Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
47


__ADS_3

Tapi saat mengingat apa yang ada dalam mimpinya tadi, seketika Alfi menegang.


"Bagaimana kalau gadis itu benar-benar bunuh diri?" gumamnya tanpa sadar.


"Aaargh... Sial! Ini semua gara-gara kak Zie, gara-gara dia aku jadi mimpi aneh" Alfi mengusap wajah nya kasar, begitu pula rambut nya hingga semua nya berantakan.


Alfi lantas berdiri dan mondar mandir tak jelas, pikiran nya kalut. Ia tidak bisa berdiam diri saja seperti ini.


*****

__ADS_1


Alfi duduk di sofa dengan ponsel di tangan nya, hari sudah menunjuk kan pukul 7 lewat 29 menit. Sebenar nya sejak tadi Alfi ingin menghubungi Azura tapi saat membuka layar ponsel nya, ia baru ingat jika ia tidak memiliki nomor ponsel gadis menyebal kan itu. Alfi pun sore tadi telah mencoba mencari ke minimarket tempat gadis itu bekerja, tapi saat ia datang ke sana ternyata gadis itu telah pulang lebih awal. Jadi ia minta di ganti kan dengan rekan nya yang lain.


Alfi sempat menanya kan alamat Azura pada rekan nya tapi rekan nya tidak mengetahui nya jadi lah ia pulang dengan tangan hampa. Alfi memejam kan mata nya sejenak untuk mencari solusi bagaimana cara nya menghubungi gadis itu, sedang kan ia tidak memiliki nomor ponsel juga tidak tau alamat rumah nya. Tapi bukan nya mendapatkan ide, ia justru kembali terbayang mimpi nya di siang menjelang sore itu. Alfi panik, bagaimana bila mimpi nya itu jadi kenyataan. Ia melirik jam di pergelangan tangan nya, ia pun teringat peristiwa itu terjadi hampir pukul 9. la harus menemukan gadis itu sebelum jam 9 pikir nya, tapi dimana ia bisa menemukan nya?


Alfi gusar, hingga ia teringat kalau Azura juga bekerja di club' malam Miracle dan club' malam itu mulai buka jam 20.30. Hingga di sini lah ia, jarum jam memang baru menunjuk kan pukul 20.00, tapi ia sudah menunggu di sana semenjak 10 menit yang lalu. Tujuan nya agar ia bisa menghenti kan Azura terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan nya, tapi hingga 1 jam berlalu ia tak kunjung menemukan Azura. Lalu ia pun turun dari dalam mobil nya untuk menanyakan nya pada salah seorang pelayan di club' malam itu dan jawaban nya mengejut kan, ternyata Azura telah menghubungi manajer club' malam Miracle kalau ia tidak bekerja malam ini. Seketika hati Alfi menjadi was-was, jantung nya berdegup kencang. Pikiran nya tak tenang, pikiran buruk pun mulai menguasai akal sehat nya sehingga ia pun bergegas masuk ke dalam mobil dan melajukan nya tak tentu arah berharap dapat menemukan gadis menyebal kan itu.


"Kamu dimana gadis menyebal kan? Semoga kau tidak berbuat nekat" gumam Alfi frustasi.


Sebenarnya Azura berniat mengajak sang adik tapi ternyata Hasna tidak bisa menemani nya karena telah ada janji dengan teman nya. Akhir nya, Azura pun hanya menyantap bakso itu seorang diri tanpa tau kalau ia sedang dicari-cari seseorang yang akhir-akhir ini sering di ganggu nya.

__ADS_1


"Gimana neng?" tanya Mang Diono, penjual bakso itu.


"Hmmm... seperti biasa mang, enak" ujar Azura semangat sambil menyeruput kuah bakso bening favorit nya seraya mendengar kan lagu lawas yang lirik nya kamu dimana? Dengan siapa? Sedang berbuat apa? Kamu dimana? Dengan siapa? Di sini aku menunggumu dan bertanya


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak



__ADS_2