
Sebelum kecelakaan kate.
Atlet pemanah profesional namun juga pandai dalam bidang olahraga lainnya. Seperti bela diri, menembak dan juga berkuda yang menjadi hobi selingannya ketika weekend menjelang.
"Kate, Daddy mu nggak bisa pulang dari luar negeri jadi minggu depan nggak bisa liat pertandingan kamu. Mommy ada pertemuan juga keluar kota pas kamu hari tanding. Kamu nggak pa-pa kan nggak di dampingi orang tua?" tanya Daisy pada anak perempuannya yang berbakat itu.
"Hmm. It's ok Mom." jawab Kate malas dengan fokus pada layar handphonenya. Karena dia sudah sering mendengar hal itu dan untuk yang kesekian kalinya orangtuanya tak bisa hadir setiap dia menjalani lomba kejuaraan.
"You are not upset, are you?"
"Of course not." jawab Kate sambil tersenyum meringis menunjukkan jika ia baik-baik saja.
"Oke. Thank you. Mommy akan kirim uang ke manajer kamu untuk rawat kamu yang benar selama di sana sampai lomba selesai ya." kata Daisy yang kemudian berjalan meninggalkan Kate pergi begitu saja.
"Yah terserah Mommy." jawab Katerina yang kemudian dia pun lalu naik ke lantai atas menuju ke kamarnya.
Dia lalu melempar handphonenya ke atas kasur dan menghempaskan badannya di atas kasur tersebut.
"Haahh. Buat apa semua ini. Prestasi, les bela diri, priviliage latihan menembak dan berkuda. Aku seperti piala-piala dalam lemari pajangan itu." Kate menggerutu kesal, berkata pada diri sendiri.
"Kling."
Suara notifikasi dari handphone Kate berbunyi. Dia lalu membalikkan badannya dan mengambil handphonenya. Dilihatnya di layar handphonenya ternyata notifikasi update untuk novel baru berjudul 'Gadis Umpan Milik Bos'.
Dia lalu mengklik notif tersebut lalu mulai membacanya. Baru juga dia membaca sampai episode yang menyebutkan bahwa pemeran utama wanita yang bernama Sisi dalam novel tersebut memiliki rambut berwarna hitam panjang. Dan karakter wanita tersebut sangat lemah, ia harus bekerja seharian penuh untuk membantu perekonomian paman dan bibinya karena hidup mereka yang bisa disebut kurang dari berkecukupan. Hingga pada suatu hari Sisi dijual oleh istri pamannya tanpa sepengetahuan pamannya yang akhirnya di beli oleh bos muda dan berujung menjadi mata-mata bos muda tersebut.
Tiba-tiba ada panggilan masuk dari pelatih Kate, dia lalu menggeser ikon telepon berwarna hijau untuk menerima panggilan tersebut.
__ADS_1
"Iya pelatih?" tanyanya langsung.
"Kita sudah dibelikan tiket pesawat. Jadwal terbangnya nanti saya kirim ke kamu ya." kata pelatih Sena dari seberang sana.
"Dan juga Bu Daisy sudah menitipkan kamu kepada saya. Jangan khawatir saya pastikan kamu dapat fasilitas dan pelayanan terbaik di sana." imbuhnya lagi.
"Siap pelatih." jawab Kate sigap.
Rabu 16 Februari 2022 pukul 13:45 jadwal keberangkatan kate.
Setelah sampai di kota di mana perlombaan itu di selenggarakan, di sana rombongan Kate disediakan kamar hotel sendiri untuk para atlet dengan pelayanan dan fasilitas yang terjamin.
"Padahal lomba hari Jum'at. Mereka bisa datang menjemput ku saat weekend kan. Memang mereka lebih sayang ke pekerjaan masing-masing." gumam Kate setelah membaringkan tubuhnya di kamar hotel.
Meski bersikap sudah biasa dengan perlakuan orang tuanya yang sering seperti itu namun sedikitnya dia juga merasa ada kekecewaan dan juga harapan sedikit agar orang tuanya mau menyaksikannya saat dalam pertandingan. Setidaknya menjemputnya saat setelah selesai pertandingan dan menjuarai pertandingan tersebut.
Hari Jum'at pun tiba dan Kate menjalani perlombaan memanah hingga akhirnya dia mengalahkan para lawannya dan meraih juara pertama.
Untuk apa dia mengacungkan piala itu tinggi-tinggi namun tak ada dekapan dari orang tuanya yang merasa bangga kepadanya seperti kehadiran para pendukung yang bersorak dari jauh dan malah ingin memberi pelukan tapi terhalang oleh para penjaga di sana.
Setelah sesi penyerahan piala dan foto-foto para atlet pun istirahat sebentar. Setelah selesai istirahat pelatih Sena lalu mengajak Resi dan Kate kembali ke hotel tempat mereka menginap.
Di dalam mobil dalam perjalanan ke hotel untuk mengusir rasa bosan Kate kembali membaca novel online yang dulu sempat tertunda karena telepon masuk dari sang pelatih.
Dan pada saat perjalanan ke hotel itulah terjadi kecelakaan beruntun yang menimpa mobil yang Kate tumpangi, sedang Resi yang sebelumnya minta diturunkan di tengah perjalanan selamat hingga ia pun menyaksikan kejadian kecelakaan tersebut.
Saat tersadar Kate sudah berada pada dunianya sekarang. Ya, dunia novel yang ia baca sesaat sebelum terjadi kecelakaan yang menimpanya.
__ADS_1
Kate menjalankan perannya sebagai Sisi hingga dia lupa jati dirinya sebagai Katerina. Sampai saat ia sekarang sudah menjadi istri bos-nya dan mengandung anak dari orang yang menjadi bos-nya dulu itu.
*
*
*
"Kamu ingin ada sesuatu yang mau dimakan? Aku sebentar lagi akan selesai." Tanya Rain, sebelum ia benar-benar selesai dengan pekerjaannya dan pulang, ia sempatkan mengirim pesan kepada sang istri jika saja istrinya yang sedang mengandung tersebut ingin dibawakan sesuatu saat kepulangannya.
Mendapat handphonenya yang bergetar saat dipegang, Sisi segera membuka notfikasi pesan yang masuk.
Ia berfikir sejenak ingin dibawakan apa oleh Rain, padahal saat ini dia sedang tidak menginginkan apa-apa, ia hanya ingin Rain cepat pulang saja dan ia bisa langsung cepat tidur.
Ya setelah Rain menikahinya dan kini sedang mengandung anaknya Sisi ingin tidur selalu ditemani oleh Rain. Ia tidak akan bisa tidur sebelum mengusap-usap lengan atas suaminya itu.
"Tidak ada. Cepat pulang saja, aku menunggu." Tulisnya membalas pesan sang suami.
"Aku ingin cepat tidur seperti biasanya." Imbuhnya mengirim pesan lagi. Rain yang mendapat balasan pesan tersebut tersenyum lembut. Ia tahu maksud istrinya yang ingin cepat tidur dengan mengelus lengan atasnya itu.
Dengan cepat ia pun menyelesaikan pekerjaannya dan kemudian berberes bersiap untuk pulang.
Sampai depan pintu rumah yang ia tempati sekarang, ia berhenti sejenak lalu mengambil nafas dalam dan mengeluarkannya perlahan.
Dia sudah satu bulan lebih tinggal di rumah itu namun belum juga terbiasa untuk beradaptasi dengan keadaan rumah itu.
πΎπΎ
__ADS_1
hola readers π
Terimakasih sudah mampir ke karya saya. Buat kalian yang sempat lihat tulisan saya tinggalkan jejak kalian dengan kasih like, kalau suka tulisan saya favoritkan juga boleh, dikasih hadiah dan vote saya lebih berterimakasih ππ. Isi kolom komentar dengan kritik dan sarannya ya untuk perkembangan dan kemajuan author. Terimakasih ππ.