Gambaran Hati

Gambaran Hati
Di Jemput.


__ADS_3

"Bagaimana kakak tau aku ada di gudang? " Tanya Aisyah.


"Aku mendengar Ayunda menyuruh brandalan itu, untuk menlecehkanmu" Jawab Keny.


"Terima kasih udah menolongku" Kata Aisyah.


"Kamu ini gadis seperti apa Syah? " Tanya Keny.


"Maksudnya? " Kata Aisyah.


"Pertama, kamu anak orang kaya yang mengaku miskin. Dan kebanyakan cewek gak mau nglakuin seperti yang kamu lakukan. Kedua, kamu selalu melawan ancaman Yunda, bahkan mungkin kamu akan tau konsekuensinya jika melawan Yunda. Terakhir kamu berhijab dan terlihat polos, namun kamu bisa bela diri. Kamu gadis yang bagaimana Syah? Kenapa kamu begitu sempurna? " Tanya Keny.


"Kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu Wata'ala Kak, aku hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari dosa. Udah selesai ku perban, aku permisi dulu. Assallamualaikum " Kata Aisyah.


"Benerkan? Dia memang cewek langka, gue harus dapetin dia" Gumam Keny.


Saat makan siang hingga sore hari, Aisyah tak lagi melihat Ayunda dan Daren berkeliaran di sekitarnya, Aisyah sangat lega dengan semua itu, hanya saja ia tak menyangka jika Ayunda bisa berbuat seperti itu.


Di parkiran.


"Aisyah!! " Panggil Abigail.


"Assallamualaikum, ada apa Big? " Tanya Aisyah.


"Heheh Wa'alaikum sallam, pulang bareng yuk?! "Ajak Abigail.


"Assallamualaikum bidadariku" Sapa seseorang di belakang Aisyah.

__ADS_1


"Hanya dua orang yang memanggilku dengan sebutan itu, Abi dan Kak Rifky. Tapi ini bukan suara Abi. Masa iya ini...... " Batin Aisyah.


Aisyah membalikkan badannya, jantungnya berdetak sangat kencang, tangannya mulai bergetar. Rifky datang untung menjemput Aisyah pulang.


"Wa-Wa'alaikum sallam, Kak Rifky? " Kata Aisyah tidak percaya.


"Iya, kenapa? Mengharapkan orang lain kah? " Tanya Rifky.


"E, eem itu. Ah itu, emm enggak kok Kak " Kata Aisyah gugup.


"Pulang yuk? " Ajak Rifky.


"Hah? " Kata Aisyah.


"Ayo pulang" Kata Rifky.


"Kemana? " Tanya Aisyah.


Aisyah mulai grogi, ia jadi salah tingkah karena melihat Rifky tiba tiba datang menjemputnya, tanpa ngabarin dulu ke Aisyah.


"Tunggu, lha ini siapa Is? " Bisik Abigail.


"Calon masa depan" Bisik Aisyah.


"Hah? Gak boleh!! " Kata Abigail dengan nada tinggi.


"Woy nge gas, gak boleh kenapa bro? " Tanya Rifky.

__ADS_1


"Gak papa, dadah Aisyah " Kata Abigail menyalakan motornya dan pergi begitu saja.


Aisyah heran dengan mobil yang Rifky pakai untuk menjemputnya, ia mengenali mobilnya itu, aroma pewanginya juga kenal. Bahkan tempat tisu itu sepertinya Asyah sendiri yang bikin.


"Mobil ini? " Tanya Aisyah.


"Milik kamu kan? Maaf ya aku pakai, Mobil ku gak bisa keluar dari parkiran depan rumahmu hehehe, yang di luar mobil ini. Ya aku pakailah. Maaf ya bidadariku" Kata Rifky.


"Gak papa kok. Emm itu.... " Kata Aisyah.


"Itu apa? " Tanya Rifky.


"Katanya mau dua hari lagi kesininya? Kok tiba tiba udah dateng aja sih. Ada apa? " Kata Aisyah.


"Kangen aja sama kamu" Goda Rifky.


"Hah?


"Ada hal lain aja sih kesini, tapi yang utama ya pengen ketemu sama seorang gadis, bersragam SMA yang duduk di samping aku saat di bus 5 bulan yang lalu" Kata Rifky.


Aisyah terssnyum mendengarnya, ia mengetahu bahwa gadis yang di ceritakan Rifky adalah dirinya.


"Tunggu, tadi bilang. Mobil Kakak gak bisa keluar dari parkiran depan rumahku? Kakak ke rumah dong? Ngapain? Terus dapat kunci mobil ini dari siapa? " Tanya Aisyah penasaran.


"Ehem. Iya hari ini, aku datang sama Bundha memenuhi undangan Abi ke sini, dan kunci mobil ini dari Akbar, dia bilang. Abi yang nyuruh aku buat jemput kamu. Sekalian dia nitip es cincau dan Bakso langgananya" Jelas Rifky.


"Abi, Abang... Awas aja kalian berdua. Aku bikin sate saat pulang nanti" Gumam Aisyah.

__ADS_1


Rifky bukan orang yang banyak bicara, namun setiap kata kata Rifky membuat hati Aisyah meleleh dan baper. Bahkan Ruchan pun sudah mulai akrab dengan Rifky.


Apakah yang sebenarnya akan terjadi?


__ADS_2