
Aisyah menerima lamaran Rifky, dengan syarat kalau Rifky harus sanggup menunggunya samapai kuliahnya selesai. Malam itu Aisyah dan Rifky tak bisa tidur dengan lelap.
Malam iti Aisyah tidur di pesantren bersama Mala, karena kamarnya di pakai oleh Rifky dan Akbar,sedangkan kamar tamu di pakai oleh Ibunya Rifky.
Rifky hanya bisa berguling kesana kesini, Kamar Aisyah begitu rapi, bersih dan harum. Banyak foto masa kecil Aisyah di kamar itu, medali yang tepampang di tembok samoing almari juga sangat banyak.
Senagaja tak di pajang di ruang tamu, Karen ruang tamu hanya di penuhi lukisan kaligrafi milik Ruchan. Rifky melihat foto masa kecil Aisyah dengan tersenyum.
"Assallamualaikum Bawelku, udah tidur ya? " Pesan chat Rifky.
"Gak bisa tidur 😩" Jawab Aisyah.
"Wah langsung di balas, seneng deh. " Kata Rifky.
"Ada apa Kak? " Tanya Aisyah.
"Besok aku dah pulang, sedih. Tapi kalau gak pulang ya kasihan Bundha di rumah sendiri. Aku juga gak ada kerjaan disini. Resto juga masih lama buka nya" Kata Rifky.
"Gak papa dong LDR an Kak? Jaga Hati jaga Mata loh! " Balas Aisyah.
"Cie yang mulai cemburu. Suka deh. Night Bawel. Bobok yah, besok kita jumpa lagi, setelah ini kita ketemu 3 bulan lagi" Kata Rifky.
__ADS_1
"😭😭" Balas Aisyah.
"Jangan sedih dong, berat besok ninggalin nya. Tenang aja, Pasti Allah akan buat hati kamu minta cepat cepat di nikahin sama aku! " Kata Rifky terbang tinggi.
"Amin Ya Allah" Jawab Aisyah.
"Yey di Aminin lho, Malam Bawel. Assallamualaikum " Kata Rifky.
"Wa'alaikum sallam, jangan lupa berdoa" Jawab Aisyah.
Kini Aisyah dan Rifky dapat kembali tidur nyenyak, Dalam hati Aisyah memang ingin segera sah dengan Rifky. Namun ia masih ragu, usianya belum mencukupi jika menikah.
Namun, Ruchan dan Leah memberi saran, agar mereka tetap melangsungkan pernikahan secepat mungkin. Bukan ta'aruf namanya jika menikahnya di tunda sampai Aisyah selesai kuliah.
Setelah sholat subuh, Rifky dan Ibunya berangkat pulang ke kampung halamannya. Wajah Aisyah nampak berat ketika mengantar kepergian Rifky. Namun ini sudah takdirnya menjalani hubungan jarak jauh, karena Rifky harus bekerja di sana. Sampai usahanya di Jogja di buka. Dan itu masih lama sekali.
"Aku pamit ya Wel, jangan lupa tentang janji kita semalam tentang menjaga komunikasi saat LDR an" Kata Rifky.
"Aku ingat kok, hati hati di jalan ya" Kata Aisyah.
Setelah mengantar Rifky, Aisyah siap siap untuk kuliah, kali ini ada Mala yang membantu Leah memasak di dapur.
__ADS_1
Aisyah pagi ini, berangkat lebih pagi karena dia antar oleh Akbar, Aisyah masih marah dengan Akbar saat ia mbolos sekolah kemaren mengantar Mala ke pasar.
"Kak udah dong ngambeknya, meradang ini aku" Kata Akbar.
"Kenapa sih harus mbolos? Kan bisa cuma nganter trus biar Mala di jemput sama santri lain. Kenapa harus bolos gitu, kan kesal Kakak. Pendidikan itu penting Bang, dwngan pendidikan kita bisa menambah wawasan, dengan wawasan kita bisa merubah masa depan, jika Allah me ridha'i. Jangan sekali kali di ulang hal kayak begitu, kalau gak kepepet. Awas aja, gak cuma bajumu yang Kakak rendem satu malam, sepatumu juga Kakak sumbangin ke panti asuhan, biar lebih bermanfaat " Kata Aisyah nrocos aja kayak buring beo.
"Kenapa sampai ke panti asuhan dan sepatu Abang sih Kak? Heran deh sama Kak Ais kalau marah semua di sambungin" Kata Akbar membela diri.
"Oh berani jawab? Gini gini Kak Ais itu lebih tua dari Abang, mau jadi malin kundang? " Tanya Aisyah.
"Selisih 1 tahun doang. Dan iya, Malin kundang kan yang durhaka sama ibunya. Kan Kakak bukan Ibu nya Abang" Kata Akbar masih ngeyel.
"Berhenti!! Kakak mau turun di sini! " Kata Aisyah.
"Bercanda Kak, Entar Avang di pecat jadi adek Kak Ais lagi, gak mau ah. Duduk yang manis di situ ya Kakakku yang cantik dan galak" Kata Akbar.
Sebenarnya Aisyah tidak marah dengan Akbar, Namun Aisyah sangat tidak suka jika Akbar atau si kembar sekalipun sampai bolos sekolah hanya karena hal sepele. Aisyah juga bilang seperti itu karena begitulah cara Aisyah mendidik dan memberi contoh kepada yang baik untuk adik adiknya.
Dan lebih tepatnya, Hati Aisyah sedang galau, karena Rifky pulang kampung 😁😁
Assallamualaikum,
__ADS_1
Kakak kakak pembaca, Maaf ya gak bisa up banyak, mohon doa nya juga suamiku lekas sembuh dari sakitnya, agar aku bisa melanjutkan dan up banyak untuk novel ini. Makasih.
Wassallamualaikum