Gambaran Hati

Gambaran Hati
Malu.


__ADS_3

"Jadi Aisyah itu anak orang kaya? Kenapa dia gak ngalawan saat Ayunda menghina dia miskin? " Kata Keny di depan gapura Pesantren.


"Karena harta yang ku nikmati sekarang adalah milik orang tua dan keluarga besarku. Dan hanya titipan dari Allah Subhanahu Wata'ala" Kata Aisyah yang tiba tiba sudah ada di belakang Keny.


"Aisyah? Sejak kapan kamu di sini? " Tanya Keny.


"Sejak aku lihat Kak Keny ngobrol sama Mas Dibyo " Kata Aisyah.


"Emm itu, aku... Cuma penasaran aja kok. Gak ada maksud lain" Kata Keny gugup.


"Ayo masuk, malu kalau ketemu kayak gini di jalan, apa lagi depan pesantren" Ajak Aisyah.


"Hah? " Kata Keny.


"Ayo, kalau gak mau ya udah" Kata Aisyah.


"Ee tunggu, aku ikut. Tapi bentar, aku mau ambil ponsel dulu" Kata Keny.


Keny pun mengikuti ajakan Aisyah untuk mampir ke rumahnya. Keny sangat takjub dengan pesantren yang Aisyah tinggali, sore hari mereka mengadakan kerja bakti setelah mengaji ashar.


"Ngapain tadi kakak mengendap endap. Kenapa gak langsung ke rumah aja? " Tanya Aisyah.


"Emang boleh? Bukannya kalian para yang islmanya ketat kek gini, paling anti ya. Sama yang namanya lawan jenis belum muhrim berduaan gini? " Tanya Keny.


"Siapa yanh berduaan, di sini banyak santri kan? Di rumahku juga ada Mama dan adik adikku" Kata Aisyah.


"Yang dua cowok SMA tadi adik adik kamu? " Tanya Keny.


"Iya, mereka adik kembarku. Masih satu lagi adikku, adik sepupu tapi udah di rawat oleh orang tuaku dari bayi" Kata Aisyah.


"Oh ya, kata Loe gue nya kemana Kak? " Sambung Aisyah.

__ADS_1


"Malu lah, masa iya di tempat kek. gini elu gue. Yanga ada di tampar malaikat ntar" Kata Keny.


Aisyah dan Keny sampai di rumah,


"Assallamualaikum "


"Wa'alaikum sallam, Siapa dia Kak? " Tanya Kabir.


"Masuk Kak, jangan hiraukan anak kecil ini " Kata Aisyah.


Keny pun duduk di ruang tamu, ia melihat sekeliling sudut ruangan itu, matanya tertuju oleh foto keluarga Aisyah di sana. Aisyah nampak cantik memakai gamis warna putih di tengah tengah antara Kabir dan Syakir, dan di belakangnya ada Akbar. Di kanan kiri belakang ada Ruchan dan Leah.


"Ternyata dia memang putri seorang Ustad di sini. Mamanya aja cakep, apa lagi anak anaknya" Batin Keny.


Aisyah keluar membawakan minum dan beberapa camilan untuk Keny. Tak lama setelah itu, Leah pun keluar dari dalam, terlihat pakaian dan tas yang Leah kenakan semuanya bermerk.


Keny benar benar tertipu oleh gaya kesederhanaan Aisyah di kampus, yang tidak menunjukan siapa dirinya yang sebanarnya.


Jika di bandingkan dengan Ayunda, harta yang di miliki oleh keluarga Aisyah jauh lebih besar dari Ayunda. Kedua adiknya juga terlihat sederhana, Keluarga Aisyah sukses membuat Keny tersentuh. Hati yang selama ini beku, telah mencair sedikit demi sedikit karena Aisyah.


Keny duduk kembali ke sofa.


"Kak, Mama pergi dulu ya, Kabir sama Syakir ikut sih. Pintu di buka aja, paling sebentar lagi Abang pulang. Assallamualaikum " Kata Leah.


"Wa'alaikum sallam, hati hati ya Ma" Kata Aisyah.


Pesan masuk dari Kabir dan Syakir.


"Hati hati syetan dimana mana, Abang pulang nanti akan ada badai besar hahahah" Pesan dari Syakir.


"Jangan pilih dia, gantengan juga Kak Rifky. Dia sepertinya bad boy. Gak suka!! " Pesan dari Kabir.

__ADS_1


Aisyah hanya tersenyum saat adik adiknya menggodanya. Ia tak pernah serius menanggapi upin ipinya. Selang beberapa menit saat Leah pergi, Akbar pun pulang ke rumah.


"Diminum Kak" Ucap Aisyah.


Keny minum teh yang Aisyah suguhkan, dan mrmakan sedikit kue yang Aisyah bikin sendiri.


"Assallamualaikum "Ucap Akbar.


"Wa'alaikum sallam, dah pulang Bang? " Tanya Aisyah.


"Iya nih, capek banget. Abang langsung mandi, makan dan istirahat sebentar ya Kak" Kata Akbar melirik ke arah Keny.


"Dia adik kamu kan? Kok panggil Abang? " Tanya Keny.


"Dia anak dari Kakak Mamaku, jadi aku panggil Abang, walau usiannya tuaan aku" Jawab Aisyah.


"Oh gitu, dia ganteng ya, gagah gitu. Pasti orang tuanya juga gak jauh jauh wajahnya dari dia" Kata Keny grogi.


Aisyah tersenyum manis menanggapi Keny.


"Sumpah demi apa gue merasa gugup gini? Aisyah orang pertama yang bikin gue mati gaya kek gini" Kata Keny dalam hati.


Aisyah mendapat pesan dari Akbar dan Rifky.


"Kalau aku sih No. Kak Rifky masih nomor satu. Depak dia, ganteng sih, bersih juga, tapi sepertinya wajah nya memiliki aura mesum, brandal gitu" Pesan dari Akbar.


"Jangan gitu ah, dia juga ciptaan Allah lho. Ganteng gini kok. Sstt" Balas Asiyah.


"Assallamualaikum bidadariku, mau ngabarin aja. Ini aku lagi sama Abi, dia mampir di resto ku, ketemu sama Bundhaku juga. Ciee jangan jangan..... "


"Abi? ngapain kesana? Ah malu. 🙈.Pantas tadi pagi senyum senyum gak jelas gitu" Balas Aisyah.

__ADS_1


Keny merasa canggung dan grogi di samping Aisyah, ia tak tau apa lagi yang akan di tanyakan kepada Aisyah, mereka juga baru kenal tadi pagi. Keny pun berpamitan pulang kepada Aisyah dan Akbar.


Dalam perjalanan pulang, Keny terus saja masih teringat akan wajah Aisyah yang selalu menunduk ketika Keny menatapnya. Ia semakin penasaran dengan Aisyah dan berniat untuk mendekatinya, dan memenangkan tantangan dari Daren.


__ADS_2