Gadis Unik Ku

Gadis Unik Ku
150


__ADS_3

Pergumulan mesra telah berhasil kedua insan itu lakukan dengan penuh gelora asmara. Mereka begitu menikmati pengalaman pertama mereka itu dengan penuh suka cita. Mereka tanggalkan semua keraguan yang pernah menyakiti benak kedua nya. Tak ada satupun yang tahu, alasan Alfi menolak Azura selama ini karena diri nya selalu di bayang-bayangi adegan tak senonoh antara sahabat dan kekasih nya, lebih tepat nya mantan kekasih.


Dia tidak ingin tidur dengan perempuan manapun maupun Azura karena setiap melihat adegan ranjang maka yang terlintas di benak nya adalah Lana dan Vina. Bahkan terkadang, adegan itu merasuk ke dalam mimpi buruk nya membuat nya kian jengah, demikian lah alasan Alfi selalu menolak segala upaya Azura yang menggoda nya mati-matian.


Napsu nya tiba-tiba turun, mood nya bercinta pun hancur seketika. Kadang ia merasa tak tega dengan Azura karena ia seakan telah mencampakkan nya. Ia tahu pasti Azura merasa kecewa bahkan sakit hati, tapi ia tak berdaya. Ia belum mampu menyingkir kan segala bayang-bayang memuakkan itu dari benak nya. Ia hanya bisa pura-pura bersikap tenang di depan Azura, seolah-olah ia tidak menginginkan Azura. Padahal, tidak mungkin bukan ia mau mencumbu bahkan menjamah tubuh nya bila ia tidak memiliki rasa atau pun ketertarikan apa-apa pada wanita nya tersebut.


Alfi kini tengah mempercepat tempo kali ketiga nya di pusara surgawi Azura. Nada-nada indah bersahut-sahutan saat mereka hampir mencapai puncak bersama. Membuat mereka semakin dalam dan makin dalam lagi menyelami keindahan dan kenikmatan surga dunia tersebut.

__ADS_1


Azura kian terengah, begitu pula Alfi. Kemudian mereka pun menjerit bersamaan saat mereka berhasil mencapai puncak untuk ketiga kali nya tersebut. Alfi kembali mencumbu bibir Azura dengan mesra dan memeluk nya erat untuk menunjuk kan penghargaan atas apa yang baru saja mereka lakukan. Sebagai seorang suami sudah seharus nya ia memberikan penghargaan setelah dahaga nya terpuaskan oleh raga sang istri. Bukan nya langsung tertidur atau memberikan punggung dengan acuh tak acuh. Sejati nya percintaan itu melibatkan dua insan dan memberikan penghargaan kepada pasangan merupakan upaya untuk makin mengerat kan ikatan.


Alfi berguling ke samping seraya menatap lekat wajah Azura yang masih terengah sebagai bukti kehebatan nya membuat sang istri kehilangan daya. Alfi tersenyum seraya mengusap peluh yang bercucuran di dahi Azura kemudian menarik kepala nya agar bersandar di dada nya.


"Jadi ini perempuan yang suka sesumbar akan memuaskan ku belasan ronde? Baru 3 ronde aja udah kayak gitu, apalagi belasan" ejek Alfi kemudian tersenyum dan mengecup puncak kepala nya.


"Nama nya juga baru pertama, sakit tau" delik Azura membuat Alfi makin mengeratkan pelukan nya.

__ADS_1


"By the way, kenapa mas Alfi tiba-tiba berubah pikiran dan mau menyentuh ku?" tanya Azura tiba-tiba sambil menatap lekat netra Alfi yang masih memeluk nya erat.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak


__ADS_2