
Akbar, Kabir dan Syakir lulus tahun ini, tak terasa mereka sudah besar besar, tapi masih kekanak kanakan di depan Aisyah, seperti adik yang masih butuh perlindungan kakaknya.
3 bulan berlalu, hubungan Aisyah dan Rifky semakin lengket saja, biarpun mereka sudah memiliki sepasang baby kembar, namun tak pernah menutupi usia mereka yang masih sangat muda.
Hari ini Kabir akan berangkat masuk kemiliteran, tak menyangka. Selama 3 bulan diet dan sering lari pagi dan sore, kini tubuh gembulnya berubah menjadi lebih padat dan membentuk otot.
Bersamaan dengan masuknya Kabir di kemiliteran, Akbar pagi itu juga harus berangkat ke Jepang untuk menuntut ilmu disana.
Berat sangat hati Akbar meninggalkan keluarga yang hangat di Jogja, namun ia harus berangkat juga karena memenuhi keinginan Sandy sekaligus ayah kandungnya untuk menemaninya di sana.
Karena sampai saat ini, Sandy masih tetap nyaman untuk sendiri. Sedangkan Syakir, ia akan fokus masuk ke universitas yang sama dengan yang Ruchan tempuh dulu di Kairo bersama dengan Seto, dan mulai memfokuskan untuk mengikuti jejak Ruchan menjadi seorang Ustad.
"Jadi berangkat hari ini kalian bertiga? Barengan?" Tanya Leah.
"Iya Ma, Abang udah janji hari ini, tiket juga udah kebeli" Kata Akbar.
"Kabir sih bisa besok, tapi maunya sekarang aja deh" Kata Kabir.
"Syakir sama Seto juga?" Tanya Leah.
__ADS_1
"Titet udah kebeli" Jawab Syakir.
"Mama sendiri ini di rumah mulai hari ini" Kata Leah murung.
"Ck, kan ada Abi Ma" Kata Ruchan menepuk bahu Leah.
"Mereka cepet banget sih besarnya" Kata Leah.
"Udah ya Ma, sesekali Abang pasti jengyk Mama kok kesini, atau Abi sama Mama kan juga bisa liburan ke sana" Kata Akbar memeluk Leah.
"Kalian berdua kenapa juga hari ini sih? Mama kan jadi kesepian"Kata Leah.
"Kan nanti ada Kak Ais yang nemenin Mama, ada Airy sama Raihan juga kan? Anggap aja si kembar itu kita" Kata Syakir.
Aisyah dan Rifky pun sudah datang untuk menjemput dan mengantar Akbar ke bandara, kali ini Kabir akan di antar oleh Farhan, dan Syakir, Seto akan di anatar oleh Ruchan.
"Tuh Kakak kalian dah datang, Kabir, Syakir sama Seto pamitan dulu sama Kak Ais" Kata Ruchan.
"Iya Bi" Jawab Syakir.
__ADS_1
"Assallamualaikum calon orang orang sukses!" Salam Aisyah.
"Waalaikum sallam warrahmatullahi wabbarokatuh"
"Dah siap semua nih?" Tanya Aisyah menggendong Airy, dan Raihan di gendong Rifky.
"Kak" Kata Kabir, Syair dan Seto memeluk Aisyah.
Aisyah memeluk balik ketiga adiknya itu, termasuk Akbar yang berada di sampingnya, Aisyah berhasil membujuk Akbar agar pergi ke Jepang, dan menyakinkan Kabir tentang dirinya masuk ke militer.
"Makasih ya, Kak Ais emang kakak paling top, doa doa kakak, ajaran ajaran kakak, kasih sayang kakak. Kita akan selalu mengigatnya ketika kita jauh dari Kak Ais." Kata Syakir menangis.
"Hey, laki laki gak boleh nangis dong. Itu semua udah kwajiban kakak sebagai kakak kalian, jika kalian salah ya kakak tegur, jika kalian benar ya kakak sanjung dong. Syakir dan Seto belajar yang rajin ya di sana, jangan lupa sholat lima waktunya, jaga makanannya, kesehatannya. Dan terpenting lagi, selalu ingat Allah ya." Kata Aisyah.
"Siap Kak, kita akan selalu ingat dengan pesan Kak Ais." Jawab Syakir.
"Ya udah yuk, dah keburu siang nanti. Kabir, Abang semangat ya! Jangan lupa kabari Abi jika kalian sudah sampai" Kata Ruchan.
"Assallamualaikum"
__ADS_1
"Waalaikum sallam"
Tak lama Ruchan, Syakir dan Seto berangkat. Farhan dan Kabirpun juga siap berangkat. Kini Akbar, Aisyah dan Rifky pun juga berpamitan dengan Leah akan berangkat ke Bandara.