anaknya Sambil mengelus punggung belakang anaknya.
mereka saling menguatkan walaupun itu terasa sulit, Bagaimna bisa tenang orang yang paling di cinta mengalami kecelakaan dan bersimbah darah begitu menyakitkan bukan?.
Sedangkan Alex masuk ke dalam toilet pikirannya kacau tangannya menonjokan ke tembok berkali kali baginya tidak sebanding sakit dengan apa yang ia rasakan, Tuan mudanya yang iya anggap seperti saudara sendiri.
Terimakasih para reders ๐
__ADS_1