Gambaran Hati

Gambaran Hati
Malam Itu.


__ADS_3

"Segitu enaknya badan gue? Sampai lo belum juga nglepasin pelukan lo?" Tanya Clara.


"Idih" Kata Keny mendorong Clara keluar.


"Cepat lo keluar! Gue ogah nganterin lo pulang!" Kata Clara.


"Sakit lo!" Kata Keny keluar dari mobil dan mencegat taxi yang kebetulan melewati jalan itu.


"Cewek gila!!" Teriak Keny dalam taxi itu.


"Cowok mesum lo, udah enak peluk badan gue, gak ada terima kasihnya sama sekali. Hufft harus mandi kembang tujuh rupa ini" Kata Clara.


Clara masuk ke mobil dan kembali ke pesantren, karena malam ini Clara juga tidur di pesantren putri. Rumah Aisyah tidak cukuo menampung orang banyak malam ini.


Malam semakin larut, Ruchan menyuruh Rifky untuk menyusul Aisyah tidur. Aisyah sudah lebih duluan ke kamar, karena katanya ada tugas kampus yang harus di selesaikan dulu.


"Bro, sana tidur dulu. Masa iya pengantin begadang. Kan gak lucu" Goda Ruchan.


"Tapi Bi, Rifky masih kuat kok nemenin kalian semua begadang" Kata Rifky gugup.


"Kasihan Aisyah lah, masa iya pengantin baru di tinggal begadang? Harusnya sedang bercanda ria gitu" Goda Arifin.


"Ku kasih tiket bulan madu kemana kalian mau besok, tenang aja sama kita. Gak usah malu seperti itu, kita semua pernah mengalami malam pertama kok. Kecuali Farhan" Kata Sandy menunjuk Farhan.


"Terooosss" Kesal Farhan.

__ADS_1


"Tapi hati hati saat nyentuh Aisyah ya, dia galak banget. Kalau udah keluar tanduknya. Emmm....." Kata Ruchan.


"Dah sana tidur, masuk gih! Jangan lupa berdoa dulu" Kata Sandy.


Raut wajah Rifky memerah karena malu dijadikan bahan godaan dari Mertua dan yang lainnya. Rifky pun pamit masuk ke kamar untuk tidur.


"Kalau gitu, Rifky pamit dulu ya Bi, Om Sandy, Pak Lhek Arifin dan Ustad Farhan. Assallamualaikum" Pamit Rifky.


"Waalaikum sallam".


"Gak nyangka ya Han, anak anak kamu udah besar, si Ais kecil udah nikah aja. Sayangnya aku gak melihat pertumbuhannya" Kata Arifin.


"Kamu datang aja aku dah seneng kok Pin. Suatu kehormatan, sayang juga anak dan istrimu gak datang Pin" Kata Ruchan.


"Mereka sedang ada liburan di Hongkong. Udah sejak dua hari lalu pergi, akhirnya gak sempet mau ikut. Maaf ya" Kata Arifin.


"Cewek Mas. Dia baru kelas 2 SMA kalau setara di Indonesia" Jawab Arifin.


"Bisa dong jadi besan?" Tanya Sandy.


"Kosek, kosek, kosek. Semua ngobrolin anak. Lha aku mau ngobrolin apa?" Sambung Farhan.


"Siapa suruh jomblo, tuh anak barumu. Siapa namanya? Emmm Diaz, kamu bisa kan ceritain dia, jangan cuma mau sama emaknya aja" Goda Sandy.


Gelak tawa bapak bapak ganteng itu sampai terdengar dari kamar Aisyah dan Rifky. Leah pun juga sudah tertidur karena kecapekan hari itu juga. Tiga kurcaci Aisyah juga sudah tertidur pulas.

__ADS_1


-----------


Di kamar Aisyah.


"Assallamualaikum" Rifky masuk ke dalam kamar Aisyah.


"Waalaikum sallam, emm Kak Rifky.. Emm udah mau tidur?" Tanya Aisyah gugup.


"Belum sih, aku mandi dulu aja kali ya. Biar fres, eh maksud aku biar seger karena lengket dari mandi pagi tadu belum mandi" Kata Rifky.


"Mau Aisyah siapin air hangatnya? Sebenarnya sowernya normal sih, tapi......" Kata Aisyah.


"Emm enggak sayang, aku langsung mandi air dingin aja. Kalau kedinginan kan ada kamu yang siap meluk aku. Muachh " Goda Rifky.


Aisyah terkejut dengan sikap Rifky, ia menjadi sangat gugup, bahkan tangannya sampai bergetar saat menyentuh Keyboard.


Next eps ena ena nya ya gaes...


Author juga mau up Cerita Cinta Dalam Doa juga, karena novel baru jadi lama up nya.


Pastinya sama Cerita dari Kakak juga.


Biar mata gak ke Aisyah dan Rifky, jadi kita beralih ke action nya Kania menjemput sang pangerannya.......


Jangan bosen bosen ya...

__ADS_1


Terimakasih😘


__ADS_2