
"Hei, bandot tua sialan! Apa maksud mu meminta pelunasan segera dalam tempo satu bulan, hah? Bukan nya aku sudah membayar mu 750 juta satu bulan yang lalu. Bahkan kita sudah membahas kalau aku akan melunasi semua nya dalam satu tahun, lalu mengapa kau tiba-tiba minta pelunasan? Dan mengapa kau sampai mengancam adik ku, breng-sek" pekik Azura murka. Terserah bila ada yang mendengar segala umpatan nya dari luar toilet, ia sedang benar-benar emosi saat ini. Rasa nya ingin sekali melampiaskan amarah nya dengan menghancurkan sesuatu, tapi itu tak mungkin. Bisa-bisa ia disangka orang gila karena mengamuk di mall.
Pak Jono terkekeh, tak peduli dengan segala umpatan Azura.
"Jangan marah-marah sayang! Nanti cantik nya hilang lho. Iya memang benar kita telah membuat kesepakatan itu tapi mau bagaimana lagi, saya membutuhkan uang itu segera. Saya hanya memiliki waktu satu bulan jadi saya harap kamu mau mengerti cantik. Saya juga terpaksa melakukan ini, jadi dalam satu bulan ini saya harap kamu sudah menyiapkan uang sebesar 1 milyar untuk melunasi semua hutang-hutang mendiang orang tua mu. Kalau tidak, dengan terpaksa saya meminta adik kamu sebagai penebus nya. Bukan untuk saya nikahi, tapi untuk saya jual kepada orang kaya yang bersedia membayar mahal sebab saya benar-benar membutuh kan uang itu segera" ujar pak Jono santai.
__ADS_1
"Apa bapak sudah gila? Bagaimana bisa hutang saya jadi 1 milyar, sedangkan bulan lalu dan sebelum nya saja total hutang yang sudah saya bayarkan bahkan sudah lebih dari satu milyar dan seharusnya hutang saya tidak sampai 500 juta lagi. Dan apa kata pak Jono bilang? Bapak mau menjual adik saya? Apa bapak gila? Bapak pasti punya kan anak perempuan? Bagaimana kalau itu terjadi pada anak perempuan bapak? Apa bapak rela menggadaikan anak perempuan bapak untuk dijual, hah? Dengarkan saya, kalau sampai bapak menyentuh adik saya seujung kuku pun maka saya tidak akan segan-segan menghabisi kalian semua. Camkan itu!" seru Azura murka dengan nafas memburu. Bagaimana tidak, ia telah berusaha membayar hutang-hutang itu selama bertahun-tahun. Total hutang orang tuanya itu 1,5 milyar dan setiap bulan ia selalu mengusahakan membayarnya tepat waktu. Ia bahkan sampai rela banting tulang siang dan malam hanya demi melunasi hutang-hutang itu, lalu kenapa hutang nya justru masih banyak saja. Kemudian ia bilang ingin menjadikan adik nya sebagai penebus hutang? Tentu Azura takkan membiarkan itu. Ia lebih baik membusuk di penjara setelah menghabisi mereka semua daripada melihat adik nya harus menderita karena menjadi penebus hutang dan di jual ke lelaki hidung belang.
Pak Jono terkekeh di sambungan telepon itu.
...🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak
__ADS_1