Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
113


__ADS_3

"Bagus dong itu, jadi aku bisa menikah lagi dengan gadis yang aku cintai" ucap Alfi santai.


"Oh... jadi begitu! Istri masih hidup aja udah punya niat jelek? Iya, silahkan aja! Entar aku jadi hantu perawan penasaran terus mas dokter sama istri baru nya aku gangguin terus kalau perlu aku masuk ke tubuh istri baru mas dokter jadi yang bercinta sama mas dokter kan tetap aku" ujar Azura seraya tergelak kencang.


Pletak ...


Alfi menjentik dahi Azura kencang hingga Azura meringis kesakitan.


"Imajinasi yang bagus, kenapa nggak jadi penulis novel horor aja?"


"Mas Dokter ih, kdrt melulu" Rajuk Azura seraya mencebikkan bibir nya membuat Alfi merasa gemas sendiri lalu terkekeh.


"Oh ya mas dokter, tadi ada operasi dadakan kah?" tanya Azura sebab mengingat betapa terburu-buru nya Alfi saat melajukan mobil nya hingga berlarian di koridor rumah sakit.


"Jadi dokter itu semerepotkan itu ya? Harus siap sedia kapan pun. Kalau ada panggilan darurat, meski tengah libur atau tengah malam harus tetap datang"


Alfi tidak berbicara, hanya anggukan kepala sebagai jawaban.


"I think so"


"Untuk satu ini, aku akui kehebatan mu mas dokter. Biar pun selalu memasang wajah galak tapi untuk urusan pekerjaan, mas dokter totalitas sekali. I proud of you" ucap Azura seraya tersenyum lebar.

__ADS_1


"Kamu itu sedang memuji ku atau menghina ku!" tanya Alfi dengan alis berkerut.


"Dua-dua nya" sahut Azura sambil menyengir.


"Mas dokter itu pantas untuk di puji, tapi juga boleh untuk di maki. Itu lah kehebatan seorang dokter Alfi Wijaya, si dokter galak tapi sayang nya tampan dan tajir melintir milik Azura Karenina" ucap Azura dengan bangga membuat Alfi tersenyum manis.


Azura bahkan sampai membelalak kan mata nya saat melihat senyuman super langka itu.


"Astaga... astaga... "


"Kenapa kamu liatin aku kayak gitu?"


"Apa sih?" ketus Alfi sambil menurunkan tangan Azura, tapi ekspresi nya justru menggambar kan sebalik nya.


"Mas dokter, banyak-banyakin senyum kenapa sih? Senyum mas dokter itu manis banget tau"


"Buat apa?"


"Ya biar banyak yang suka lah"


"Ngapain? Aku nggak mau disukai banyak orang"

__ADS_1


"Ckk ... aneh, emang nya mas dokter mau nya dibenci gitu?"


Bukan nya menjawab, Alfi justru mengedik kan bahu nya santai.


Azura mulai berpikir ingin menanyakan berbagai hal yang ada di pikiran nya, tapi ia merasa ragu untuk merusak suasana ini. Apalagi ini kali pertama mereka bisa berbicara dengan santai, ia tidak mau tiba-tiba merusak mood dokter kesayangan nya itu.


"Katakan, kamu mau tahu tentang apa?" seperti bisa membaca pikiran istri nya, Alfi justru lebih dahulu mengajukan pertanyaan.


"Wah, mas dokter bisa baca pikiran aku ya?, Daebak" seru Azura sambil mengerjap kan mata nya lucu.


"Mau tanya apa nggak?"


"Mau" sahut Azura cepat. Ia tak ingin kehilangan momen tanya jawab yang mungkin tidak akan terjadi di lain hari.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak

__ADS_1


__ADS_2