
Malam ini semua berkumpul di ruang keluarga, semua bersuka cita, bercerita kesana kesini. Mala dan bayinya sudah kembali ke pesantren.
"Kalian besok sekolah kan?" Tanya Ruchan.
"Libur sehari lagi ya Bi?" Kata Akbar
"Hooh Bi, sehari lagi ya, masih capek nih" Sambung Kabir.
"Mana ada, ini udah malam!! Buruan tidur!" Kata Sandy
"Pa, bentar lagi ya, masih pengen ngobrol sama Kak Ais" Pinta Akbar.
"Kak Ais kan masih di sini. Di gak akan kemana mana kok, besok juga masih ketemu" Kata Sandy memaksa Akbar dan Si Kembar untuk tidur.
Karena semua bertiga bandel, Sandy dan Farhan membawa mereka paksa masuk ke kamarnya masing masing.
"Huh huh huh, Mas Sandy enak bawa si Abang sama Syakir enteng. Lha aku bawa Kabir udah kayak benteng beras 1 karung. Anak kamu kenapa bisa buntel kek gitu sih Han?" Tanya Farhan Sambil terengah engah.
__ADS_1
"Buntelan, seperti itu yang sering bombong dia makan siapa? Kamu to?" Kata Ruchan.
"Lagian kamu juga udah jadi bapak kan Han? Beli satu geratis satu hahahha" Kata Sandy tertawa.
"Kalian udah gak sayang sama aku, aku ngambek" Kata Farhan mempalingkan wajahnya.
"Pantes aja sampai sejarang jomblo, lha wong ngambekan kok" Kata Arifin.
Tawa para senior itu terdengar sangat keras, Rifky hanya ikut tersenyum berada di antara mereka. karena ia sedang di tinggalkan oleh Aisyah yang membantu Leah dan Vina di dapur.
Delia, Ilham dan Seto juga sudah kembali ke pesantren. Kali ini mereka menginap ke pesentren dan akan kembali siang hari besok. Tidak usah bertanya diamana Clara, ia sedang pergi keluar di temani Keny. Katanya Clara ingin melihat dunia malam Jogja bersama Keny, karena hanya dia yang mau menemaninya.
"Ya keliking lah!" Jawab Clara.
"Ini udah malam cantikkk. Mau kemana lagi? Masih ada hari esok. Gue ngantuk!" Kesal Keny.
"Eh, lo udah buat gue hari ini jadi bulan bulanan adik adik gue. Sekarang lo harus tanggung jawab buat ngibur hati gue yang hampa ini" Kata Clara.
__ADS_1
"Woy, siapa suruh lo jomblo. Sono cari pacar, gak usah ganggu gue ah" Kesal keny.
"Emang cari pacar itu gampang, kayak cari sampah di tumpukan sampah gitu? Cepat hibur gue" Kata Clara.
"Emang Mantan? Terus cara gue menghibur gue tuh gimana hah? Pakai bandana kucing? Sarung tangan kucing dan berpose imut menggoda gitu kek hentai?" Tanya Keny yang sudah sangat kesal.
"Idih, bener bener ya. Lo tu mesum, amit amit!" Kata Clara dengan wajah yang menyebalkan.
"Eh kalau gue mesum kenapa? Wajarlah gue cowok. Jika gue nafsu tanda nya gue normal. Bagus lo jangan deket deket gue, kalau gue kesal, bisa habis lo gue makan!" Kata Keny.
"Bodo amat, gue yakin lo lepas perjaka juga pakai sabun sama tangan kanan" Kata Clara nge gas.
"Wah parah nih cewek, lu sakit ya? Gue yakin kalau lo itu pengacara gadungan, yakin gue" Kata Keny.
"Apa lo bilang, gue jauh jauh ke Swiss, kuliah di sana. Dengan umur gue yang masih muda udah jadi pengacara, lo ngraguin gue? Keluar lo dari mobil gue!! Keluar!!" Kata Clara mulai kesal.
"Lah gue pulangnya gimana Maemunah??" Tanya Keny.
__ADS_1
"Jalan Kaki bambank" Kata Clara mendorong Keny keluar dari mobilnya.
Karena Keny tak kunjung keluar dari mobil, Clara pun turun dan menarik tangan Keny. Saat Clara hendak menarik, mobil melaju kencang di belakang Clara, spontan Keny pun menarik tangan Clara yang masih memegangi tangannya dan terjadilah adegan berpelukan di mobil.