GADIS UMPAN MILIK BOS

GADIS UMPAN MILIK BOS
BAB 53


__ADS_3

Di kantor perusahaan milik Arbre.


"Dia tahu jika aku menyelidiki kasus kecelakaan Subaki dan istrinya. Dia bahkan menangkap gerak-gerik anakku dengan detail. Aku kira jika menyuruh Velic bergerak maka tidak akan ketahuan ternyata dia lebih waspada dari yang ku duga." kata Arbre pada dirinya sendiri yang di dengar oleh ajudannya, Romi.


"Bahkan catatan aktivitas terbaru perusahaan tertera juga di sini. Ini berarti dia masih mengincar putriku dan perusahaan ku." Arbre masih berkutat dengan amplop besar coklat yang di lempar oleh Candra. Dia menelungkupkan kepalanya di kedua tangannya.


"Apa yang harus kulakukan Romi?" katanya dengan gumaman kecil.


Romi yang tak tahu solusi untuk masalah ini tidak menjawab. Dia hanya bisa terdiam karena tanpa dia berucap semua orang pun sudah tahu jika tidak ada yang menang bila berurusan dengan perusahaan Aditama apalagi dengan seorang Candra.


"Siapa yang bisa aku mintai bantuan?" gumamnya lagi dengan nada putus asa.


"Maaf pak, bukankah ini termasuk ancaman? Bagaimana kalau kita laporkan kepada polisi untuk meminta perlindungan?" ujar Romi.


"Polisi?" gumam Arbre lagi.


"Iya polisi." katanya lagi.


Dia teringat akan temannya yang berada di kepolisian. Kala itu sebelum menerima Rehan dia menelepon Teguh Wibisono menceritakan hal yang terjadi secara detail dan kemungkinan setelahnya jika terjadi sesuatu bila berurusan dengan Candra. Dengan segera dia menelepon kembali Teguh untuk meminta bantuan.

__ADS_1


Di dalam bus trans kota.


Hari mulai senja.


"Nona jika kembali ke rumah anda kemungkinan juga Candra akan menempatkan anak buahnya disana atau setidaknya pasti ada mata-mata disekitar sana." ujar Rehan pada Velicia yang kini mereka sedang duduk berdampingan.


"Maaf kalau lancang. Jika nona tidak keberatan saya akan membawa nona ke apartemen tempat tinggal saya." kata Rehan dengan hati-hati.


Velicia sedikit ragu mendengarnya. Dia takut jika nanti malah terjadi hal yang lebih buruk.


"Jika nona percaya dengan saya. Saya akan jamin keselamatan nona." ucap Rehan lagi.


"Mm. Aku tidak tahu harus bagaimana di situasinya seperti ini. Sebenarnya aku sangat ketakutan. Aku baru kali ini mengalami hal seperti ini." ujar Velicia sambil memegang kedua tangannya. Dia *******-***** tangannya untuk menekan rasa takutnya.


"Tenanglah Nona. Percayalah pada saya. Saya bekerja untuk keluarga anda jadi saya akan setia." ujarnya.


Tangan Velicia yang tadinya gemetar sekarang perlahan menjadi tenang dan hangat. Namun kini malah berganti air matanya yang jatuh secara perlahan. Dia tertunduk terisak dibalik topi dan maskernya.


"Haahh. Inilah yang tidak aku suka jika punya klien perempuan apalagi masih kecil dan lemah." gumam Rehan.

__ADS_1


Tak ingin tangisan Velicia menjadi Rehan lalu merengkuh pundak Velicia dan mengusapnya dengan lembut.


"Tenanglah nona. Ada saya disini. Anda bisa mengandalkan saya." katanya yang meyakinkan kliennya.


Velicia yang tersadar jika dia sedang menangis di tempat umum lalu mengusap air matanya. Yang terpenting sekarang adalah dia harus selamat dari pengawasan Candra, katanya dalam hati.


"Ayo kita ke apartemen mu." ucapnya yakin.


Rehan lalu tersenyum puas karena tak dibuat repot oleh kliennya. Setelah bus yang mereka tumpangi berhenti di sebuah halte, Rehan mengajak Velicia menaiki kendaraan umum yang menuju ke arah apartemen Rehan.


Setelah sampai di depan sebuah gang yang kecil mereka lalu berjalan menyusuri gang tersebut yang mengarah ke apartemen yang jaraknya lumayan jauh dari keramaian.


Dan lagi kamar Rehan berada jauh di lantai atas sehingga terasa sepi oleh penghuni yang lain. Karena hanya beberapa yang mau menyewa lantai atas untuk tempat tinggal mereka.


🐾🐾


...Β ^^^----------------^^^...


hola readers πŸ‘‹

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir ke karya saya. Buat kalian yang sempat lihat tulisan saya tinggalkan jejak kalian dengan kasih like, kalau suka tulisan saya favoritkan juga boleh, dikasih hadiah dan vote saya lebih berterimakasih πŸ˜πŸ’ž. Isi kolom komentar dengan kritik dan sarannya ya untuk perkembangan dan kemajuan author. Terimakasih πŸ˜˜πŸ’ž.


enjoy the reading πŸ€— πŸ’


__ADS_2