Gambaran Hati

Gambaran Hati
Ungkapan Hati 2


__ADS_3

"Hahha itu pager ayunya cepat suruh nyusul itu, sama pembawa acaranya. Gak usah lama lama lagi, biar cepat sah!! Hahaha " Teriak salah satu tamu.


Semua orang tertawa.


Tiba saatnya semua keluarga mengungkapkan isi hati mereka masing masing.


"Assallamualaikum. Aisyah, anak Abi. Kesayangan Abi, hari ini selesai sudah kwajiban Abi menanggung semua dosa dan akhlak baikmu. Kini engaku telah menjadi istri dari orang lain. Abi rasa ini terlalu cepat untuk Abi. Kamu anak Abi paling galak, paling menyebalkan, susah di atur. Semoga nak Rifky sabar ya menghadapimu" Goda Ruchan, walau begitu dalam hatinya masih belum rela anak permpuannya pergi darinya.


"Abi ini " Batin Aisyah.


"Aisyah, Mama turut bahagia untukmu ya nak. Tak ada kata terindah yang terucap. Tapi doa Mama selalu mengiringi setiap langkahmu. Rifky, tolong jaga putri kesayangan kami ya, dia memang agak sedikit galak, tapi dia akan lebih lembut jika saat bersamamu kok" Goda Leah.


"Lagi lagi mereka tak lagi menginginkanku" Batin Aisyah kesal.


Ungkapan hati ini semakin seru saja,semua mengerjai emosi Aisyah hingga ia kesal dan memasang wajah datar.


"Kakak !!" Tiba tiba suara Syakir terdengar di balik mic tersebut.

__ADS_1


"Kak Ais, selamat untukmu ya. Tapi jujur, mulai hari ini, aku tidak lagi sarapan istimewa dari kak Ais lagi, tak ada yang menyiapkan bekal untukku lagi. Tak ada yang menegur kami di meja makan ketika bercanda.Tak ada lagi yang memeluk kami ketika kami melakukan salah, yang pasti tak ada yang mentraktirku Nasi Goreng sepesial lagi" Kata kata Syakir membuat hati Aisyah tersentuh.


Lalu Kabir dan Akbar juga ikut naik kepanggung. Mereka bertiga kini berdiri sejajar di panggung untuk mengungkapakan hati mereka masing masing.


"Kak, aku Kabir Al Jazeera, aku paling tertindas di sini" Kata kata Kabir membuat semua orang tertawa.


"Tapi hanya kaulah yang selalu sayang padaku. Masakanmu yang enak, kue bolu buatanmu itu, membuatku belum rela untuk melepasmu pergi bersama suamimu.Dan mungkin dari hari ini juga, kita akan mulai merindukan tandukmu saat keluar. Kak Ais, terimakasih telah membuatku menjadi adik yang sangat betuntung di dunia ini. Aku sayang padamu. Semoga pernikahan kakak langgeng, sakinah, mawaddah dan warohmah hingga ke jannah" Air mata Kabir menetes saat itu.


"Kak! Kak Singaku, selamat ya. Teringat saat kakak melindungiku dari teman maupun orang yang bilang aku hanyalah anak dan adik angkat. Kau merentangkan tanganmu seperti ini, dan bilang sangat keras dan jelas "Dia adikku!! adik kandungku! jika ada yang bilang dia adik angkatku! Kalian akan menerima kepalan tanganku ini!!" Kau masih ingat itu Kak?" Tanya Akbar yang mulai berair matanya.


"Kita bak anak kembar bukan? Tak ada rahasia di antara kita. Aku akan merindukanmu Kak, kau Kakak terbaik yang ku miliki, walaupun Kak Clara juga adalah kakak terbaikku juga. Tapi kau istimewa untukku. Terima kasih Abi, Mama. Kalian berdua memberiku seorang Kakak yang paling the best" Kata Akbar.


"Bukan Abang aja, tapi kita semua. Adik adikmu, dari Seto dan Delia juga" Kata kabir menunjuk Delia dan Seto.


Sekarang giliran Ilham yang naik ke panggung ungkapan hati.


"Assallamualaikum Adik Singaku, akhirnya kau benar benar mendahuluiku. Aku ikut bahagia denganmu. Mungkin kita tak terlalu dekat seperti kau dekat dengan adik adik kita. Tapi aku juga menyayangimu seperti kurcaci kurcaci kita itu menyayangimu. Jangan lupa pada Mas mu ini ya, ingatkan? kita masih ada hal yang perlu di bahas? Semoga sakinah, mawaddah, warohmah Amin. Wassallamualaikum" Kata Ilham.

__ADS_1


Di samping itu, Clara sudah menyiapkan mic nya sendiri untuk mengungkapkan isi hatinya untuk Aisyah dan Rifky. Karena hari itu juga Clara akan bilang ke Rifky jika gadis kecil yang dulu ia taksir adalah Aisyah.


"Assallamualaikum semua, Aisyah adikku. Hari ini aku gak akan lebay seperti adik adikmu itu. Kalian tak sayang padaku, tega pasangin aku sama cowok ini!" Kata Clara menunjuk Keny.


"Hah? Aku?" Tanya Keny menutupi wajahnya dengan kertas.


"Dasar cewek nyebelin, kau menurunkan pasaranku!!" Bisik Keny.


"Bodo amat!! Oh ya Rifky, Kakak kelasku, aku punya hadiah khusu untukmu" Kata Clara.


"Hadiah khusus apa nak?" Teriak Sandy.


"Kabir!! Layar nya!" Teriak Clara.


Kabir pun menyiapkan layar putih dan menyalakan sesuatu, dan muncullah foto foto masa kecil Putra dan putri Pesantren itu. Fotografer by. Sandy.


"Foto itu?" Kata Aisyah dan Rifky bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2