Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
176


__ADS_3

"Emang apa salah nya?" tanya Alfi makin bingung.


"Ya salah lah, pasti ujung-ujung nya mas mau aserehe kan! Nggak boleh tahu, apalagi ini nih bulan puasa. Kasian para readers kalau baca yang gituan, entar bukan nya dapat pahala malah dosa. Tahu nggak, DOSA!" ketus Azura dengan menekan kata dosa membuat suami nya itu tergelak kencang hingga sakit perut.


"Astagfirullahal 'adzim, kamu kok su'udzon gitu sih! Siapa yang mau ajakin aserehe? Mas kan cuma nanya kapan terakhir kali kamu datang bulan, bukan nanya apa kamu sedang datang bulan apalagi bilang yuk kita aserehe, nggak kan!" Ucap Alfi yang membuat Azura tersipu malu merasa salah menduga.


Lalu Alfi mempererat pelukan nya dan mengatakan sesuatu yang membuat mata Azura membulat sempurna.


"Mas yakin nih, si bar-bar nyebelin berubah jadi super sensi ini pasti karena sesuatu"


Azura mengangkat kepalanya menunggu penjelasan Alfi.


"Sesuatu? Apa itu?" tanya Azura penasaran.

__ADS_1


Alfi tersenyum lebar lalu mendekat kan wajah nya ke telinga Azura.


"Seperti nya kegiatan bercocok tanam kita membuahkan hasil, kamu hamil Ma Cherie"


"Apa? Be-benarkah?"


"Ayo, kita pergi ke rumah sakit untuk membuktikan nya!" Ajak Alfi yang sudah tak sabar lagi melihat keberadaan calon buah hati mereka.


Azura yang awal nya lemas dan tidak bersemangat, berubah menjadi penuh semangat. Walau pun tubuh nya tidak begitu fit, tapi karena ia sudah tak sabar membuktikan perkataan suami nya, ia pun lekas berdiri di sambut genggaman hangat tangan Alfi.


"Bagaimana Dik?" tanya Alfi yang sudah tak sabar lagi. Azura baru saja melakukan tes urine. Setelah terbukti hamil, barulah akan di lanjutkan ke pemeriksaan selanjut nya.


Radika tersenyum sumringah, lantas ia menunjukkan hasil pengujian menggunakan testpack. Alfi menerima testpack tersebut dengan mata berbinar dan senyum lebar.

__ADS_1


"Selamat, kalian akan menjadi calon orang tua" tukas Radika membuat Azura yang mendengar nya tersenyum lebar dengan mata berkaca-kaca.


la terharu, akhir nya ia akan segera menjadi seorang ibu. Akhir nya, mereka akan segera menjadi orang tua.


Alfi lantas menarik lengan Azura agar berdiri dan segera memeluk erat tubuh nya. Di kecup nya seluruh bagian wajah Azura tanpa ada yang terlewat kan satu pun. Mata, hidung, dahi, pipi, semua di kecup nya. Tak peduli ada dokter Radika yang hanya menggeleng-geleng kepala melihat pasangan itu. Ila paham bagaimana bahagia nya saat mengetahui orang terkasih tengah mengandung buah hati mereka sebab Radika pun pernah merasakan nya.


Ah.. melihat pasangan Alfi dan Azura membuat nya jadi merindukan Rere, istri nya. Seandainya jam tugas nya telah berakhir, ia pasti akan segera pulang menemui istri nya yang juga sedang hamil besar.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2