Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
117


__ADS_3

"Hah, ada apa Angkasa? Apa terjadi sesuatu? Kamu kenapa?" tanya Azura panik. Ia bergegas turun dari ranjang nya dan menghampiri Angkasa yang memandang nya dengan tatapan bingung.


"Itu... itu Tante, wajah Tante, wajah Tante kenapa? Apa ada hantu yang nulis di wajah Tante? Kamar Tante ada hantu nya ya? Kok wajah Tante coretan semua" ujar nya seraya menunjuk wajah Azura. Azura yang tidak mengerti lantas memegangi wajah nya. Angkasa menggeleng heran, memang nya coretan bisa diraba apa kok malah di pegang bukan nya dilihat di cermin.


Angkasa pun segera menarik tangan Azura dan meminta nya segera bercermin. Azura menurut saja hingga beberapa detik ia kemudian Azura sontak memekik kaget saat melihat wajah nya sudah seperti siluman kucing meong-meong karena ada lukisan kumis dengan spidol di wajah nya. Belum cukup, hidung nya juga dibuat lingkaran hitam, dan di kedua pipi nya ada gambar lingkaran menyerupai gambar racun nyamuk. Alis nya juga dibuat tebal seperti alis Shinchan.


Azura menggeram dengan kedua tangan mengepal. Ia mencoba menghapus coretan itu tapi ternyata coretan itu dibuat dengan spidol permanen. Mata nya memicing menatap Angkasa, tapi dengan polos nya Angkasa mengangkat kedua jari nya dan mengatakan bukan dia yang melakukan nya.


"Bukan Angkasa Tante, Angkasa juga terkejut pas liat Tante jadi jelek kayak gitu. Mungkin hantu Tante! Kamar Tante ada hantu nya kali?" ujar Angkasa memasang wajah innocent nya.


Azura meletakkan ujung jari nya di dagu dengan gerakan mengetuk-ngetuk. Lalu mata nya memicing, dengan jalan menghentak, ia melangkah kan kaki nya menuju kamar Alfi.

__ADS_1


Brakkk...


Azura membuka pintu kamar Alfi kencang hingga menimbulkan bunyi yang nyaring. Alfi yang tadi nya masih tidur jadi tersentak. Dengan spidol di tangan nya, ia menunjuk wajah Azura yang kini telah berdiri di depan nya.


"Kau apa yang kau lakukan, hah?" seru nya dengan suara sedikit meninggi. Lalu saat ia melihat ada Angkasa di sana, ia sedikit menurun kan suara nya.


"Kenapa kau masuk ke kamar ku dengan wajah menyebalkan itu, hah?"


Masih mau pura-pura nggak tau dokter Alfi Wijaya yang terhormat? Apa begitu menyenangkan melihat wajah ku penuh coretan seperti ini, hm?" desis Azura dengan mata melotot tajam.


Alfi sontak tergelak sambil memegangi perut nya. Ia tak pernah tertawa seperti ini sebelum nya. Bahkan ekor mata nya sampai basah karena begitu geli melihat wajah Azura yang tampak begitu lucu pagi ini. Sungguh pagi ini ia merasa sangat terhibur.

__ADS_1


"Hahahaha... "


Angkasa yang melihat Alfi justru tertawa terbahak-bahak lantas melompat ke pangkuan Alfi. Alfi pun menyambut nya dengan senang hati lalu mereka berdua berhigh five ria.


Azura memicing kan mata nya. Ada yang aneh di sini, ia melihat Angkasa begitu senang dan bangga. Ia mulai sadar, pasti ini ulah bocah kecil itu. Ia tak menyangka, ia akan jadi objek keusilan dari keponakan suami nya itu yang kini sudah jadi keponakan nya juga.


"Ommooo... senang ya! Angkasa kayak nya senang banget udah berhasil ngerjain Tante ya!" desis Azura dengan mata menyipit.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak


__ADS_2