Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
80


__ADS_3

"Eh, pak dokter kok ada di sini?" tanya nya bingung dengan dahi berkerut.


"Kenapa? Apa aku tak boleh masuk ke kamar ku sendiri?" tanya nya heran.


"Eh... bukan, bukan begitu maksud nya" tukas Azura sambil mengibas kan telapak tangan nya di depan.


"Aku pikir pak dokter tadi karena lagi marah sama aku jadi check in di kamar lain" imbuh nya dengan kelopak mata mengerjap beberapa kali.


Alfi mengerut kan kening nya.


"Apa kau mengharapkan para calon suami cadangan mu itu yang masuk ke mari?" desis Alfi yang masih saja terbawa emosi saat mengingat trio icikiwir itu.


Azura menghela nafas lelah.


"Terserah pak dokter aja deh mau mikir apa. Aku lelah, lelah batin lelah fisik. Apa lagi dengerin omelan pak dokter galak yang nggak ada filter" tukas Azura sambil menghempas kan tubuh nya ke atas ranjang lalu menutup mata nya. Tak peduli diri nya yang masih mengenakan kebaya dan songket, ia memang benar-benar lelah. Semalaman ia tidak bisa tidur, bahkan pagi tadi karena di buru waktu ia tidak sempat sarapan.


"Aku sudah pesan makanan, ayo ganti baju dulu. Kau pasti sudah tak nyaman dengan pakaian itu!" titah nya lagi tapi Azura tetap tak bergeming. Saat ia lihat, ternyata Azura benar-benar tertidur. Ia kini mulai berpikir mungkin asam lambung nya seminggu yang lalu naik karena Azura yang lebih memilih tidur daripada makan saat ia telah kelelahan. Seperti nya pekerjaan Alfi akan bertambah satu lagi, yaitu mengingat kan Azura untuk makan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, bel berbunyi. Ternyata layanan kamar yang datang untuk mengantar kan makan siang. Setelah troli berisi makanan itu di dorong ke dalam, mereka pun pamit keluar.


"Hei bangun, ayo makan dulu" Alfi berseru pelan untuk membangun kan Azura tapi gadis itu tak kunjung bangun.


"Hei, ayo buruan bangun!" tukas nya lagi.


"Iya ma, sebentar lagi. Zura sedang lelah banget, sangat-sangat lelah. Boleh nggak ma Zura nyerah?" gumam nya dengan mata tertutup lalu setetes Tirta bening jatuh dari kedua sudut mata nya.


Deg...


Alfi pun duduk di samping Azura yang masih terlelap lalu menepuk pelan pipi nya.


"Hei bangun! Ayo, kamu makan dulu!" tukas nya pelan.


Azura lantas mengerjap kan mata nya dan sontak saja terduduk saat melihat Alfi tengah duduk di samping nya.


"Eh kok pak dokter ada di kamar aku?" Azura masih linglung sampai lupa ia kini tengah berada di mana.

__ADS_1


"Cuci muka dulu sana, saya sudah pesan makan siang buat kamu"


"Makan siang?" Mata Azura masih mengerjap.


"Iya makan siang atau kamu mau aku yang makan kamu, hm?" desis Alfi sambil menyeringai membuat Azura bergidik ngeri.


Lalu mata nya menelusuri ke sekeliling ruangan.


"Astagfirullah aku lupa, kita udah nikah ya pak dokter? Ini bukan mimpi kan?" seloroh Azura.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2