
Gelak tawa jahat Ruchan dan Sandy membuat Aisyah kesal. Dengan muka datarnya, ia pun meminta Ruchan untuk diam.
"Abi... Abi ingat gak terakhir kali Kakak marah kayak gimana?? " Tanya Aisyah.
"Ih iya ding. Sini Kak Rifky, duduk samping Abi" Kata Aisyah.
6 bulan lalu, Aisyah pernah marah besar kepada Ruchan, buku catatan pentingnya Ruchan buat alas poop kucing peliharaanya. Dan kemarahan Aisyah membuat Ruchan sangat sedih. Karena Aisyah tak mengasih kabar apapun selama 6 bulan kepada Ruchan. Dan itu sangat menyiksa batin Ruchan jika tak mendengar kabar dari Asiyah walau hanya satu hari.
"Orang tuamu masih ada? " Tanya Ruchan.
"Alhamdhulillah Bundha masih sehat wal'afiat. Kalau Ayah udah gak ada 5 tahun lalu, karena sakit" Jawab Rifky
"Innallillahi wainnaillahi roji'un. Kamu berapa bersaudara? " Tanya Ruchan.
"Saya anak tunggal Bi" Jawab Rifky.
"Bundha kamu kerja apa? " Tanya Ruchan.
"Hehehe Bundha saya pengangguran Bi. Cukup saya aja yang cari uang" Jawab Rifky.
__ADS_1
"Han, si Kakak jadi pendiam, manis sekali kalau di depan Rifky. Saat bersama kita dan adik adiknya aja tanduknya keluar" Bisik Sandy.
Aisyah yang mendengar bisikan Sandy pun mengerutkan alisnya. Seperti Sandy hendak akan di terkam hidup hidup.
"Han, aku tinggal dulu ya. Ada panggilan darurat. Kak Rifky, Om tinggal dulu ya. Assallamualaikum " Kata Sandy yang buru buru pergi.
"Wa'alaikum sallam"
"Abi kesini ada hal apa? Dan sama siapa? " Tanya Aisyah.
"Hehehe Abi kesini cuma sama Kabir nak. Habisnya Mama mu pergi ke kebun (perkebunan) gak ajak ajak Abi. Abi tinggal aja kesini. Nyusul kakak hehehe " Kata Ruchan.
"Emm kalau gitu, saya pamit dulu ya Bi. Sebentar lagi gelap. Besok kemungkinan saya mau pulang ke tanah air dulu" Kata Rifky.
"Ehem, iya cepet banget? Gak ada acara lain ke sini? " Goda Ruchan.
"Emm melihat Aisyah sehat di sini, udah cukup buat Rifky Bi. eh maksudnya udah cukup liburannya. Assallamualaikum " Pamit Rifky dengan gugup saat menyalami tangan Ruchan.
Aisyah yang kesal langsung masuk ke kamar, ia tak menyangka Ruchan akan datang, dan membuat kehilangan muka di depan Rifky. Kali ini, Aisyah yang akan mengerjai balik Abinya itu.
__ADS_1
Saat makan malam.. Aisyah yang biasanya bawel, malam ini terlihat pendiam. Ruchan yang merasa bersalah karena
menggodanya pun meminta maaf kepada Aisyah.
"Kak!! " Kata Ruchan.
"Abi !! Makan dulu, jangan bicara saat kita sedang makan. Kalau ada hal yang ingin Abi katakan? Nanti ok, stelah makan. " Kata Aisyah.
"Baiklah Ibu Kos" Goda Ruchan.
Sepontan membuat yang lain tertawa, Ilham, Delia, Akbar dan Kabir. Karena Ruchan nyusul ke Jepang dengan mengajak Kabir.
"Jika kalian masih tertawa? Siap siap kalian besok balik ke Jogja dengan berenang. Ingat? Passport kalian ada di tanganku" Kata Aisyah.
"Emm iya Kak" Kata Kabir.
Sebenarnya Aisyah menahan tawa melihat ekspresi wajah Kabir yang ketakutan. Karena Kabirlah dari sekian adiknya yang sangat ketakutan jika Aisyah sedang marah.
"Abang? Setelah Kakak bicara sama Abi, Abang harus mengahadap ke Kakak!! " Kata Aisyah.
__ADS_1
"Iya Kak Ros ku" Goda Akbar.
Ilham dan Delia hanya tersenyum melihat kegalakan Aisyah. Bukan pertama kalinya, tetpi Aisyah memang tidak suka jika melihat Kakak dan Adik adiknya bicara saat makan. Ia sama persis dengan Leah. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya.