Gambaran Hati

Gambaran Hati
Pulang,


__ADS_3

Semua sudah siap, barang-barang juga sudah di angkut oleh Rifky semua. Yoona dan Bona juga sudah siap mengantar Aisyah ke bandara, berat memang jika harus meninggalkan sahabat yang sekaligus menjadi keluarga seperti Yoona dan Bona.


Namun, di tanah air ada dua sosok malaikat kecil, yang masih membutuhkannya, membutuhkan perannya, membutuhkan didikannya. Perjalanan kali ini ada dua rasa ketika Aisyah hendak datang di Korea.


Dulu, ia sangat berat ketika meninggalkan kedua anaknya dan keluarganya untuk menimba ilmu, dan masih ada Keny yang selalu membuat kehidupan Rifky dan Aisyah menjadi lebih ceria, kini semua itu terbalik, Keny sudah pulang terlebih dahulu, hanya pulang berdua, meninggalkan dua sahabat di Korea, dan bisa bilang. "Good bye Korea".


Sesampainya di bandara, mereka berdua di jemput oleh Syakir dan Ruchan, mereka membawakan kertas bertuliskan "Swlamat datang Kakak Singaku".


"Assallamualaikum"


"Waalaikum sallam"


"Kenapa tulisannya begini? Dan sejak kapan kamu pulang dari Kairo, dan kenapa hanya kamu dan Abi yang jemput kita? Airy, Raihan dan Mama mana? Kenapa gak di ajak sekalian" Tanya Aisyah.


"Sstttt, hehehe Maaf ya Bi, Syakir. Ini efek minum obat kelebihan ini, mohon di maafkan ya" Kata Rifky menutup mulut Aisyah.


"Ayo pulang!" Kata Aisyah sinis.

__ADS_1


Tak terasa perjalanan dari Bandara ke pesantren sangat cepat karena memang dekat, di rumah ternyata si Kembar dan Mama nya telah menyambut kepulangan Aisyah dan Rifky, dengan membuatkan kue hasil karya Leah.


Anak-anak Aisyah kini sudah memasuki tahun ke tiga mereka juga sudah banyak menguasai kosa kata, kata-kata dasar juga mereka sudah kuasai, yang lebih salutnya lagi, mereka tetap tau siapa orang tuanya, tak ada rasa takut maupun canggung kepada Aisyah dan Rifky.


"Assallamualaikum"


"Waalikum sallam"


"Ami, Bubu ulang?" Kata Raihan.


Diciumnya kedua anaknya yang mungil itu, melepas rasa kangen rindu, yang sudah sekian lama mereka pendam, terutama kepada Aisyah, setelah Aisyah sakit, Leah juga jarang menghubungi Aisyah dengan alasan jika si kembar suka rewel jika melihat wajah Aisyah di layar ponselnya.


"Ini apa? Repot-repot ih?" Tanya Aisyah.


"Sebenarnya kue ini yang bikin Mama sama Syakir, tapi karena finishing Syakir pegang, gak tau deh rasanya gimana!" Kata Ruchan.


"Ih, pasti di beri aneh-aneh deh"Kata Aisyah.

__ADS_1


"Ih kakak mah gitu, gak percayaan sama adik sediri, sini biar Syakir ambilin ya, ehh Airy sama Raihan gak boleh makan ini, ini khusus buat Ami kalian, Ok! Mengerti?" Kata Syakir.


"Tuh, Airy sama Raihan di larang, pasti ada apa-apanya, kalau gitu Syakir dulu yang makan ih" Kata Aisyah.


"Eh mereka masih kecil mana boleh makan yang manis-manis, kan mereka sudah manis. Kalau kakak yang makan kurang manis, cukup lihat aku aja ya, kan aku dah cukup manis" Kata Syakir.


"Lama, udah ayo makan!"Kata Rifky menyuapi kue yang sudah Syakir potongkan.


"Waaaa pedes bgt, ini kue atau apa. Minum, minum"Kata Aisyah terlihat kepedesan.


Semua orang tertawa bahagia, Aisyah dan Rifky telah kembali, sekarang mereka bisa berkumpul bersama dengan anak dan keluarganya.


Terharu dengan jerih payah Rifky, dari mulai awal mencintai Aisyah, menikah lalu dipertemukan kembali setela sembilan bulan terpisah, menemani dari masa kuliah hingga menjadi Dokter keluar negri, meninggalkan dua anak, dan kesabarannya menemani Aisyah. Mendidik adiknya Kenh hingga menjadi laki-laki yang bertanggung jawab, menjadi menantu yang bisa Ruchan dan Leah banggakan, menjadi Suami dan seorang kakak yang di idam-idamkan. Kini keluarga kecilnya telah bersatu. Menyongsong masa depan bersama. Aisyah juga langsung bisa bekerja setelah itu, usaha kuliner yang Rifky jalani juga berkembang sangat pesat.


Namun luka dalam Aisyah belum sepenuhnya sembuh total, sudah dua kali hamil, namun masih tetap beresiko, semoga kelak jika Allah menghendaki, Aisyah bisa hamil lagi, tanpa ada gangguan apapun. Karena Allah tidak akan menguji di luar kemampuan hambanya, tetap semangat menjalani hidup, puas atau tidaknya hari ini, semoga kita selalu di ingatkan dengan kata dan arti bersyukur. Memang kita pernah merasa jika kita sudah berada di titik paling bawah dan sangat menderita, padahal banyak yang lebih dari kita, jangan lupa bahagia dan jangan lupa bersukur ya hari ini.


Maaf ya kakak-kakak, 3 hari ini up nya gak memuaskan, karena moodnya lagi jelek, dan weekend kemaren sedang mwnghabiskan waktu dengan keluarga, jadi gak bisa up deh, semoga aja hari ini atau hari esok, susana hati aku sudah kembali baik ya, jadi bisa up banyak seperti sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2