Gambaran Hati

Gambaran Hati
Menikmati Senja.


__ADS_3

Setelah bertemu dengan sahabat Rifky. Rifky mengajak Aisyah jalan jalan mengitari kota Jogja. Hingga senja, namun dengn begitu,mereka tetap tidak melupakan kwajibannya sebagai umat muslim (sholat).


Langit Jogja berwana orange, senja menyambut pasangan Rifky dan Aisyah yang sedang menikmati indahnya Kota Jogja.


"Dah sore nih, sebentar lagi maghrib. Kita ke masjid yuk, katamu sesorang yang menunggu waktu sholat itu dimuliakan, benar kan?" Tanya Rifky.


"Bener banget Kak, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman.


"Innasholata tanha, 'anilfahsyaai, walmungkari"


Yang artinya :" sesungguhnya sholat itu menghindari dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungjar. (QS Al-'Ankhabut 45).


Jadi sholat itu hukumnya wajib bagi seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia.


Dan masih ada 13 keuntungan lagi,ketika kita menunggu waktu sholat.


*1. Mendapat doa dari Malaikat,



Dihitung Sholat dari tibanya waktu sholat,


Mendapat waktu yang mustajabah setelah adzan, hingga tibanya waktu sholat,

__ADS_1


Mampu menghapus dosa,


Diangkat derajatnya,


Mendapat pahala,


Akan di kabulkan doanya,


Menjaga kebersihan diri dan hati,


Membentengi diri dari maksiat,


Mengundang kebaikan yang lain,


Pahala dan keutamaanya bagaikan orang yang berjaga-jaga di wilayah perbatasan negri muslim dengan negri kafir.


Mendatangkan Rahmat*.



"Itulah keuntungan menunggu waktu sholat kak" Jelas Aisyah.


"Masya Allah Wel, terbentuk dari apasih kamu ini. Alhamdulillah aku sangat beruntung mendapat pasangan hidup seperti kamu Wel.Pasti anak anak kita nanti akan seperti kamu dan adik adik kamu.Sholih dan sholihah." Puji Rifky.

__ADS_1


"Alhamdulillah, tapi ini semua gak jauh jauh juga dari didikan Abi.Dan soal anak, emangnya kapan kita mau punya anak. Nikah aja belum!" Kata Aisyah masuk ke tempat wudhu putri.


Cinta Rifky semakin besar untuk Aisyah, ia berjanji akan membahagiakan Aisyah dan akan mewujudkan cita cita Aisyah yang ingin menjadi dokter itu.


Setelah sholat maghrib, Aisyah dan Rifky mampir di lesehan dekat alun alun. Mereka bersenda gurau berdua. Hingga ada pesan oeringatan dari Akbar, yang kesal karena tak memberinya kabar dalam satu hari.


"Kak Ais kemana? Belum muhrim jangan berduaan mulu. Sehari gak kasih Abang kabar, Kabir dan Syakir pun juga khawatir!! Jangan karena Mama sama Abi pergi Kakak jadi seenaknya yaa,cepat pulang!! Hari dah malam!! Abang pengen nengok adik bayi juga!!"


Pesan itu membuat Aisyah tertawa, dan memberi tahukan kepada Rifky. Memang tidak seharusnya selama seharian mereka pergi berdua, namun karena setelah ini sampai hari H nya mereka tidak akan bertemu dan saling berkomunikasi, maka mereka berencana menghabiskan waktu hingga sore hari.


Setelah selesai makan, Rifky mengantar Aisyah pulang sebelum ia kembali ke hotel dan pulang besok pagi pagi sekali.


Karena tidak mungkin menginap di rumah Aisyah, sedangkan dirinya belum menjadi suami Aisyah, dan di tambah orang tua Aisyah juga belum kembali.


"Aku antar sampai depan pintu ya" Kata Rifky membukakan pintu untuk Aisyah.


"Makasih ya untuk hari ini, gih sana kembalu ke hotel, istirahat biar besok pagi fresh kembali. Kan besok pagi pulang kan?" Kata Aisyah.


"Iya makasih ya Wel, aku pamit dulu. Salam buat upin ipin kamu ya. Tuh mereka sudah ada di belakang jendela" Kata Rifky.


"Assallamualaikum "


"Wa'alaikum sallam warahmatullahi wabarokatuh"

__ADS_1


Akbar dan si kembar memang sudah ada di belakang, mereka saling melipat tangannya dan menepuk nepuk kaki nya di lantai.Tapi santai, Aisyah telah mengiapkan obat dari ngambeknya para adiknya itu.


__ADS_2