Gambaran Hati

Gambaran Hati
Musuh Baru.


__ADS_3

Nama : Aisyah Putri Handika


Umir. : 18 tahun.


Jurusan Kedokteran.


"Hey, sini lu " Teriak Ayunda memanggil Aisyah.


"Saya? " Tanya Aisyah.


"Iya lah, siapa lagi? Dungu lu" Kata Ayunda.


Tatapan Daren kepada Aisyah telah membuat Ayunda cemburu, dan niatan buruk kepada Aisyah pun sudah ada dalam otak liciknya.


"Sebutkan nama? " Bentak Ayunda.


"A, Aisyah Putri Handika kak" Jawab Aisyah gugup.


"Heh, Putri Handika? Jaman sekarang masih ada ya, Anak pakai nama keluarga nya hahahaha" Kata Ayunda.

__ADS_1


Semua senior pun ikut menertawakan Aisyah, kecuali Daren. Ternyata Daren mulai tertarik dengan Aisyah. Ayunda yang melihat tatapan Daren kepada Aisyah lagi pun tak tinggal diam.


"Denger ya, gue paling gak suka sama benih benih pelakor kayak lu. Jika lu macam macam dan menggoda cowok gue. Lu akan tau akibatnya" Bisik Ayunda mengancam.


"Maaf senior, apakah tema pelakor ada dalam kegiatan ini? Saya rasa tidak? " Kata Aisyah.


"Eh, kalau lo mau jadi pelakor, buka jilbab lo. Risih gue lihatnya" Kata Ayunda ingin membuka jilbab Aisyah.


Aisyah tau jika dirinya sedang di bully, ia menepis tangan Ayunda yang ingin membuka paksa jilbab Aisyah. Aisyah memang terlihat kalem dan lembut, namun ia tak suka jika seseorang meragukan jati dirinya sebagai seorang muslimah.


"Lo berani nepis tangan gue ha? " Kesal Ayunda.


Semua seniornya pun bertepuk tangan saat itu. Daren pun mulai lebih tertarik dengan Aisyah.


"Waw Yunda, lihat lah. Satu lagi jagoan betina di sini hahahah" Kata Talia, sahabat Ayunda.


"Lu mau jadi jagoan ya, mau berakhir seperti mereka yang sok jagoan? " Kesal Ayunda dengan menunjukkan beberapa junior juga yang sedang di hukum oleh Ayunda karena berani melawannya.


"Aku gak pernah takut sama siapapun, Karena Allah masih ada di hatiku dan bersamaku" Kata Aisyah.

__ADS_1


"Pergi dan minta tanda tangan ke seluruh senior yang terlibat di kegiatan ini, gak pakai lama. Cepat!! " Kata Ayunda kesal.


"Aku terima hukumanmu walaupun aku tak bersalah. Tapi asal senior ingat, jiwa dan sifat seseorang itu terlihat dalam perilakunnya. Jangan pernah menyalahkan jilbabnya, karena hukumnya wajib untuk seorang muslimah, tapi salahkan orangnya. Tapi, mungkin senior kalah menarik dariku, jadi pacar seniorpun melirikku" Kata Aisyah tersenyum sinis dan mulai menjalani hukuman yang Ayunda perintahkan.


"Waw Yunda, lihat saja kedepannya. Dia bisa merebut Daren darimu. Hati hati ya beib" Bisik Talia.


Ayunda sangat kesal pagi itu, selama ini tak pernah ada yang seberani dengannya seperti Aisyah. Begitupun dengan Aisyah, hal tadi bukanlah sifat Aisyah yang sebenarnya. Namun ia teringat oleh kata kata Rifky sebelumnya.


"Oh ya syah, besok kan ospek nih. Kamu jangan jadi orang yang gampang ngalah ya sama senior. Kamu lawan dia, anggap aja mereka Kabir dan Syakir. Di kampus, yang mengalah suka tertindas, yang berkuasa di takuti"


Kata kata itu yang terniang di ingatan Aisyah saat itu, benar saja. Aisyah membuktikannya sendiri. Di kampus dan tempat mana pun tidak kekurangan orang pintar, namun kelebihan orang yang angkuh dan sok berkuasa. Karena mereka memiliki banyak uang, jabatan dan nama besar.


Sedangkan mereka yang sederhana, di bawah standar. Tak mampu melawan orang yang angkuh dan sombong yang bisa membeli semuannya dengan uang.


Mata Aisyah semakin terbuka saat melihat semua itu. Rifky benar, wawasan akan membuat diri kita menjadi siapa saja dan mengetahui apa aja. Perempuan memang calonnya ibu rumah tangga atau bisa di sebut hanya di dapur.


Benar!! Namun semua itu tidak cukup. Perempuan juga harus memiliki wawasan yang jauh lebih luas, kelak ia akan mengajarkan wawasannya kepada anak anaknya nanti. Mendidik dengan baik anaknya di kemudian hari.


Author Note: Ibu Kita Kartini aja udah berjuang dengan sangat keras, agar kaum perempuan bisa sederajat dengan kaum laki laki di mata dunia. Masa iya, selagi kita masih bisa belajar ya harus belajar. Jangan karena adap perempuan hanya tetap akan menjadi ibu rumah tangga membuat kita berhenti memiliki wawasan luas. 😊😊

__ADS_1


__ADS_2