
Hari yang di tunggu Aisyah telah tiba, hari ini Rifky datang untuk melamar dirinya. Sejak subuh tadi, Aisyah sudah tak bisa menahan detak jantung nya, yang begitu cepat berdetak karena gugup.
"Astaghfirullah hal'adzim....... Astaghfirullah hal'adzim Ya Allah, jantungku... sejak semalam tak berhenti berdetak. Aduuhh " Gumam Aisyah.
Aisyah berbicara di depan cermin, berlatih agar tidak terlihat gugup. Namun tetap saja rasa gugup terus ada dalam dirinya.
"Bismillahirrohmanirrohim, semoga aja acaranya lancar. "Gumam Aisyah.
Tiba tiba pintu kamar Aisyah ada yang mengetuk.
Tok... tok... tok...
"Assallamualaikum "
"Wa'alaikum sallam, siapa? Masuk aja gak papa kok" Kata Aisyah.
"Hai Ais, cie yang mau lamaran"Kata Delia dan Clara bersamaan
"Kak Clara sama Delia kapan kesini? " Tanya Aisyah.
Yah biasa jika perempuan dan perempuan bertemu pasti heboh, Aisyah memeluk Clara dan Delia satu persatu.
"Cie cie yang mau lamaran. Mukanya merah amat neng? " Kata Clara.
"Kak Clara ih. Oh ya, kalian kapan nyampai? " Tanya Aisyah.
"Ya ini, baru sampai langsung menemui mu! Emm Jadi serius nih sama Kakak Rifky itu? " Goda Delina.
__ADS_1
Aisyah tersipu malu, dirinya di goda habis habisan oleh kedua saudara perempuannya itu.
"Kalau gitu, biar aku yang dandani kamu. Ok!. Delia siapin baju, aksesoris dan jilbab yang pas ya. "Kata Clara
"Siap Kak!!" Kata Delia.
Clara mulai merias wajah Aisyah yang sangat polos, karena dalam kesehariannya jarang menggunakan make up.
Step demi step, Clara merias kulit wajah Aisyah yang sangat lembut dan kenyal seperti pantat bayi itu pun selesai. Aisyah menjadi sangat cantik dan anggun menggunakan gamis berwarna biru muda dan jilbab warna putih.
Saat para gadis ini bercanda ria, Akbar mengedor gedor pintu kamar Aisyah dengan keras. Clara kesal dengan sikap Akbar itu, dan memarahinya.
"Bisa gak sih, ngetuknya pelan pelan. Sini juga denger kali, gak usah gedor gedor kek rentenir gitu deh" Kesal Clara seraya buka pintu.
"Heheheh ada Kak Clara to. Kak Ais kemana? Tuh rombongan kak Rifky udah datang" Kata Akbar.
"Haih, iya lah. Cepat ya bawa keluar kak Ais nya. Ngintip dikit boleh? " Tanya Akbar.
"Boleh, tapi satu intipan satu ini ya?! " Kata Clara dengan mengepalkan tangannya.
"Gak jadi deh, nanti aja juga pasti lihat hehehe, Assallamualaikum Kakak kakakku yang galak" Kata Akbar pergi
Karena jaman sudah modern, Ruchan mengadakan acara itu di rumahnya, bukan seperti pada jamannya yang lamaran dan tunangannya di adakan di pesantren dan banyak saksi dari santri dan santriwati.
Rombongan Rifky sudah duduk di ruang tamu yang tempatnya di buat lesehan agar nyaman saat mereka berbicara.
Nampak cahaya kebahagiaan di wajah Rifky saat itu, ia duduk di antara Kakak dan Adik dari Bundhanya. Rifky sangat bahagia mengobrol dengan Farhan saat itu.
__ADS_1
Keluarlah Aisyah yang di tuntun oleh Clara dan Delia, Aisyah tertunduk, namun kecantikannya tak dapat di sembunyikan dari pandangan Rifky. Rifky tercengan melihat betapa cantiknya calon istrinya itu. Selama seminggu tak mendengar suara Aisyah, tak menyapa Aisyah bahkan tak melihat wajah Aisyah.
"Ehem, Rifky?? "Tanya Ruchan memecah kebengongan Rifky karena menatap Aisyah.
"Iya Bi? " Kata Rifky.
"Pandanganmu bisa di kontrol gak? Kalian belum muhrim, menatap boleh tapi jangan lama lama. Itu masih tercatat menjadi dosa ku" Kata Ruchan.
"Heheh iya Bi. Maaf! " Kata Rifky cengar cengir sendiri.
Semua orang tertawa melihat tingkah Rifky yang sebenarnya juga sangat gugup. Bahkan lebih gugup dari Aisyah.
Acara pun di mulai. Tak butuh waktu lama, acara lamarannya sukses, lancar tak ada halangan apapun. Aisyah juga menerima lamaran itu.
Ketika semua tengah asyik ngobrol dan makan, Rifky terus saja mengkode Aisyah untuk menemuinya di taman depan rumah.
"Sstt Wel, Bawel!! Sini. Ketaman, Taman ya"Bisik Rifky menunjuk ke arah luar.
Aisyah mengerti dengan apa yang di katakan Rifky, ia pun mengiyakan dan pamit kepada Mamanya akan keluar menemui Rifky terlebih dahulu.
🍃🍃🍃🍃🍃
Assallamualaikum
Hai Kakak kakak sahabat Aisyah. Maaf ya baru bisa up, di karenakan author dan anak sedang sakit. *** sendiri kan mahmud di sini atau kakak kakak yang masih memiliki balita, rewelnya anak demam? Mohon bersabar yaa.... Jadi khusus hari ini up nya gak banyak ya, tapi author usahain sore ini up lagi.
Wassallamualaikum
__ADS_1