Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
120


__ADS_3

Sesuai permintaan Angkasa, akhir nya mereka bertiga pun diajak jalan-jalan ke sebuah mall terbesar di kota itu. Bagai lupa diri, Azura memanfaat kan momen itu untuk berbelanja sepuas nya. Kapan lagi coba bisa memanfaat kan uang dokter galak nya yang nyaris tak berseri itu.


Azura juga memasuki pusat permainan di mall dan mengajak Angkasa bermain sepuas nya. Tentu saja Angkasa merasa sangat bahagia. Ia memang sering jalan-jalan seperti ini dengan Zie, tapi Zie tidak pernah menemani nya bermain. Ia hanya mengajak nya saja lalu membebaskan Angkasa bermain seorang diri. Tentu saja hal tersebut bukan nya membuat nya senang tapi sebalik nya, bosan karena harus bermain seorang diri. Berbeda dengan Azura, ia justru tak sungkan menemani Angkasa mencoba beberapa permainan yang menarik atensi nya. Bahkan Azura tanpa rasa canggung maupun malu, mau menemani nya mencoba game dance yang ada di sana, mencoba permainan basket untuk anak-anak namun Azura yang tak malu ikut bermain bersama. Angkasa merasa sangat-sangat bahagia, awal nya ia malu-malu pada Azura tapi setelah mengenal lebih dekat ternyata Azura sosok yang menyenangkan bahkan sangat menyenangkan.


Binar bahagia itu tentu saja dapat ditangkap jelas oleh Alfi. Bahkan ia pun dengan senang hati mengambil gambar dan video dua orang yang kini membuat hari nya begitu berwarna. Sepanjang hari ini, ia tak pernah kehilangan momen untuk tersenyum. la juga jadi sering tertawa, sesuatu yang telah lama menghilang dari hidup nya adalah tawa. Tapi kini, kehadiran kedua orang itu ternyata mampu membuatnya terus tertawa. Seolah kebahagiaan yang telah lama hilang dari hidup nya, kini telah kembali.

__ADS_1


Azura.. Satu nama yang awal nya begitu menyebal kan bagi nya. Azura.. Satu nama yang awal nya membuat nya kesal bukan kepalang. Azura.. Satu nama yang awal nya membuat nya begitu marah dan tertekan. Azura.. Satu nama yang awal nya begitu ia benci. Azura.. Tapi tanpa sadar nama itu kini begitu berarti. Azura.. Tanpa sadar kehadiran nya memberikan begitu banyak warna dalam hidup nya. Azura.. Satu nama yang kini justru membuat nya bisa merasakan kembali bagaimana itu bahagia. Azura.. Satu nama yang tanpa sadar kini kehadiran nya begitu berharga. Azura... mungkin kah diri nya telah jatuh cinta pada pemilik nama itu? Azura....


*****


Puas bermain di arena bermain, Angkasa meminta Alfi membawa mereka ke taman bermain sembari makan es krim. Alfi pun menyetujui nya, tapi sebelum itu Alfi membawa mereka makan di salah satu gerai makanan cepat saji berlogo kakek tua. Angkasa dan Azura pun berseru dengan riang gembira, bahkan mereka secara bergantian mencium pipi Alfi sebagai ungkapan terima kasih. Hal itu sontak saja membuat wajah Alfi memerah. Mereka sudah seperti keluarga kecil bahagia, bahkan tak sedikit orang yang mengira mereka memang keluarga kecil dengan Alfi sebagai ayah, Azura ibu, dan Angkasa sang anak. Alfi tak memungkiri itu, mereka memang terlihat seperti pasangan bahagia dengan satu orang anak.

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak


__ADS_2