Gambaran Hati

Gambaran Hati
Kesedihan Yoona.


__ADS_3

Malam itu, Yoona sengaja membawakan makanan kesukaan Keny yang telah ia buat sendiri. Entah sejak kapan, Yoona menyukai laki-laki yang pantas menjadi adiknya itu.


"Keny pasti suka deh, aku juga membuatnya sesuai resep Aisyah" Kata Yoona bahagia.


Ia berjalan dengan senyuman sumringah di wajahnya. Malam itu, Yoona berniat untuk menyatakan perasaannya kepada Keny. Karena Raden Ajeng Kartini telah menaikkan derajat perempuan setara dengan laki-laki, maka Yoona anak menembaknya terlebih dahulu.


Lagu demi lagu Yoona putar di ponselnya dan menggunakan earphone lucu miliknya, lagu-lagu tentang cinta juga ia putar secara di ulang-ualng. Hatinya sungguh sedang bahagia.


Sampai rumah Rifky, ternyata rumahnya kosong. Ia baru ingat jika Rifky sedang mengajak keluarganya liburan ke pulau. Namun setahu Yoona, Keny tidak ikut dengan mereka. Yoona pun berniat untuk mencari ke kamar Keny.Ketika Yoona akan masuk ke kamar Keny, Yoona melihat pemandangan yang sangat menusuk hatinya.


"Clara, dengarkan aku. Setelah kita pulang nanti. Aku janji akan melamarmu menjadi istriku" Kata Keny mencumbu Clara.


"Hey mesum! Apakah kamu berani bilang kepada Papaku? Mamaku dan Papa tiriku?" Tanya Clara.


"Lihat saja nanti, sekarang aku akan memakan wajahmu ini sampai habis!" Kata Keny.


Keny dan Clara pun berciuman sangat panas malam itu, karena saking shyoknya, Yoona menjatuhkan rantangnya dan mulai menangis, Clara dan Keny pun mengetahui keberadaan Yoona disana.

__ADS_1


"Yoona!" Kata Keny dan Clara bersamaan.


Yoona berlari dan meninggalkan rantangnya begitu saja, hatinya sakit, hancur dan seperti sesak di dada. Sekian lama baru bisa jatuh cinta, namun cinta itu tak akan pernah menjadi miliknya selamanya. Saat berlari, Yoona jatuh sebanyak dua kali hingga lutut dan telapak tangan mulusnya berdarah


"Ken kejar dong, buruan ayo!" Ajak Clara.


Keny dan Clara mengejar Yoona, sampai di sebuah pinggir sungai. Yoona sedang menangis, saat itu sedang turun hujan sangat deras, Clara merasa jika Yoona benar-benar mencintai Keny. Clara pun menyuruh Keny untuk memberikan penjelasan kepada Yoona.


"Yoona! " Kata Keny.


"Stop disitu! " Kata Yoona menggunakan bahasa Korea.


"Yoona aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf!"Kata Keny masih menggunakan bahasa Korea


"Kamu bilang, antara kalian tidak ada apa-apa! Nyatanya apa, kalian berdua sedang bercumbu mesra di kamar. Dan kamu bilang kemaren jika kamu akan memberi kesempatan setengah hatimu padaku, iya benar setengah untukku dan setengah untuknya kah?" Tanya Yoona.


"Cukup, kalian bisa gak sih ngomongnya pakai bahasa Indonesia? Aku gak ngerti kalian ngomong apa!" Teriak Clara.

__ADS_1


Yoona mulai menangis sejadi jadinya, perhatian yang selama ini Keny berikan kepadanya ternyata palsu, harapan palsu belaka.


"Aku membencimu Keny!!" Teriak Yoona.


"Yoona! Aku benar-benar tak bisa bersamamu, tolong mengertilah. Aku yakin suatu saat nanti kamu akan mendapatkan laki laki yang jauh lebih baik dari aku!" Kata Keny dengan menggenggam tangan Yoona.


"Lepaskan!! Jika kau tak berbicara manis kepadaku, aku tak mungkin jatuh hati padamu Keny!!. Kamu selalu menunjukkan sisi kebaikanmu, sisi perhatianmu. Wanita mana yang tak jatuh hati dengan perlakuanmu itu Keny!" Teriak Yoona.


"Jika dari awal kau tau tak bisa mencintaiku, cukup jauhi aku, dan tunjukkan kalau kau tak mencintaiku. Agar rasaku tak semakin dalam padamu. B*ngs*t!!" Sambung Yoona.


Keny langsung memeluk Yoona, berusaha menenagkan Yoona, namun Clara mengalami kesalah pahaman.


"Gue akan mundur jika kehadiran gue menyakiti perasaan Yoona, gue dan dia sama-sama perempuan. Gue tak mungkin menyakiti dirinya, dengan merebut cintanya. Apalagi, setelah dia bercerita tentang kehidupannya pada gue. Keny, gue yang akan pergi" Batin Clara dan berbalik arah meninggalkan Keny dan Yoona berpelukan di tengah derasnya hujan.


"Aku memang menyukaimu Yoona, tapi cintaku hanya untuk Clara!" Kata Keny.


"Tak bisakah kau memberiku kesempatan lagi Ken? Aku sangat mencintaimu, dan aku sangat mendambakanmu!" Kata Yoona.

__ADS_1


"Maaf Yoona, aku sudah berusaha, namun tetap saja tidak bisa. Maafkan aku, Clara menungguku" Kata Keny melepas pelukannya.


Ketika Keny berbalik, Clara sudah tidak ada lagi di belakangnya. Di tolak cinta, di khianati cinta, bahkan berkorban cinta bukan hanya satu kali ini dalam kehidupan Clara. Namun saat ini, sangat menyakitkan. Merelakan orang yang di cintainya pergi bersama dengan perempuan lain, yang telah di anggapnya sebagai sahabatny. Sungguh sangat menyakitkan.


__ADS_2