Gambaran Hati

Gambaran Hati
Kesal.


__ADS_3

"Sial!! Aisyah ternyata anak orang kaya? " Tanya Daren.


"Iya, otang tuannya pemilik pesantren yang ada di pertigaan jalan itu. Yang halamannya luas " Kata Keny.


"Lo tau dari mana?? "Tanya Ayunda.


"Hari pertama opek, gue kan nganter dia pulang. Dan iya, mobil kemaren, itu miliknya" Kata Keny.


"Trus kenapa lo diem aja Keny! " Kesal Aisyah.


"Gak seru lah kalau lo tau kebenarannya " Kata Keny santai.


"Jijik lo, apa jangan jangan lo naksir lagi sama dia? " Kata Ayunda.


"Kalau iya kenapa?? " Tanya Keny.


"Sakit lo!! Benci sama lo" Kata Ayunda pergi dengan Taliya.


"Yakin bro lo suka sama Aisyah, dia bukan tipe lo lagi. Buat apa? " Tanya Daren.


"Buat koleksi aja" Jawab Keny santai.


"Eh bro, lo hanya punya satu mantan noh si Hani yang lo buntingin trus di suruh gugurin kandungan. Ntah kemana dia sekarang" Kata Daren.


"Lo gak tau aja, si Hani hamil bukan anak gue. Makanya gue suruh dia gugurin kandungannya" Batin Keny penuh kekesalan.

__ADS_1


Aisyah sampai ke depan, tatapan dingin Aisyah kepada Ruchan membuatnya takut. Setelah perkenalan Aisyah. Aisyah.


"Kakak, kenapa ya. Kok kayak mau keluar tanduknya? Abi salahkah? " Tanya Ruchan.


"Kenapa Abi gak bilang ke Kakak kalau Abi ada sambutan di kampus ini. Gara gara Abi semua orang tau kan kalau Kakak ini anak orang kaya. Ihhh Abii" Gemas Aisyah.


"Lah? Dimana salahnya coba? " Tanya Ruchan masih sok polos.


"Ah, Aisyah ngambek sama Abi. " Kata Aisyah memalingkan wajahnya.


"Jangan gitu dong, Abi hampa kalau Kakak ngambek gini! " Bujuk Ruchan.


"Pokoknya Kakak kesal!! " Kata Aisyah.


"Ya udah, rekaman ini, Abi kasih tau ke Rifky. Biar tau kalau Aisyah ini tukang ambek an" Ancam Ruchan.


"Pinter siapa hayoo, jangan ngambek ya bidadariku. Abi kesana dulu, Assallamualaikum cantik" Kata Ruchan melambaikan tangannya..


Aisyah semakin kesal, sejak saat itu. Semua orang dari siang sampai sore tak henti hentinya membecirakannya. Aisyah mulai tak nyaman dengan semua itu.


Hingga sore tiba, Aisyah sudah berada di parkiran menunggu Rifky datang menjemputnya. Karena sore ini sore yang spesial, Aisyah melupakan dulu berantemnya sama Ruchan.


"Kakak pulang lambat, Kak Rifky ajak jalan jalan. Silahkan kalian bahagia dulu. Jangan harap kalian akan lolos dari cengkramanku"


Pesan Aisyah untuk Ruchan, Akbar dan Kabir.

__ADS_1


"Aisyah! " Sapa Keny yang sudah ada di belakangnya.


"Wa'alaikum sallam ".


"Assallamualaikum Syah" Salam Keny.


"Wa'alaikum sallam, ada apa Kak? " Tanya Aisyah.


"Mau pulang bareng? " Ajak Keny.


"Maaf, Aisyah udah ada yang jemput" Kata Aisyah.


"Siapa kalau boleh tau? " Tanya Keny.


"Orang spesial pokoknya" Jawab Aisyah.


Tak lama Rifky datang, tepat berhenti di depan Aisyah berdiri. Rifky pun keluar dan membukakan pintu untuk Aisyah dan membuat Keny cemburu.


"Assallamualaikum Wel, udah lama ya? " Tanya Rifky.


"Enggak kok, baru aja" Jawab Aisyah, kenyataannya memang sudah lama menunggu.


"Dia udah nunggu sangat lama woy, peka dong." Kesal Keny.


Keny menatap Rifky daru ujung kepala hingga kaki. Tampilan Rifky seserhana, memakai kaos, jaket. Dan celana jins pada umumnya.

__ADS_1


Kecemburuan Keny meningkat di kala Rifky menahan kepala Aisyah agar tak gejedot saat hendak masuk ke mobil, apa lagi di tambah dengan senyuman manis Aisyah yang tulus untuk Rifky.


__ADS_2