
"Sini kak duduk bentar, kan minum gak boleh sambil berdiri kan? " Kata Taliya.
Rifky tak menaruh rasa curiga, ia pun duduk dan meminum air itu, Ketika Rifky akan berdiri, kepalanya sangat pusing, bahkan ia tak sanggup untuk berdiri lagi. Dan akhirnya pinsan.
Dua suruhan Ayunda pun datang membawa Rifky jauh dan mengikatnya di kursi di ruangan gelap.
Rifky di siram air oleh Ayunda, dan Rifky pun terbangun dari tidurnya.Kaget dengan siraman air dari Ayunda.
"Woy Bangun!! " Kata Ayunda dengan kasar.
"Siapa kalian? Tunggu, kalian berdua yang waktu itu membuly Aisyah kan?? " Tanya Rifky mengenali Ayunda.
"Hmm pertunjukkan akan segera dimulai, kalian berdua, buka baju Rifky. " Kata Ayunda.
Rifky di cambuk oleh suruhan Ayunda dengan keras, dan Taliya sedang merekam dan akan di kirimkan ke chat Aisyah.
"Aw. Aduh!! " Teriak Rifky kesakitan.
Video tersebut telah jadi dan di kirimkan kepada Aisyah. Di pastikan bahwa rencana Ayunda akan lancar. Namun kita lihat apa yang akan terjadi.
Di rumah Aisyah,
Kliing..
Notifikasi chat berbunyi.
Ketika membukanya, mata Aisyah membesar dan keget dengan apa yang ia lihat.
"Kalau lo pengen pangeran lo selamat, datang sendiri ke alamat yang gue kirim tadi, dan jangan beri tahu siapapun tentang hal ini, apa kau akan menyesal" Isi chat susulan tersebut.
Aisyah langsung berlari dan memanggil Taxi, ia masih belum pulih jika harus menyetir sendiri .Sedangkan orang rumah sedang melakukan kegiatannya sendiri sendiri.
------@------@----
Sampai juga Aisyah di tempat yang di tuju olehnya, sesuai dengan yang telah di kirimkan.Saat datang,Aisyah melihat Rifky yang telanjang dada dengan tangan terikat di belakang. Di tubuhnya penuh dengan memar cambuk. Aisyah mendekati Rifky dan menangis.
"Aisyah? Kenapa kamu di sisi. Cepat pergi!! " Teriak Digo.
"Kak, Kak Rifky kenapa? Siapa yang melakukan ini Kak? " Kata Aisyah dengan memakai sarung tangan agar Aisyah tak bersentuhan langsung dengan Rifky.
"Aku mohon kamu pergi sekarang Syah. "Kata Rifky
__ADS_1
"Woy woy, Adengan yang samngat romantis, seperti drakor di film f4 hahaha" Kata Ayunda dengan tepuk tangan dan muncul darI sisi yang gelap.
"Kak Ayunda? Apa maksud semua ini? " Kata Asiyah.
" Simple, hanya untuk sahabatku Keny" Kata Ayunda.
"Tolong lepasin Kak Rifky, apa salah Kak Rifky, dan dari mana kalian tau kalau dia kesini" Tanya Aisyah mulai menangis.
"Hey!! Kami ini gak bodoh, jaman sudah canggihkan? Aku punya banyak mata, jadi itu hal yang tak sulit bagiku, apa lagi masih dalam satu pulau" Kata Ayunda.
"Hahaha tapi gimna kalau lo tawar menawar dengan kita" Kata Taliya.
"Maksud kalian? " Tanya Aisyah.
"Lo harus buka hijab lo di depan kami semua, setelah itu, gue akan lepasin kalian" Kata Ayunda.
Rifky terkejut mendengar ucapan Ayunda, ia menatap Aisyah dan menggeleng kepalanya, tanda kalau ia tak setuju.
"Jangan Syah, ku mohon jangan ok. Lebih baik kamu pergi dari sini. Dari pada kamu harus membuka hijab yang telah lama melekat di kepalamu, lebih baik kamu pergi dari sini. Aku akan baik baik saja" Kata Rfiky.
"Aku hanya ingin kamu melawannya Kak, aku tau aslinya kamu bisa lepas dari ikatan itu, beginilah caraku agar kamu bisa melwan" Batin Asiyah.
"Aisyah mulai membuka peniti hijabnya, hijabnya mulai terbuka, Rifky yang tak terima berusaha melepaskan diri dari ikatan itu.
Dua suruhan Ayunda bergegas menahan tangan Rifky, namun Rifky tetap meronta ronta, ia tak ingin Aisyah meneruskan membukanhijab di depan nya.
Ketika Ayunda mulai mencambuk Rifky lagi, polisi telah datang bersama Akbar.
"Jangan bergerak!! " Teriak Polisi.
"Kenapa ada polisi? Sial!! " Kesal Ayunda.
"Kamu fikir aku bodoh? " Tanya Aisyah merapikan hijabnya.
Beberapa menit yang lalu,
Sebelum berangkat Aisyah di hadang oleh Akbar yang waktu itu pulang dari mini market.
"Assallamualaikum Kak, mau kemana? " Tanya Akbar.
"Cepat dan bawa polisi!! " Aisyah memberikan ponselnya kepada Akbar, melihat isi pesan tersebut Akbar langsung bergegas ke kantor polisi.
__ADS_1
"Sial!! Gue akan balas lo Syah. Awas lo!! " Teriak Ayunda di seret oleh polisi.
Aisyah sangat sedih melihat tubuh Rifky oenuh luka, ia pun meminta Akbar untuk memapah Rifky keluar dan membawanya pulang.
"Emm tunggu Bang, Abang bisa tinggalin kita berdua sebentar aja gak? " Tanya Aisyah.
"Hei, kalian belum menikah, buat apa berduaan, udah gini aja. Abang gak akan dengar deh" Kata Akbar.
"Plisss " Pintta Aisyah.
Akbar pun keluar dengan raut kesal.
Aisyah mengambil baju Rifky dan membantunya memakai baju (menggunakan sarung tangan),
"Kak, tadi seharusnya Kakak bisa melawan mereka kan? Kenapa diam saja di giniin? " Tanya Aisyah.
"Aku gak tau kalau tujuan awal mereka ingin melcehkanmu, dan aku gak tau juga mereka kenapa bisa tau aku akan kesini. Tapi yang jelas, kamu jangan lagi buka hijab di depan siapa pun yang bukan muhrim kamu ya" Kata Rifky.
"Sebenarnya aku malu membuka hijab tadi, tapi jika gak gitu, Kak Rifky gak mau bertindak kan? Kenapa? " Tanya Aisyah.
"Aku rela sakit demi kamu Syah, aku pengen jagain kamu setiap waktu ku. Tapi apa lah daya, masih ada dinding besar yang menghalangi kita bersentuhan yaitu kata Muhrim" Kata Rifky menundukan kepala
"Kalau gitu, kita sekarang pulang. Trus bicara sama Abi, kapan rencana pernikahan kita"Kata Aisyah.
"Maksudnya? " Tanya Rifky tak percaya jika Aisyah ingin segera menikah dengannya.
"Iya, sekarang aku bersedia kapan aja menikah. Asal Kak Rifky siap, aku juga siap.Isnyaallah" Kata Aisyah.
"Serius? " Tanya Rifky belum percaya.
Aisyah mengangguk pelan dan tersipu malau.
"Alhamdulillah hirobbil 'alamin, akhirnya kamu mau menikah dengan ku juga, secepat ini? " Tanya Rifky bahagia.
"Benar kata Abi, ta'aruf itu gak boleh lama lama Kak. Arti kata Ta'aruf kan perkenalan, dan kalau di fikir fikir kita kenal udah hampir 7 bulan kan? Kta bahkan udah kenal saat aku masih sekolah di kota kakak. Buat ku sih ta'aruf bukan metode perjodohan, namun perkenalan tanp pacaran. Dan kita telah kenal cukup lama lho, dan sesai dengan surah Al-Hujarat ayat 13 yang memiliki arti:
Hay manusia, sesungguhnya kami mencipatakan kamu dari seorang laki laki dan perempuan, dan menjadikanmu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu saling kenal mengenal
"Jadi serius kan Asiyah mau jadi isteri Kak Rifky, di usia muda? " Tanya Rifky.
"Lebih baik menghindari zina Kak, kita vc an juga itu zina bukan. Jika kita sudah halal, pasti akan terasa jauh lebih indah. Dan insyaallah aku siap berada di posisi itu. "Kata Aisyah.
__ADS_1
Rifky sangat bahagia mendengar semua itu, akhirnya mereka di persatukan dalam ikatan pernikahan, hati Aisyah juga sudah manatap memilih Rifky, soal Keny. Dia hanyalah bumbu di dalam hubungan Aisyah dan Rifky, yang dapat membuat Aisyah mantap memilih masa depannnya.
Author Note : Maaf sebelumnya jika karya ku seperti sinet Indonesia,tapi memang ini ada di indonesia. 😁tapi dari awal juga author sudah bilang kalau ini cerita penuh konflik, Ini bukan cerita CEO yang penuh adegan romanc.Jika memang kurang berkenan author minta naaf, dan silahkan beri saran kalian. Tapi author gak bisa ubah alurnya, karena nanti akan merubah semuannya, dan tak nyambung di judul, Maksih ya udah setia membaca sampai di sini. 😊