
"Kak, hari ini Airy sama Raihan harus pulang ya, cuacanya udah berubah disini. Kasihan mereka, belum kuat kalau menghadapi cuaca ekstrim gini!" Kata Leah.
"Iya, kasihan. Kita juga sudah siapkan tiket pulang.Maaf ya gak bisa lama-lama disini" Kata Bundha Ratna.
"Iya gak papa kok Ma, Bund. Paling gak lama lagi juga Aisyah udah bisa kumpul sama kalian semua. Sebentar lagi kan kelulusan, dan bekerja sementara disini dulu" Kata Aisyah.
"Wah seru dong bisa kumpul lagi!" Kata Ruchan.
"Yaudah, kita antar kalian nanti ya, ini Aisyah dan Clara udah masak untuk kalian" Ajak Rifky.
"Bukannya tadi Kak Rifky nyuruh Bona sama Akbar beli sarapan ya? " Kata Keny.
"Hahah mereka gak bakal nemu lah, biarin aja. Aku lihat mereka juga semakin akrab akhir-akhir ini. Biar Bona merasa ada laki-laki yang mau berteman dengannya" Kata Aisyah.
"Abi lapar!!" Kata Ruchan.
"Ayolah Bi, sini Rifky temani." Ajak Rifky.
Airy dan Raihan pun di ajak main oleh Aisyah terlebih dahulu, mumpung dua bayi itu masih ada di Korea, Aisyah ingin bermain dengan mereka sepuas-puasnya.
__ADS_1
Begitu pun dengan Clara, yang hari ini juga akan pulang ke Jepang.
Pagi menjelang siang itu, Yoona belum juga nampak batang hidunganya, mungkin dia sedang butuh waktu menyendiri dulu. Ia, siapa yang tidak sakit hati jika cintanya bertepuk sebelah tangan. Baru saja merasakan jatuh cinta lagi setelah sekian lama, namun cinta yang belum berlayar itu sudah kandas duluan.
Bona masih bingung dengan Akbar, sedari tadi banyak resto yang sudah buka, namun semuanya tak menyediakan apa yang Aisyah inginkan "bubur ayam".
"Emm Abang! Apa yang kamu cari, sedari tadi kita berjalan terus, aku udah gak kuat. Kakiku sakit" Kata Bona.
"Aku mencari pesanan Kakakku" Jawab Akbar clingak-clinguk.
"Apa itu?" Tanya Bona.
"Bubur ayam!"Jawab Akbar.
"Apa!! Gak ada??" Tanya Akbar kesal.
Bona mengangguk menahan tawa melihat ekspresi kagetnya Akbar yang lucu itu.
"Kamu kenapa tertawa, dan kenapa gak bilang dari tadi? Hufft payah ahhh" Tanya Akbar.
__ADS_1
"Karena Abang juga gak tanya dari tadi. Aku sudah lapar sekali, ayo kita cari makan dulu. Aku tau menu halal di sekitar sini" Ajak Bona.
"Contohnya apa?" Tanya Akbar.
"Banyak, ada soto. Ada iga, ada bakso, ada nasi goreng, mie goreng. Pokoknya banyak deh. Pemiliknya juga orang Indonesia loh" Kata Bona.
"Wah mantap tuh, Gas!!!" Kata Akbar menarik tangan Bona.
Bona langsung menepisnya, Akbar reflek menarik tangan Bona, karena biasanya yang ia tarik mengenakan lengan panjang, sedangkan Bona mengenakan lengan tanggung.
"Ih, gak boleh tau sentuhan. Kata Ica, nanti Abang akan dosa. Aku gak mau buat Abang dosa" Kata Bona.
"Maaf ya, biasanya Niki selalu menggunakan lengan panjang ketika jalan bersamaku" Kata Akbar.
"Tidak apa-apa kok, ayuk ah. Aku keburu gak tahan lapernya" Kata Bona.
Mereka pun masuk di resto yang di sarankan oleh Bona. Kali ini Akbar dan Bona memesan banyak sekali makanan, karena mereka sudah berjalan sangat jauh. Tapi buat pelajaran kita, jangan kita makan secara berlebihan ya, secara biologis memang tak baik bagi pencernaan. Secara keyakinan, itu sama saja dengan sifat serakah. Jadi gak boleh yaa....
Disisi lain, Leah,Ruchan,Bundha Ratna dan si kembar pulang terlebih dahulu. Karena Clara masih menunggu Akbar yang tak kunjung pulang juga. Rifky pun juga sudah memperingatkan Clara agar ia pulang ke Jepang terlebih dahulu.
__ADS_1
"Assallamualaikum Airy, Raihan!! Ami dan Bubu sayang kalian, hati-hati di jalan ya. Kabari kalau sudah sampai. Kalau bisa video call ya." Kata Aisyah sambil menciumi Airy dan Raihan.
Begitupun dengan Rifky, setelah semua berpamitan, Rucah dan semuanya telah masuk. Dan Aisyah juga harus siap-siap kerumah sakit. Dan kali ini, Rifky mengajak Keny ke resto, agar tak berduaan dengan Clara. Karena mereka berpacaran sudah mulai nakal.