
Malam itu, Clara tidur bersama Aisyah, sedangkan mala, sejak siang tadi berada di pesantren. Rifky tidur di kamar tamu sendiri dan sudah terlelap.
Di kamar, Aisyah masoh saja lenasaran dengan hubungan masa lalu Clara dengan Rifky yang katanya begitu dekat.
"Gimana nanya ya, aku takut kalau Kaka Ckara tersinggung, dan takutnya kalau benar mereka punya masa lalu, aku gak enak sama Kak Clara. Tapi aku penasaran banget.. Ya Allah bantulah aku, Bismillahirrohmanirrohim " Batin Aisyah.
"Kamu kenapa sih? Tidur itu merem, badanya anteng, tangan juga gak kayak gini. Ada apa sih? " Tanya Clara.
"Kak, Aisyah boleh nanya gak? " Tanya Aisyah.
"Tentang waktu SMP Kakak sama Rifky dulu kah? Kamu beneran cemburu Dek? " Kata Clara.
"Gak cemburu kok Kak, cuma heran aja. Bagaimana ceritanya, kalian itu bisa satu sekolah. Sedangkan tempat tinggal kalian jauh di timur dan jauh di barat sana? " Tanya Aisyah.
"Owalah. Jadi gini, waktu SMP dulu, kita sama sama sekolah di Jakarta, Rfiky itu murid pindahan dari jawa, tapi nuuuakalnya minta ampun. Pertama kali kenal, waktu itu aku kelas 1, dan dia kelas 3. Biasa hari senin kan upacara? Kebetulan dasi aku gak kebawa, dan dia telat. Kami di hukum bareng bareng, gak kita berdua sih, masih banyak murid lain juga" Jelas Clara.
"Gitu ya? Terus mulai kenalnya gitu? " Tanya Aisyah.
__ADS_1
"Itu belum. Malah kenalnya karena kamu Dek. Saat itu, dia mendekatiku kan? dia ngasih foto gitu. Kamu tau foto siapa? " Kata Clara.
"Siapa? " Tanya Aisyah.
"Fotomu lho hahahah, waktu itu tanpa jilbab, kita lagi berenang bareng, dan si Kabir. Dia gak pakai celana kelihatan burungnya. Masih ingat gak hahaha" Kata Clara tertawa.
"Oh, yang liburan sekolah kita ke bandung itu? Itu aku kelas 5 SD kan? Siapa yang foto, kok Aisyah gak di kasih tau? " Tanya Aisyah.
"Yang foto Papaku hahah, banyak banget foto konyol kita dek. Papa sering mengabadikan moment lucu lucu kita saat kecil" Kata Clara.
"Aisyah pengen lihat dong, di mana albumnya? " Tanya Aisyah.
"Asikk, eh Kak lanjut yang tadi dong. Terus Kak Rifky bilang apa apa gak tentang foto Ais itu? Ah malu "Kata Aisyah penasaran.
"Dia tanya dulu, itu foto milikku apa tidak. Aku jawab iya. Sebelum pergi, dia memperkenalkan dirinya, dan bertanya tentang gadis mungil yang rambutnya panjang itu. Aku fikir itu pasti kamu dong, kan waktu itu, hanya rambutmu yang panjang" Kata Clara.
"Terus? " Kata Aisyah.
__ADS_1
"Terus Rifky bilang gini -Dia cantik, boleh gak dia jadi istriku nanti? - .Gitu Dek, dan saat aku beri tau namamu, setiap sampul bukunya ada nama kamu lho Dek, lucunya . Padahal kalian belum saling bertemu saat itu, pasti Rifky pun sampai sekarang masih belum tau kalau gadis mungil yang dulu ia dambakan adalah kamu Dek " Kata Clara.
"Masa sih? mustahil lah kak, Kita belum pernah ketemu masa iya Kak Rifky kek gitu. Wacana Kakak aja nih" Kata Aisyah tak percaya.
"Ck, acara gak percaya lagi. Gini aja deh, sebelum dia pulang besok, kita tanyain foto kamu waktu kecil, ya umur umur kelas 4-6 SD an gitu, gimana? " Tanya Clara.
"Ah gak mau ah, sejak Aisyah pakai hijab, semua foto yang gak berhijab sudah Aisyah simpan, kan belum muhrim, malu Aisyah kak" Kata Aisyah.
"Hufft, ya udah deh. Kamu tanya setelah nikah ma dia aja. Eh tapi dia memang cocok sih buat kamu. Aslinya dia itu baik banget, berbakti sama ibunya. Walaupun dulu sangat nakal, tapi tetap hormat sama ibunya. Dia juga menghormati perempuan lho dek, nakalnya dia hanya bandel bandel gitu, kayak sering main, susah di atur. Suka ngerjain orang gitu, Salut deh sama tuh anak" Kata Clara mengagumi Rifky.
"Kakak gak pernah ada rasa gitu sama dia? " Tanya Aisyah.
"Pertanyaan apa itu? Kita sebatas teman nakal aja adekku sayang, dan memang benar benar aku gak ada rasa sama dia. Kamu mau bukti apa agar percaya? Aku buktikan wes " Kata Clara yakin.
"Aisyah gak butuh bukti kok kak, Aisyah cuma takut aja. Jika Kakak pernah ada rasa dengan Kak Rifky, takut Aisyah menyakiti hati Kakak. Persaudaraan lebih penting kak dari pada orang lain" Kata Aisyah.
"Tidur gih, bucinmu itu belum sembuh!! Malam" Kata Clara menarik selimutnya.
__ADS_1
Clara yakin dengan hatinya, memang selama ini tak pernah ada rasa antara mereka berdua. Aisyah pasti di landa kegelisahan karena ia akan segera menikah dengan Rifky. Hmmm cobaan orang mau nikah ya gitu.