Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
136


__ADS_3

Sudah beberapa hari Azura di rawat di rumah sakit, ia sudah sadarkan diri tapi kini Azura justru jadi berubah. Ia menjadi pribadi yang berbanding terbalik 180° dari Azura yang biasa nya. Azura jadi sosok yang pendiam dan tak banyak bicara, ia hanya sesekali menjawab bila ada yang bertanya atau pun merespon dengan senyum tipis, tidak selebar biasa nya. Tak ada Azura yang ceriwis, suka mengomel, mudah merajuk, atau pun Azura yang manja. Alfi tidak banyak bertanya, ia pikir itu wajar karena Azura baru saja mengalami peristiwa yang tak terduga. Bukan hanya peristiwa tak terduga, tapi juga hari yang berat sekaligus membahayakan.


Beberapa hari ini juga Alfi tidur di rumah sakit agar bisa selalu menemani dan memantau kesehatan Azura. la di rawat di rumah sakit tempat nya bekerja jadi ia sengaja mengambil pakaian ganti agar sepulang kerja bisa langsung menemani Azura.


"Pak dokter, bagaimana keadaan Angkasa? Apa dia baik-baik aja?" tanya Azura cemas. la justru mengkhawatirkan bocah kecil itu, ia merasa bersalah tidak bisa menjaga dan melindungi nya. Seandainya hari itu ia bisa membujuk Angkasa agar pulang saja, pasti peristiwa itu tak kan pernah terjadi.


Alfi mengernyit saat mendengar Azura kembali memanggil nya pak dokter, bukan mas dokter seperti yang akhir-akhir ini ia lakukan. Tapi untuk saat ini, ia tidak mau banyak bertanya. Entah apa alasan nya, Alfi belum bisa menerka.


Alfi duduk di kursi dekat brankar lalu menyodorkan sepiring apel yang baru saja ia kupas dan potong kecil-kecil. Azura menerima nya, tapi tidak langsung memakan nya sebab ia masih menantikan jawaban dari Alfi.

__ADS_1


"Kamu nggak usah khawatir, Angkasa baik-baik aja. Sekarang dia udah kembali ke rumah besar dengan Kak Zie" ujar Alfi seraya tersenyum manis, tapi Azura hanya memasang wajah datar. Tidak ada Azura yang sumringah atau bahagia saat melihat ia tersenyum, ia hanya diam. Tak ada komentar apalagi pujian. Mereka selayak nya orang asing yang berada di dalam satu ruangan.


"Pak dokter, saya mohon jangan pernah beri tahu apa yang saya alami ini kepada Hasna dan juga perihal saya dirawat. Saya hanya tidak ingin Hasna khawatir" ujar Azura yang justru membuat Alfi kembali mengerut kan kening nya karena gaya bicara formal.


"Kamu mau mengingatkan aku berapa kali lagi sih Ra! 3 hari kamu di sini, 3 hari juga bicara yang sama sampai bosan aku" ujar Alfi sambil geleng-geleng. Ya, sejak sadarkan diri Azura telah berpesan pada nya agar tidak pernah menceritakan perihal peristiwa yang menimpa nya pada Hasna, takut adik nya itu khawatir. Dan ini adalah hari ke tiga Azura di rumah sakit, dan 3 kali pula Azura mengingatkan hal yang sama pada nya. Azura hanya diam mendengar penuturan Alfi, ia tidaklah lupa hanya saja ia khawatir Alfi tiba-tiba mengatakan nya pada Hasna.


"Kamu nggak apa-apa kan Angkasa?" tanya Azura khawatir sambil memindai wajah, tangan, hingga tubuh nya.


Angkasa tersenyum lebar.

__ADS_1


"Nggak Tante, Angkasa nggak papa kok"


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak

__ADS_1


__ADS_2