Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
54


__ADS_3

Hingga pilihan Azura jatuh pada gaun selutut berwarna mustard, gun itu terlihat simpel namun elegan. Lengan nya hanya 3/4 tetapi terdapat belahan membuat lengan putih Azura jadi makin terekspos. Bagian pinggang terdapat sabuk membuat pinggang ramping Azura membentuk lekukan indah hingga menonjol kan beberapa titik yang memukau.


Tak lupa, Azura memulas make up tipis ke wajah cantik nya hingga kecantikan nya makin memukau mata. Setelah siap dengan segala keperluan nya, Azura pun keluar menghadap Alfi membuat Alfi mendongak dan terpukau tanpa sadar.


******


Sesuai perkataan Alfi semalam, maka di sini lah kini Azura berada. Di depan sebuah rumah mewah bak istana, pilar nya yang kokoh tinggi menjulang dan di kelilingi pekarangan yang luas dan indah. Ada air mancur yang air nya langsung mengalir ke kolam ikan yang cukup besar. Ikan-ikan itu begitu cantik, ia yakin kalau itu ikan hias yang super mahal. Azura menelan ludah nya bulat-bulat saat melihat rumah bak istana itu. Sontak saja diri nya merasa begitu kecil, sangat kecil.


Yah, sebenarnya tanpa melihat rumah nya pun Azura sudah dapat membayang kan seberapa kaya keluarga dokter galak nya itu. Dari bayaran yang akan ia terima bila berhasil membuat dokter galak itu jatuh cinta pada nya saja, sudah bisa ia ketahui kalau keluarga itu bukan keluarga kaleng-kaleng. Kekayaan nya tak dapat ia ragukan lagi, harta anak nya saja ber-M-M apalagi kekayaan sang ayah nya jadi pasti bukan hanya ber-M, tapi ber-T alias triliun.


"Hei, ayo masuk!" tegur Alfi saat melihat Azura justru mematung setelah turun dari dalam mobil. Tangan nya sudah berkeringat dingin, bagaimana kalau ia tiba-tiba di sidang lalu di masukkan ke penjara.

__ADS_1


'Astaga, aku mikir apa sih!' gumam nya sambil memukul kepala nya sendiri.


"Kenapa?" tanya Alfi saat melihat tingkah aneh Azura.


"Beneran aku nggak di apa-apain entar di dalam?" tanya Azura sambil bergelayutan di lengan Alfi.


Alfi justru mentoyor dahi Azura karena berpikiran aneh-aneh.


"Nggak di apa-apain, paling di mutilasi terus di buat jadi sop dan kemudian di bagikan ke penghuni hutan rimba" seloroh Alfi sambil berjalan meninggalkan Azura yang seketika mendelik tajam.


"Silahkan saja!" jawab nya acuh membuat Azura kesal hingga lupa kegugupan nya tadi.

__ADS_1


Azura terus melangkah kan kaki nya mengikuti langkah Alfi. Mata Azura sibuk celingak-celinguk, memperhatikan segala isi rumah itu yang terlihat mewah dan antik. Azura sebenar nya biasa saja walaupun ia dulu juga berasal dari keluarga kaya, tapi tetap saja kekayaan nya masih jauh di bawah keluarga Alfi. Tiba-tiba saja Alfi berhenti tepat di depan pintu berukiran berwarna emas membuat Azura tak sengaja menabrak punggung Alfi hingga ia terhuyung ke belakang.


"Astaga, itu punggung apa beton sih! Keras banget" rutuk Azura sambil mengusap dahi nya yang sakit. Alfi pun menoleh dengan alis berkerut hingga tanpa sadar ia tersenyum melihat tingkah konyol Azura.


"Hai, kalian udah datang!" sapa seseorang dari belakang Azura. Merasa mengenal suara itu, Azura dan Alfi pun lantas menoleh secara bersamaan.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak



__ADS_2