
Selamat membaca.
Bu dila sedang di interogasi di ruangan Alex, di sisi lain Diana duduk di kursinya memikirkan cara sesuatu untuk mendapatkan Presdir incaran nya.
" aku harus mendapatkan mu, tidak peduli kalau kamu sudah punya Istri Presdir Aditya Pratama " Batin nya dalam hati menyeringai.
***
Di rumah Naisya yang mengurus anak nya dengan sepenuh hati ia begitu menyayangi buah cintanya dengan Suaminya.
Naisya ingin keperusahaan suaminya mengantarkan makanan Ia tidak bisa membawa anak nya yang masih sangat kecil bahkan usianya belum sampai sebulan jadi ia menitipkan anaknya kepada Bi Inem.
" Bi saya pergi dulu bila ada apa apa telpon saya ya bi " ucap Naisya menyerahkan anak nya ke pangkuan Bi Inem.
" Baik nyonya " Ucap Bi Inem.
" Mommy pergi dulu ya sayang jangan rewel " Ucap Naisya mencium pipi Alfan lalu pergi.
20 menit kemudian.
Naisya sampai di perusahaan Adit lalu menemui resepsionis.
__ADS_1
" Apa ada pak Adit nya di ruangannya " Tanya Naisya.
" Ada Bu silahkan " Ucap resepsionis ramah.
Naisya memasukinya lift karyawan dan bergabung sama karyawan yang lainya.
Sesampainya di depan ruangan Suaminya Naisya melihat wanita yang tak biasanya ia lihat.
" Mungkin sekertaris baru " Gumam nya dalam hati lalu ingin masuk ke dalam ruangan Suaminya.
" Anda siapa " Tanya sekertaris Diana ia tidak tahu menahu kalau orang yang di depan nya ini adalah nyonya Pratama Group.
" ada pak Adit di dalam " ucap Naisya ingin basa basi dan tersenyum.
Kebetulan Alex keluar ruangannya ingin menuju ruang Presdir melihat nyonya mudanya yang sedang berbicara dengan sekertaris Diana.
" Silahkan masuk saja nyonya ada tuan di dalam " Ucap Alex yang tiba tiba sudah ada di dekat mereka.
" nyonya, Oh berarti dia ini istrinya pak Adit " gumam nya dalam hati.
" Terimakasih! " Ucap Naisya langsung masuk kedalam ruangan.
__ADS_1
" Kenapa diam kerjakan jangan bengong " ucap Alex membuyarkan lamunan Diana.
" huh masih cantikan aku tidak pantas di sebut nyonya yang pantas itu aku " Ucap nya dalam hati di iringi senyuman menyeringai.
" Selamat siang Suami ku " Ucap Naisya lalu meletakkan rantang di atas meja setelah itu menghampiri suaminya.
" Siang juga istriku, kenapa tidak bilang kesini kan bisa minta jemput sama Alex " Ucap Adit memeluk Naisya.
" Tidak usah mas aku bisa sendiri, aku membawa makanan untuk mu " Ucap Naisya melepaskan pelukan nya.
Wajah Naisya yang terlihat senyuman kini berubah dengan muram dengan tatapan tajam.
" Kenapa sayang " Tanya Adit.
" huhuhu sekarang bagus ya udah dapat sekertaris yang body seperti gitar spanyol yang seksi cantik, Hmm aku sadar diri sih udah lahiran body aku tidak seperti dulu lagi sekarang aku gemukan ya kan mas terus kamu mau berpindah ke lain hati lagi mencari wanita yang lebih cantik lagi yang lebih lebih dari aku itu kan mau kamu mas " Ucap Naisya nyindir.
" Bukan.... " ucap Adit belum menyelesaikan kata-katanya sudah di potong Nya.
" Bukan seperti dulu lagi iya kan mas lalu kamu mencari wanita lain gitu " Ucap Naisya lagi dengan tatapan tajam.
**Terimakasih para reders yang sudah membaca Cerita aku jangan lupa vote dan komen yaa supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya 🥰
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke cerita aku yang satunya ya**.