Gambaran Hati

Gambaran Hati
Bertemu Denganya (Daren)


__ADS_3

Setelah Aisyah berhasil masuk di universitas Jogja sesuai dengan keingunan Ruchan, tak di sangka Abigail pun mengikuti Aisyah masuk ke universitas itu.


"Assallamualaikum bidadariku, semangat buat hari pertama ospek yaa. Mungkin 3 hari lagi, Insyaallah kalau gak ada halangan aku mau ke rumah. Boleh? "


"Wa'alaikum sallam kak. Hah? kerumah aku maksudnya? Ngapain? " Balas Aisyah.


"Itu biar jadi rahasia 3 hari ke depan ya cantik. Udah sana berangkat dulu. Nanti telat lho.. Kakak kakaknya pasti lagi galak kalau pas ospek gini. Eh kamu kan jauh lebih galak. Wassallamualaikum "


Mendapat semangat dari Rifky membuat Aisyah semangat menjalani ospek di kampus. Aisyah ke kampus di antar oleh Ruchan. Semenjak Aisyah dekat dengan seorang laki laki, Ruchan menjadi lebih ketat dalam menjaga Aisyah. Bahkan kemana mana pun Ruchan yang selalu mengantarnya.


"Makasih ya Abi, udah ngantar kakak sampai parkiran gini. "Kata Aisyah.


Ruchan memandang Aisyah dari ujung kepala hingga kaki berulang ulang. Seperti ia tak ingin Aisyah pergi untuk kuliah.


"Abi kenapa sih? Ada yang aneh ya sama kakak? " Tanya Aisyah.


"Gak ada sih. Anak Abi kelihatan menarik aja, takut nanti ada cowok yang ngrebut kakak dari Abi. Rifky muncul dalam hidup kakak aja, Abi merasa terancam akan di lupakan, hufft " Goda Ruchan.


"Semoga aja itu kenyataan" Kata Aisyah.

__ADS_1


"Ih, kakak gitu deh. Ya udah sana. Abi pulang dulu ya, masih ada hal yang harus Abi lakukan. Assallamualaikum kakak" Salam Ruchan mencolek lengan Aisyah.


"Abi ah, Wa'alaikum sallam" Aisyah mencium tangan Ruchan.


Baru beberapa detik Ruchan kembali, Abigail pun tiba tiba sudah ada di belakang Aisyah dan mengagetkannya.


"Aisyah" Panggil Abigail.


"Abigail, Assallamualaikum. Kamu jangan ngaggetin gitu dong" Kata Aisyah.


"Itu Abi kamu ya? Oh ya, kamu kok. gak pernah balas chat aku sih? Kan aku jadi sedih" Kata Abigail.


"Iya dong, bareng yuk" Ajak Abigail.


Harusnya Aisyah menolak, namun ia tidak enak hati menolak ajakan Abigail. Bagaimana pun juga, Aisyah belum memiliki teman di kampus.


Ketika Aisyah dan Abigail jalan, tidak sengaja Aisyah bertabrakan dengan senior kampus di sana. Aisyah hampir saja jatuh karena tersenggol cowok itu, namun dengan sigap cowok itu menahan tubuh Aisyah supaya tidak jatuh ke lantai.


"Kamu gak papa kan? " Tanya Daren, nama cowok itu.

__ADS_1


"Alhamdhulillah gak papa kok, maaf tadi aku terburu buru, jadi........ " Kata Aisyah.


"Gak papa kok, santai aja. Oh ya, kamj mahasiswa baru ya? " Tanya Daren.


Aisyah mengangguk. pelan.


"Sayang, kamu ngapain sih masih di sini. Tuh lihat wajah idiot idiot mereka. Hahahah udah gak sabar mau ngerjain mereka" Kata Ayunda, yang kemungkinan senior juga di sana. Ia juga pacar dari cowok yang bernama Daren itu.


"Emm ayok lah, oh ya. Lain kali hati hati ya. " Kata Daren tersenyum kepada Aisyah.


"Ih sayang, kamu ngapain sih sok manis sama dia? Cantikan juga aku" Kata Ayunda.


"Kamu ini, " Kata Daren merapikan rambut Ayunda.


Cowok bernama Daren itu memang ganteng dan keren. Kulitnya putih dan halus, tinggi dan seperti anak yang terlahir dari keluarga mampu.


"Ayo syah. Tuh seniornya aja galak gitu. Serem ih" Kata Abigail.


Entah kenapa bayangan Rifky muncul lagi ketika Aisyah melihat Daren. Hati Aisyah memang saat ini masih untuk Rifky. Ia berjalan menuju lokernya dan menaruh semua barangnya di sana dan bergegas ke lapangan untuk menjalani ospek.

__ADS_1


__ADS_2