
Sejak Rifky pulang ke tanang air. Aisyah menghabaiskan waktu hampir satu minggu berlibur ke Jepang. Yang sebelumnya ia sangat gelisah karena terus terbayang bayang Rifky. Kini ia menjalani liburannya dengan bahagia.
Tepat di hari ke tujuh, Aisyah dan saudara saudaranya pulang ke Jogja. Jadwal yang mereka agenda kan tak sesaui dengan yang mereka rencanakan. Di karenakan Pak Kyai (Ikhsan), Ayah Ilham masuk rumah sakit. Mereka pun bergegas pulang.
Di Jogja.
Aisyah,Akbar dan Delia sampai di pesantren. Namun Ilham langsung menuju ke rumah sakit dimana Kyai di rawat. Ia tak memikirkan capeknya di perjalanan langsung menuju ke rumah sakit.
"Assallamualaikum "
"Wa'alaikum sallam, loh Mas Ilham gak ikut kalian pulang? " Tanya Leah.
"Katanya langsung ke rumah sakit. Tuh barang barangnya aja Abang yang bawa. Gih sana bawa ke rumah Pak Dhe" Kata Aisyah.
"Abang ke pesantren dulu ya Ma, Assallamualaikum " Kata Akbar berpamitan kepada Leah.
"Wa'alaikum sallam, ayo masuk" Ajak Leah.
Delia dan Aisyah langsung ke kamar, Aisyah ingin istirahat sebentar dan akan menyusul Ilham nanti ketika capeknya mereda.
Syakir dan Sena sudah ada di rumah sakit, sedangkan Kabir dan Ruchan sedang da jadwal bersama Farhan ke luar kota.
"Syah, kamu mau kuliah dimana nih? Aku tetap mau di Jakarta sesuai dengan yang Tante Leah usulkan" Kata Delia.
"Gak tau Del, aku masih bingung" Kata Aiayah terlihat sangat lesu.
__ADS_1
"Apa kamu ada rencana lain? Kalau gak, gimana kalau kamu temenin aku di Jakarta. Kita sama sama urus usaha keluarga kita yang di sana? " Ajak Delia.
"Aku gak tertarik dengan itu Del, hufft bingung aku. Aku mau istirahat dulu ah. Nanti sore kita ke rumah sakit jenguk Pak Dhe" Kata Aisyah yang mulai memejamkan matannya.
Aisyah dan Delia tertidur cukup lama, hingga sholat dzuhur pun mereka tinggalkan. Notifikasi pesan masuk dari Rifky pun berbunyi.
"Assallamualaikum bidadari ku,selamat sore. Aku dengar, kamu udah kembali ke Jogja ya? "
"Sore? " Kata Aisyah heran.
Ia segera memeriksa jam di hp nya.
"Astaghfirullah hal'adzim, aku ninggalin sholat lagi. Ya Allah, Astaghfirullah hal'adzim "Aisyah terus saja beristighfar dan membangunkan Delia untuk sholat qodho' dzuhur dan asyar.
Setelah mandi dan sholat, Aisyah dan Delia pun makana terlebih dahulu, setelah itu berangkat menggunakan motor milik Leah.
"Kok bisa sih kita telat bangun gini? Gak kamu alarm kah? " Tanya Aisyah kesal.
"Maaf, aku lihat kamu tidur tadi. Aku jadi ikut ngantuk, gak sempet buat set alarm" Kata Delia.
"Untung aja Kak Rifky mengirim pesan untukku. Eh aku belum balas pesannya" Kata Aisyah.
"Dasar bucin. Ya udah, aku di depan aja. Kamu balas dulu dari mamas itu. Ntar gantian tapi ya, kamu pulangnya di depan" Kata Delia.
"Iya iya" Kata Aisyah.
__ADS_1
"*Wa'alaikum sallam, maaf kak. Baru aku jawab, iya aku udah pulang Jogja tadi pagi. Kenapa? "Jawab Aisyah
"Ah gak papa, mau tanya aja. Beberapa hari ini gak ada kabar dari kamu, aku miss" Kata Rifky.
"Astaghfirulloh hal'adzim, jangan gitu ah. Dosa tau"Kata Aisyah.
"Gak papa dong, aku benar benar mencintaimu lho syah"Kata Rifky.
"Bilang ke Abi dan Mamaku, jangan bilang ke aku. " Kata Aisyah keceplosan.
"Udah siap dilamar nih๐ฑ๐ป?? Tanya Rifky semangat
"Astaghfirullah hal'adzim, ๐" Aisyah Istighfar
"Kok istighfar? Aku setan kah? ๐" Tanya Rifky.
" Enggak kok, tapi aku salah tadi nyuruh Kakak buat bilang ke Abi dan Mama. Maaf ya, hanya bercanda"๐ Jawab Aisyah.
"Tapi aku serius dengan cintaku๐" Kata Rifky.
"Nanti lagi ya, Aku lagi di perjalanan mau jenguk Pak Dhe aku yang sakit. Assallamualaikum " Kata Aisyah.
"Yahhh, Wa'alaikum sallam" Jawab Rifky*.
Aisyah kesal dirinya sendiri, ia tak ingin menolak kehadiran Rifky, namun juga tak ingin memberinya harapan palsu untuknya. Menikah bukanlah perkara mudah, Aisyah masih harus berfikir bagaimana dengan cita cita dan masa depannya nanti.
__ADS_1