
"Kalian sebenar nya siapa sialan? Kenapa kalian memperlakukan kami seperti ini? Kalau kalian mau uang, katakan saja. Suami saya akan memberikan kalian uang yang banyak asal kalian lepaskan kami" ujar Azura sambil berusaha menekan emosi nya, mencoba bernegosiasi.
"Tawaran yang bagus, tapi apa yang seseorang itu tawarkan lebih bagus lagi. Aku tidak hanya akan mendapatkan uang, tapi tubuh molek yang telah lama aku idamkan" ujar pria tadi dengan seringai me-sumnya lagi.
"Apa kau tak ingat wajah tampan ku ini, hm?" tanya nya seraya mendekat kan wajah.
Azura sontak menjauh kan wajah nya. Tak mau ia di sentuh pria yang bukan suami nya, apalagi senyum pria itu terlihat sangat menjijikkan. Azura pun meludah tepat di depan wajah nya karena terlalu jijik.
"Sialan kau! Dasar wanita murahan!"
Plakkk...
Lagi-lagi Azura menerima tamparan membuat kedua sudut bibir nya kini telah berdarah.
__ADS_1
"Oke, aku akan ingatkan kau! Aku adalah pria yang ada di club' malam tempo hari. Gara-gara kau aku di tangkap polisi, beruntung aku cerdas jadi aku bisa melarikan diri. Tapi aku tak menyangka, tugas pertamaku setelah keluar dari dalam penjara justru adalah menculik dan membunuh dirimu. Tentu aku takkan menyia-nyiakan kesempatan emas ini bukan. Kau membuat ku gila, hampir tiap hari aku bermimpi bisa mende*sah di atas mu lalu kini kau ada di hadapan ku. Aku seperti mendapatkan jackpot" jelas nya seraya terkekeh.
Azura membulat kan mata nya tak percaya. la kini ingat, pria ini yang telah hampir menculik dan memperkosa nya. Beruntung saat itu ada Alfi yang menyelamatkan nya, kalau tidak...
Tapi bagaimana kali ini?
Apakah ia bisa selamat? la lebih baik mati dari pada tubuh nya di sentuh laki-laki breng-sek ini. Ia takkan rela memberikan tubuh nya untuk laki-laki be*jat itu.
'Ya Tuhan, tolong selamatkan aku!' doa Azura dalam hati.
Lalu dengan sekuat tenaga, Azura berusaha mengangkat kaki nya dan menerjang tepat ke milik lelaki itu membuat nya menjerit kesakitan dan mengeluarkan segala umpatan serta sumpah serapah dari mulut kotor nya.
"Ba*jingan, aaargh... sialan, breng-sek, dasar perempuan bi*nal, apa yang kau lakukan pada kejantanan ku ja*lang!" teriak nya dengan suara menggelegar membuat Angkasa kian bergetar ketakutan. la sampai meringkuk menyembunyikan kepala nya di antara kedua lutut nya, takut melihat dan mendengar segala caci maki para pria breng-sek itu.
__ADS_1
"Seperti nya kau harus segera di beri pelajaran supaya tidak bersikap arogan lagi, hah!" ujar nya dengan mata memerah.
Sreekkk...
Sreekkk...
"Jangan... " teriak Azura saat lelaki itu menarik sekuat tenaga baju atasan Azura hingga terkoyak dan membuat kedua buah dada nya terpampang jelas di depan ketiga laki-laki itu. Tangan nya yang terikat di belakang membuat kedua benda kembar itu terlihat begitu menantang.
Azura yang dari tadi berusaha bersikap kuat, sontak meluruhkan air mata nya. Ia sungguh malu dan jijik saat tubuh nya jadi bahan fantasi liar ketiga lelaki itu. Bahkan ketiga lelaki itu hampir meneteskan air liur nya karena melihat kemolekan buah dada Azura yang masih terbungkus bra.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak