Gambaran Hati

Gambaran Hati
Bukan Marah, hanya Kecewa


__ADS_3

Operasi Ceasy berhasil, ia juga sudah mulai pulih, sedangkan Mike. Ia masih meraung kesakitan. Yang tandinya sudah dibawa pulang karen meminta rawat jalan. Kini Mike harus kembali lagi dengn benjolan yang lebih besar. Dengan sangat terpaksa, Mike harus menjalanai rawat inap.


"Hai, sudah malam. Kenapa Bona tak kunjjng keluar ya. Mas Rifky sedang apa ya?" Gumam Aisyah.


Ketika Aisyah ingin menelfon Rifky, Sebior Dae memanggil nama Aisyah sangat keras dari belakang.Dan ia membawa sesuatu di tangganya.


"Ica!!" Teriak Senior Dae.


"Senior? Ada apa? Kenapa kau memanggilku dengan berteriak seperti itu?" Tanya Aisyah.


"Kau mau pulan? Aku hanya ingin menyapamu saja hehehe. Dan ini buatmu, tenang saja, ini makanan halal sesuai dengan seleramu" Kata Senior Dae memberikan bungkusan itu.


"Wah terimakasih Senior, aku sedang menunggu Bona, aku akan pulang segera." Kata Aisyah.


Tin..Tin..


Bona membunyikan tlaksonnya.


"Ah itu Bona, aku pulang dulu ya Senior. Selamat malam, dan sampai berjumpa besok" Kata Aisyah.


"Sayangnya kau sudah menikah Ica" Batin Senior Dae.

__ADS_1


Aisyah berlari cepat dan masuk kedalam mobil Bona dan bernafas lega, Aisyah meminta Bona agar ia mengemudikan mobilnya agak cepat, karena malam ini Omya akan datang. Ia tak ingin melewatkan moment terindah saat Kakaknya (Clara) Dihukum😂😂😂


"Baik Ica, sampai jumpa" Teriak Bona.


Aisyah pun sangat tidak sabar ingin masuk kerumah, melihat Sandy marah kepada Clara dan Keny. Ia pum bergegas masuk.


"Assallamualaikum"


"Waalaikum sallam,"


"Om Sandy? Kapan Om kesini?" Tanya Aisyah melirik ke Clara.


"Oh iya kah? Sekarang saja gak papa kok Om. Aisyah gak terlalu capek" Kata Aisyah.


"Haih padahal aku capek sekali" Batin Aisyah.


"Baiklah, Saya mulai pembicaraan kita malam ini. Clara dan Keny, apa benar semua yang dikatakan Rifky dan Yoona?" Tanya Sandy.


"Kebenaran yang mana ya Pa?"Tanya Clara.


Sandy melirik ke arah Clara, karena Clara memotong pembicaraannya, ketika Sandy hendak menanyakan tentang kemaren malam.

__ADS_1


"Oh iya, maaf Pa. Papa belum selesai bicara" Kata Clara.


"Keny!! Aku hormati kamu, karena dulu telah menjaga Aisyah ketika Rifky hilang, aku juga menghormatimu ketika aku tau kamu adalah adik kandung dari Rifky. Tapi kenapa kau sama sekali tak balik menghormatiku dengan menjaga keutuhan Clara, aku tak menyalahkanmu dan tak menyalahkan Clara atas apa yang kalian perbuat. Tapi aku sangat kecewa kepada kalian berdua. Taukah kamu Keny? Menjaga anak perempuan itu sangatlah sulit, aku rela menyewa bodyguard mahal hanya untuk menjaga Clara. Tapi lihat Bundhamu, dia orang baik, kakakmu dan kakak iparmu juga orang baik. Harusnya kamu bisa menjaga kepercayaan mereka" Kata Sandy mulai meneteskan air mata.


"Aku sudah berjanji ketika aku dapat hak asuh Clara, aku akan menjaga nya sepenuh hati. Aku tak melarang jika kalian menjalin hubungan, tapi aku mohon janganlah kalian membuatkanku lobang neraka karena perbuatan kalian yang belum pantas itu. Ok pegangan tangan masih aku maklumi, tapi jika sampai ciuman dan berduaan di kamar. Clara!! Hati Papa sakit mendengar itu, Papa gak ingin nasib Clara seperti Mama Irene. Andaipun dia tau, pasti dia bakal.sedih banget. Ya Allah....." Kata Sandy lemas.


"Om," Kata Rifky dan Aisyah.


"Papa!" Kata Akbar.


"Kak, ayo minta maaf, beliau tak marah padamu. Beliau hanya kecewa pada dirinya sendiri" Kata Aisyah.


Clara memeluk Sandy dan meminta maaf, ia mengakui kesalahannya karena bermain berdua di kamar , dan mabuk-mabukkan. Clara menangis sejadi-jadinya.


Baru kali ini Clara bisa menangis seperti itu. Iya hati seorang Ayah mana yang tak terluka jika anak perempuannya tak lagi bisa menjaga kehormatan Ayahnya, di sentuh oleh laki-laki lain pun sang Ayah pasti akan marah.


Keny meminta maaf kepada Sandy atas perbuatannya, ia menyesal telah melakukan itu sebelum ada kata pernikahan. Rifky juga minta maaf karena ia merasa dirinya lah yang seharusnya di salahkan, karena tak mengetahui apa yang terjadi di rumah.


"Sudahlah, aku lapar. Bagaimana kalau kita masak bersama saja? Sungguh aku sangat lapar" Kata Akbar memecah suasana haru.


"Abang!!!! Akbar!!! .....

__ADS_1


__ADS_2