Gambaran Hati

Gambaran Hati
Bertemu Teman Rifky


__ADS_3

Aisyah dan Rifky masuk menemui dan mengucapkan selamat untuk Mala, Mala terus saja menggoda Aisyah tentang suatu aaat nanti pasti Rifky dan Aisyah akan memiliki anak juga.


Dan itu membuat Mala tak sabar menunggu mereka berdua menikah.


Aisyah menghubungi orang tuannya, kemungkinan nanti malam mereka baru sampai ke rumah sakit. Mereka juga sangat terburu buru ingin melihat bayi Mala.


Well, bayi itu tak berdosa gaes. Benar, ia lahir tanpa dalam ikatan pernikahan. Namun yang namanya bayi itu suci, yang menajadikan dosa itu hanyalah perbuatan orang tuannya di masa lalu. Mala sangat beruntung bisa hidup di lingkungan tempat Aisyah tinggal.


Di kelilingi oleh orang orang yang memandang kehamilannya tidak buruk, bisa menerima Mala dengn ikhlas. Malah memperlakukan Mala dengan istimewa.


Di tambah lagi, Mala mendapat calon suami yang sangat baik, walaupun usia mereka sangat jauh. Farhan dan orang tua Aisyah bisa menerima anak itu. Lalu, bagaimana dengan ayah kandungnya? Bagaimana dengan orang tua Mala? Mereka malah membuang Mala dan anaknha jauh jauh dari kehidupan mereka.


Rifky dan Aisyah pamit untuk keluar, karena memang mereka sudah ada janji dengan teman teman Rifky untuk bertemu di salah satu cafe di sekitar rumah sakit itu.


"Mala cepat pulih ya, dedek kecil juga bisa main sama kakak kakak usil nanti di rumah. Ada kak Akbar, Kak Kembar dan juga Kak Ilham di sana" Kata Aisyah mengelus elus kening anak Mala.


"Kakak? Haruse yo Om Tante kan? " Tanya Farhan.


"Setatus Mala sebentar lagi kan jadi Bu Lheknya Aisyah. Ya otomatis anak Mala manggil kita Kakak dong. wekkk" Kata Aisyah.


"Ica ah!! " Kata Mala malu.


"Ya udah kita pamit dulu ya, Assallamualaikum" Pamit Rifky.


"Pacaran aja! Awas belum muhrim! .Wa'alaikum sallam. Hati hati yoo" Kata Farhan.

__ADS_1


Di mobil, Aisyah terus saja memandangi foto dirinya bersama anak Mala, sesekali Rifky melirik Aisyah dengan penuh harap, setelah menikah mereka akan memiliki anak sendiri juga.


"Ganteng ya anaknya Mala, hidungnya mancung. Gak kayak yang dj samping aku ini. Kecil nylekuntis" Goda Rifky.


"Ngejek nih? Tapi lucu ya anaknya Mala. Tuh si bapak kandungnya pasti nyesel udah buang anak ini. Geram deh! "Kata Aisyah.


"Dia gak pantas di sebut bapak Wel. Kita doakan aja dia segera kena karma. Kasihan Mala, masa depannya hancur gara gara laki laki brengsek kek dia" "Kata Rifky.


Mereka pun sampai di tempat Rifky dan teman temannya janjian. Aisyah sangat gugup, takut jika ia akan mempermalukan Rifky di depan teman temannya. Karena setahu Aisyah, teman Rifky adalah orang orang terpandang semua.


"Wel, ayo! " Ajak Rfiky.


"Aku di mobil aja ya? " Kata Aisyah.


Aisyah pun menurut perkataan Rifky dan masuk ke cafe itu. Di sana sudah ada beberapa teman temannya yang mungkin juga membawa pasangan mereka, total ada 5 orang. 2 orang laki laki dan 3 orang perempuan.


Dan terlihat semua perempuan yang di meja sana berpakaian sangat sexy. Laki lakinya semua berpakaian santai namun terus yang membuat Aisyah tak nyaman ialah pandangan mereka kepada dirinya.


"Weh, dah sampai lu Rif? Lama banget sih lu! " Kata salah satu laki laki itu.


"Sory, barusan ada darurat. Saudara calon istri gue ada yang mau lahiran" Jawab Rifky menyiapkan tempat duduk Aisyah.


"Eh Rif, dia calon lu. Kenalin dong ke kita!! " Kata laki laki di samping Rifky.


"Oh kenalin, dia calon istri gue, gak hanya istri. Tapi penyemangat hidup gue. Namanya Aisyah. Dan Aisyah kenalin semua sahabat aku. Ini Aldo, Roni, dan cewek ini, Santi. Dan kedua cewek yang di sana kemungkinan pasangan dari Aldo dan Roni. " Kata Rifky.

__ADS_1


"Assallamualaikum "


"Wahh, langka ini. Wa'alaikum sallam" Jawab Aldo.


"Selera lo yang berhijab kek gini Ky? Cepat amat pindah haluannya? Dulu aja lu lengket ma gue! " Kata Santi.


"Gue gak anggap Aisyah selera gue sih, cuma gue anggap dia perlu gue perjuangin. Karena gue emang cinta sama dia" Kata Rifky.


"Hahahha sejak kapan lu jadi bucin gini? " Kata Roni.


"Bukan bucin sih, tapi emang gue udah nemuin seseorang untuk melabuhkan hati gue. Dan 12 hari lagi gue mau nikah sama dia. Doain yaa" Kata Rifky.


"Apa!! Nikah? Lo serius? "Tanya Santi kaget.


"Wuuihh mantap ini, selamat ya bro" Kata Aldo dan Roni.


"Iya lah, gue mau nikah sama Aisyah. Gue kan dah bilang ke elu 2 tahun sebelumnya. Saat gue bertemu cewek yang benar benar merubah hidup gue, gue akan buat cewek itu menjadi ratu di kehidupan gue, lu ingat kan?" Kata Rifky.


"Terus? Lu anggap gue apa? "Tanya Santi marah dan pergi dari tempat itu.


Aisyah merasa tak enak hati dengan Santi, ia merasa jika Santi menyukai Rifky, namun Rifky tidak menyadari itu. Aisyah berusaha menarik baju Rifky untuk memberi tanda jika ia harus mengejar Rifky.


Rifky hanya menggelengkan kepala dan menulis pesan dan di kirimkan ke ponsel Aisyah.


"Dia suka sama aku, tapi aku enggak. Yang ku cintai hanya Bawelku sekarang, nanti dan sampai Allah memisahkan kita. Kamu tenang aja, jika dia berulah. Cukup kamu percaya sama cintaku saja ya. "

__ADS_1


__ADS_2