
Habibah, rupanya memang sudah setengah tahun belakangan ini terbawa arus pergaulan yang salah.
Setelah mendapatkan pengakuan cinta dari seorang pengusaha muda bernama Jordan, ternyata impian hidupnya bahagia di masa mendatang semakin tinggi.
Ekspektasi yang memiliki kekasih bucin dengan memberikan uang berpuluh-puluh juta dalam fikirannya yang dangkal karena usia muda ternyata tidak terjangkau.
Habibah ingin seperti Upik Abu yang tiba-tiba diangkat menjadi putri raja. Ingin disanjung dan dipuja hingga sedemikian rupa.
Ingin merubah tampilan keseluruhan bahkan sampai kepribadian juga.
Fikiran yang naif dan jelas-jelas sangat salah.
Habibah, ingin lanjutkan kuliah. Jordan memang mendukung dan membiayai kebutuhan kampusnya hingga titel sarjana berhasil Bibah sandang.
Bibah pikir, Jordan juga akan mendukung usahanya dalam mempercantik diri.
Habibah berubah secara perlahan.
Tampilan yang sederhana dan anggun bersahaja, kini berganti menjadi gadis kuliahan yang modis dan elegan.
Biaya untuk mempercantik diri itu tidaklah murah. Selain proses yang panjang dan berkala, keuangan yang mumpuni juga harus seimbang. Skincare harus dipakai rutin. Dan harganya jika memang ingin semakin cantik juga tidak sembarangan.
Semakin kesini, Habibah semakin kecanduan dengan produk kecantikan mahal serta perawatan di salon terkemuka.
Apalagi setelah semua temannya memuji kecantikan wajah Habibah yang mulus, cantik berseri.
Sulam alis, tanam benang, filler hidung sampai dagu, Habibah kini mulai terbiasa melakukannya.
Itu semua membutuhkan uang yang tidak sedikit.
Dan Jordan kurang mendukung langkah yang diambil Habibah. Jordan hanya ingin Habibah fokus dulu pada kuliah. Bukan kongkow-kongkow bersama teman-teman kampus tanpa tujuan selain bergaya dan pamer ini itu.
Jordan sering mengingatkan Habibah, tapi gadis itu hanya diam dan tak merespon nasehatnya.
Jordan lebih suka Habibah nongkrong di perpus, atau ikut seminar-seminar untuk menunjang pendidikan serta pengetahuannya selain pelajaran utama dari para dosen.
Tetapi bagi Habibah, nasehat Jordan tak lebih sebagai nasehat orang tua yang jadul dan kuno pemikirannya.
Mereka mulai jarang ketemuan. Alasannya, Habibah sulit menentukan jadwal pertemuan yang selalu bentrok. Padahal Jordan bisa saja mengatur ulang jadwal kerjanya jika Habibah mau. Tapi Habibah sedang lebih suka berkumpul bersama teman-teman sepermainan daripada bertemu Jordan.
Jordan sengaja melihat Habibah dari kejauhan saja. Karena sebenarnya, Ia telah mengetahui perubahan sikap dan juga karakter Habibah yang mulai kearah hal yang negatif.
Berkali-kali memberi nasehat, tapi tidak digubris. Sebenarnya Jordan sudah ingin mengakhiri hubungan percintaan mereka yang kian tidak jelas. Tapi diurungkan mengingat betapa keluarganya terutama Mama sudah menaruh harapan Jordan untuk segera naik pelaminan.
Jordan berusaha mengerti, Habibah masih teramat muda. Fikirannya masih labil dan mudah goyah.
__ADS_1
Habibah juga memintanya untuk bersabar sampai usianya 25 tahun.
Jordan berusaha menerima dan menuruti.
Ternyata...
........
........
Pencarian Aprilia dengan dibantu penglihatan mata batin Jumanta dan Teh Neyna.
Alhamdulillah... Alhamdulillah wasyukurillah. Pukul tiga sore, akhirnya kami mendapat kabar kalau tempat persembunyian Irsyad telah berhasil ditemukan.
Putriku, sudah ditemukan.
Putriku... Putriku Aprillia Jovanca Harvest kini bisa kulihat lagi.
Airlangga mengantarku dan keluarga menuju kantor mabes polri tempat suami dan putriku kini berada.
Penculiknya pun sudah diamankan pihak kepolisian di sel tahanan dengan tubuh lebam kena hajar Suamiku.
Aku gemetar menerima Aprilia dari pangkuan Mas Jonathan.
"Liana! Liana, putriku itu bukan bayi. dia itu seorang putri yang bahkan bisa mengajakku mengobrol."
Plak.
Mas Jonathan kembali menampar pipi Irsyad. Walaupun sesekali seorang perwira polisi menahan tangannya untuk tidak melakukan tindak kekerasan dengan alasan kemanusiaan.
"Ini beneran! Anak itu bahkan berubah menjadi gadis remaja yang pandai memasak! Dia memasak dan kami makan bersama. Dia, dia ingin sekali kupanggil Beby. Putrimu adalah seorang anak yang seperti bidadari istri Jaka Tarub. Bisa berubah wujud! Sungguh!!! Sungguh, aku tidak bohong! Hahaha... ya ampun hahaha kalian orangtuanya sendiri tapi tidak tahu perubahan yang putrimu miliki!"
Seketika aku berusaha memejamkan mata untuk beristighfar dan sebisa mungkin untuk tidak mengumpat.
Ya Allah, semoga Engkau memberikan hidayah dan kebaikan untuk lelaki itu! Kasihan, ternyata otaknya sudah tidak waras lagi sampai berkata hal yang tidak masuk akal.
Aku dan Mas Jonathan segera meninggalkan mabes polri dan menyerahkan Irsyad sebagai tahanan kepolisian agar dihukum sesuai dengan kejahatannya.
Aprilia harus kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan kesehatan.
Hampir dua puluh empat jam berada di tangan pria gila itu, aku khawatir putriku mendapatkan perlakuan yang buruk.
Setelah diperiksa intensif oleh tim medis rumah sakit, baru aku merasa tenang karena Aprilia memang tidak mendapatkan perlakuan buruk apalagi terdeteksi lebam, hipotermia atau dalam kondisi tubuh tidak stabil.
Aprilia Jovanca Harvest hanya mengalami sedikit ruam-ruam dibagian ****** karena Pampers yang terlalu lama dipakai.
__ADS_1
Alhamdulillah...
Ini benar-benar peristiwa yang paling buruk dalam kehidupanku dan juga Aprilia.
Malam itu juga, Kami memutuskan untuk membawa Aprilia pulang karena trauma dengan kejadian penculikan.
Proses hukum sedang berjalan. Dan tidak ada kata damai dariku untuk oknum perawat yang menculik putriku.
Rupanya Gadis itu bersama Habibah terperangkap oleh kasus pinjaman online dan terjebak hutang yang besar.
Dan rupanya Boss mereka memberikan perintah untuk melakukan hal gila yang rupanya juga bersinggungan dengan si Irsyad bangsat.
Boss besar itu adalah oknum pejabat negara yang tak lain adalah orangtua dari pemuda yang membunuh dan memperkosa Stella.
Dendamnya masih membara karena aku dan Airlangga menolak ajakannya untuk berkongsi. Uang suapnya tidak membuatku silap hingga mencabut laporan penculikan dan penganiayaan karena telah menculik kami tempo hari.
Anak kesayangannya mendekam di penjara untuk waktu yang cukup lama.
Ternyata dia masih terus mengintai kehidupanku dan berhasil menelusuri masa laluku.
Rupanya di bangs*t Irsyad yang satu sel dengan anaknya itu mendapat mandat.
Ia akan mendapatkan modal usaha jika berhasil membawa kabur putriku dan menghancurkan keluarga kecil kami yang bahagia.
Tuhan tidak tidur.
Tuhan Maha Membolak-balikkan keadaan.
Justru kini oknum pejabat yang menyandang status sebagai Dewan Kehormatan Rakyat itu justru terbongkar usaha haramnya sebagai raja judi dan game online serta pemilik perusahaan pinjaman online yang sudah sangat meresahkan masyarakat negara ini.
Hidupnya kian terombang-ambing seiring dengan makin tersingkapnya kejahatan demi kejahatan yang Ia lakukan sebelum-sebelumnya.
Alhamdulillah...
Sementara hubungan Jordan dan Habibah tidak bisa diselamatkan. Mereka putus karena Jordan tidak ingin melanjutkannya lagi.
Bagi Jordan, cerita cinta mereka usai sudah tak ingin lagi bersama.
Ia tak mau menerima keadaan Habibah walaupun perempuan itu menangis dan mengiba meminta maaf berkali-kali padanya.
Habibah juga ikut menunggu vonis hakim lewat persidangan demi persidangan.
Setiap perbuatan buruk, pasti akan ada hukuman yang wajib diterima. Habibah harus legowo menerima nasib diri yang dia rusak sendiri.
BERSAMBUNG
__ADS_1