Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
41


__ADS_3

"Ra, lo kenapa? Ada yang sakit?" cecar Leon khawatir saat melihat wajah Azura yang memerah.


Azura menggeleng sambil menunduk, lalu tangan Leon memegang dahi Azura.


"Nggak panas, lo kenapa sih Ra? Bikin gue panik aja, wajah lo kenapa merah gitu?" cecar nya lagi.


Alfi yang mendengar itu lantas mendekat dan menarik tangan Leon, kemudian ia mulai memeriksa keadaan Azura. Setelah di rasa nya tidak ada masalah dengan tubuh nya, tanpa kata Alfi membalik badan nya keluar dari ruangan itu membuat Azura, Leon, dan perawat yang menemani Alfi visit melongo di tempat.


"Dokter itu kenapa sih Ra? Kok mukanya jutek amat kayak sayur asem kebanyakan asem, kekurangan garam, kelupaan micin" tanya Leon bingung.


Azura terkekeh mendengar perkataan Leon yang aneh.


"Ssst... sini gue bisikin sesuatu" ujar Azura.

__ADS_1


Leon pun menurut dan mendekat kan telinga nya, sontak saja Leon membelalakkan matanya saat mendengar apa yang Azura bisikkan.


"Serius lo! Jadi dia itu... " seru Leon yang penuh keterkejutan.


Azura mengangguk mantap sambil tersenyum miring.


"Sedikit lagi Ra! Sedikit lagi lo pasti bisa" lirih Azura menyemangati diri.


"Ra, lo yakin lo bisa? Gimana kalau yang terjadi sebalik nya? Secara nih ya, dia itu paket komplit untuk seorang lelaki, muka nya tampan walau masih tampanan gue, karir mapan kalau yang ini gue jelas kalah, keluarganya kaya juga, nah ini apalagi, gue khawatir bukan nya dia yang lo takluk kan malah justru sebalik nya, malah lo yang jatuh cinta sama dia" ujar Leon penuh kekhawatiran.


"Jangan sampai deh Yon, gue nggak mau berakhir jadi gadis menyedihkan karena patah hati nanti nya" pungkas Azura seraya tersenyum tipis.


Siang harinya, Azura tengah bersiap untuk pulang ke rumah. Beruntung tas milik nya di bawakan Leon ke rumah sakit. Semalam Leon benar-benar tidak tau mengenai peristiwa yang menimpa sahabat nya itu. Saat tau Azura tidak ada di club' malam dan meninggal kan tas nya, Leon menjadi panik. Lalu ia mencari tau kesana-kemari mengenai apa yang menimpa Azura, hingga manajer nya pun memberi tahukan kalau Azura hampir saja menjadi korban penculikan dan telah di bawa ke rumah sakit, paginya Leon pun bergegas mencari tahu keberadaan nya karena ituah ia bisa tiba-tiba berada di rumah sakit.

__ADS_1


Setelah mengambil tasnya, Azura lantas segera menelpon adik nya. la beralasan kalau di club' malam tempat nya bekerja ada party anak orang kaya yang terpaksa membuat nya lembur hingga subuh. Karena kelelahan akhir nya ia menginap di kost rekan kerja nya yang tak jauh dari tempat nya bekerja. Beruntung Hasna tak banyak bertanya jadi ia bisa lebih tenang.


Baru saja Azura hendak pulang bersama Leon, tiba-tiba ada seorang polisi yang datang menemui nya. Ia mengatakan ingin meminta sedikit keterangan perihal kronologis penculik nya.


Azura pun menyetujui nya, lalu ia pun ikut ke kantor polisi ditemani Leon. Setiba nya di sana, ternyata Alfi juga telah duduk santai di sebuah ruangan bersama seseorang yang berseragam polisi. Azura mengerutkan kening nya bingung melihat dokter galak ternyata juga berada di sana, sedangkan Alfi justru menatap nya acuh. Berbeda dengan polisi di sebelah nya yang menatapnya dengan senyum yang tidak Azura mengerti.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak

__ADS_1



__ADS_2