Gambaran Hati

Gambaran Hati
Kembalinya Pangeran Cinta.


__ADS_3

"Oh ya nih, ada dua ya baby nya. Oh ya ini, Ayah calon baby nya namanya siapa ya?" Tanya Dokter.


"Em saya Rifky Pratama Dok" Jawab Keny.


"Umur?" Tanya Dokter.


"26 tahun ini"Jawab Keny.


"Oh Mas Rifky ya, janinnya sehat ya, di jaga bumilnya, dari makannya, pola makannya. dan selalu bikin hati bumil bahagia. Jangan lupa vitaminnya juga harus rutin" Pesan Dokter.


"Beruntungnya kamu Ky, dapat istri solihah kek Aisyah, anak juga sekaligus kembar. Semoga dengan cara gue jaga Aisyah dan anak anaknya, gue ketularan deh dapat jodoh kek Aisyah." Batin Keny.


Selama hamil, di rumah Aisyah selalu di jaga oleh 3 kurcaci- kurcacinya ketika orang tua Aisyah keluar. Di kampus, ia di jaga owleh Keny dan Daren yang selalu siap siaga menjaga Aisyah.


Tak terasa 8 bulan berlalu, ini terakhir pemeriksaan rutin Aisyah selama dua minggu terakhir.


"Kenapa harus naik motor sih Kak? Gak bisa gitu naik mobil aja, kan Abang nyetir nya senam jantung gini bawa bumil" Keluh Akbar.


"Abang gak sayang sama ponakan Abang. Mereka pengennya naik motor tau, lagian kan kita udah bawa helm, jaket juga. Hati hati pula, kek keong gini jalannya" Kata Aisyah.


"Ya kan Kakak gak ngrasain di depan. Senam jantung ini, Subhanallah, semoga ponakan Om Abang pada nurut dan sayang sama Om Abangnya." Kata Akbar.


"Mereka mesti harus sayang lah sama Om nya, kan Abang yang sering nemenin dan nganter ibunya ke mana aja. Bahkan malah hampir tiap hari ngrepotin" Kata Aisyah.


"Apa sih yang gak buat Kakak kesayanganku ini, apalagi ntar akan ada ponakan-ponakan kecilku ini hahahha lucunya" Kata Akbar.


"Bang, berhenti di depan ya. Kak Ais pengen banget nih jus alpukat. Ntar Abang yang yang beliin ya" Pinta Aisyah.

__ADS_1


"Siap deh bumil"Kata Akbar.


Setiap periksa memang semua sudah di jadwal.


Bulan kedua Leah.


Bulan Ke tiga Ruchan.


Bulan Ke empat Akbar.


Bulan ke lima Kabir.


Bulan ke enam Syakir.


Bulan ke tujuh Ilham.


Bulan ke delapan dua minggu sekali Akbar.


"Tunggu sebentar ya ponakan Om Abang. Tak beliin jus alpukat dulu" Kata Akbar bahagia.


"Aisyah" (Suara Rifky).


Aisyah mengenali suara ini, jantungnya berdebar sangat kencang. Bahkan kedua anaknya juga menendang nendang. Serasa meraskan kehadiran seseorang yang sepesial di hatinya.


"Suara ini?" Batin Aisyah.


"Assallamualaikum Bidadariku, bawelku. Istriku" Kata Rifky.

__ADS_1


Aisyah memutar badannya dan melihat kebelakang, benar laki laki yang memanggilnya adalah Rifky. Air mata kebahagian Aisyah tak tertahankan lagi, mengalir deras bagaikan pms perempuan di hari 2-3.


"Mas Rifky"Kata Aisyah.


Rifky menghampiri Aisyah dan memegang kedua pipinya, di matanya jelas sangat kerinduan yang telah lama Rifky pendam. Aisyah tak bisa berkata apapun lagi, cintanya, suaminya. Kini telah kembali, di saat yang tepat karena sebentar lagi bayinya akan hadir di dunia ini.


Rifky memeluk Aisyah, namun terganjal perut Aisyah yang sedang hamil tua, dan mengandung dua bayi sekaligus.


Dalam fikiran Rifky sudah kemana mana, namun ia tetap harus mendengarkan penjelasan Aisyah terlebih dahulu.


"Anak kita. Dua bayi Mas" Kata Aisyah meletakkan tangan Rifky di perut Aisyah.


"Anak kita?" Tanya Rifky bingung campur haru.


"Iya kak, sebulan setelah kau menghilang. Aisyah ternyata sedang mengandung. Dan maaf waktu itu aku mengaku ngaku menjadi dirimu" Kata Keny.


"Kak Keny di sini? Bagaimana bisa?" Tanya Aisyah.


"Sudah ku bilang, aku ini adik iparmu. Panggil saja aku adik atau sebut dengan namaku" Kata Keny.


"Mas?"Kata Aisyah.


"Keny sudah cerita semuanya, semuanya kecuali kehamilan kamu Yang. Aku bertemu dengannya dua jam lalu" Kata Rifky.


"Pengen peluk tapi malu di tempat umum" Sambung Rifky malu malu.


"Kak ini.... Astaghfirullah hal'adzim, oh bukan. Subhanallah, bukan Masya Allah, bukan. Alhamdulillah Kak Rifky. Kamu kemana aja" Kata Akbar sambil memegang jus alpukat.

__ADS_1


Akbar menyarankan mereka untuk ikut pulang terlebih dahulu, dan menceritakan semuanya di rumah. Kali ini Aisyah mau naik mobil Keny bersama Rifky, dan Keny membonceng Akbar.


"Aku kerjain aja nih anak. Siapa suruh dia selalu bikin kesal Kak Clara hahahhaa" Batin Akbar keluar tanduk jahatnya.


__ADS_2