
Entah kenapa hari itu Rifky jadi begitu manja dengan Aisyah, siang haripun Rifky minta di temani tidur siang.
Aisyah menepuk nepuk bahu Rifky, dan bertanya untuk sekali lagi. Apa yang sebenarnya akan ia lakukan tanpa dirinya.
"Mas?" Kata Aisyah.
"Iya Yang? Kamu mau nanya lagi hal yang tadi siang kita bicarakan?" Tanya Rifky.
"Aisyah butuh penjelasan" Kata Aisyah.
"Mas akan ceritakan nanti saat kita sudah bertemu lagi di Jogja Yang. Tolong mengerti ya" Kata Rifky memeluk Aisyah dengan erat.
Jam 2 siang, Keny sudah sampai di rumah Rifky, demi apa dia mau menjemput Aisyah jauh jauh ke Jogja sampai ke rumah Rifky. Tentunya karena persahabatannya dengan Rifky dan perasaannya yang terdalamnya dengan Aisyah.
Seminggu yang lalu.
Keny mengantar Clara ke Bandara dan mereka menyatakan perasaannya masing masing.
"Lo yakin gak ada yang mau di katakan gitu ke Gue?" Tanya Clara.
"Gue gak yakin dengan perasaan Gue, tapi yang jelas gue mulai menyukai di saat kita bersama. Tapi gue masih belum lepas mencintai Aisyah. Gue masih mencintai Aisyah Ra," Kata Keny.
__ADS_1
"Gue juga ada rasa kek Lo, tapi gue gak bisa LDR an, gue harap lo dapat cewek yang tepat buat Lo ya. Jangan mencintai hak milik orang lain jika lo gak mau sakit hati. Doain gue agar gue dapat cowok bule di sana. Ok! By Mesum!" Kata Clara melambaikan tanganya.
"Tapi gue masih mencintai Aisyah Ra, cinta ini semakin besar ketika dia jauh dariku. Tapi aku sadar Aisyah telah di miliki oleh orang lain. Dan suaminya juga telah menjadi sahabatku sendiri" Batin Keny seraya melambaikan tangannya ke Clara.
"Kabari Gue kalau dah sampai!" Teriak Keny.
Clara mengangkat dua jempolnya, dan tersenyum. Di sampingnya juga ada Sandy yang merangkul Clara. Keny pun kembali ke rumah, tak ada rasa kehilangan sama sekali, berbeda dengan perasaannya ketika Aisyah bilang jika ia ingin menikah saat di rumah sakit waktu itu.
Cinta Keny kepada Aisyah begitu tulus, Aisyah adalah cinta pertamanya. Walau banyak perempuan yang nempel padanya, nanun Aisyah lah satu satunya yang bisa membuatnya jatuh cinta.
"Assllamualaikum" Salam Keny.
"Waalaikum sallam, maaf cari siapa ya?" Tanya Tante Mery.
"Oh, masuk. Biar saya panggilkan Rifky.
Keny pun masuk ke dalam rumah, dan di persilahkan duduk oleh Tante Mery. Siti juga menyuguhkan air minum dan kue untuk Keny.
Ketika ingin memanggil Rifky, ternyata Rifky dan Aisyah sudah keluar dari kamar karena mendengar salam dari Keny.
"Tuh ada yang cari Iky" Kata Tante Mery.
__ADS_1
"Iya!" Kata Rifky singkat.
"Hai Bro, baru sampai?" Tanya Rifky.
"Sorry Bro, macet tadi di jalan. Hey Aisyah Assallamualaikum" Sapa Keny.
"Waalaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh" Jawab Aisyah.
"Udah siap Yang?" Tanya Rifky.
Aisyah mengangguk, Keny pun membawakan koper Aisyah ke luar. Dan Rifky memberinya sebuah surat untuk di baca di rumah.
"Hati hati ya Sayang. Bro hati hati ya. Titip cinta gue" Kata Rifky.
"Dia juga cinta gue Ky, jika gue tak bisa menjaganya untuk gue, gue akan jagain dia untuk Lo Ky" Batin Keny.
Rifky mencium kening Aisyah, dan Aisyah mencium tangan Rifky, tak luput juga Aisyah berpamitan kepada Tante Mery.
"Assallamualaikum" Salam Aisyah.
"Waalaikum sallam ,tunggu Mas di rumah ya?" Kata Rifky dengan senyuman.
__ADS_1
Sore itu wajah Rifky sangat bersinar di mata Aisyah, senyumannya begitu sangat tulus, Aisyah berat melepas tangan Rifky, namun Rifky terus saja tersenyum agar Aisyah tidak sedih berpisah dengannya.