
Saat pulang, Daren menunggu Aisyah di parkiran, Aisyah terpaksa pulang bersama dengan Abigail. Karena Ilham belum keluar kampus, dan Ruchan sedang ada jadwal di luar kota.
"Kalau kayak gini, mending aku terima tawaran Abang aja tadi. Gak enak juga kan bareng sama Abigail? Apa lagi bawa motor kek gini. Mana Abang di chat juga gak bales lagi! Hufft!! " Gumam Aisyah.
Permainan Daren dan Keny telah di mulai.
"Hay ustadzah. Mau pulang ya, mau kakak anter? " Tanya Daren.
"Maaf, saya sudah mau pulang dengan sahabat saya" Kata Aisyah.
"Sahabat? Bukan calon pacar ya? " Kata Abigail.
"Dia kan bawa motor, kalau sama aku pakai mobil lho, adem ada ac nya" Kata Daren.
Ayunda tak sengaja mendengar rayuan Daren kepada Aisyah, namanya orang udah cemburu, biarpun yang salah cowoknya, tetep aja yang di salahin ceweknya.
"Apa apaan ini? Lo emang gak ada kapok kapoknya ya godain cowok gue. Lagian sayang, dia ini anak orang miskin, mana tahan dia sama Ac? yang ada ntar dia mabok lagi di dalam" Kata Ayunda menghina Aisyah.
"Udah ngomongnya? Kalau begitu, saya permisi dulu. Assallamualaikum " Kata Aisyah.
"Eh enak aja main pergi pergi. Namanya anak miskin gini kali ya, gak ada sopan santunya. Hufft secara orang tuannya miskin, cuma bisa masukin kampus negri modal beasiswa miskin. Paling bapaknya juga cuma penjual gorengan pinggir jalan iyuhh" Kata Ayunda.
"Mau kamu apa? kalau saya miskin juga apa masalah anda? Saya gak ngurangi beras di rumahmu kan? " Tanya Aisyah.
"Songong bener nih si miskin, minta maaf ke gue, dan sujud di kaki gue. Kalau perlu cium sekalian kaki gue" Kata Ayunda.
"Saya hanya akan bersujud kepada sang maha pencipta, dan saya hanya akan mencium kaki ibuku. Maaf jika anda tidak mencukupi kebutuhanku, jangan sekali kali anda meminta sujudku. Itu sangat menjijikkan" Kata Aisyah.
"Kurang ajar!! " Kata Ayunda ingin menampar Aisyah. Namun di halangi oleh Keny.
"Keny?? "Kata Ayunda.
__ADS_1
"Lo bisa jaga sikap gak sih, gak kayak gini cara ngadepin junior. Lo ikut gue!!" Kata Keny menyeret tangan Aisyah dan masuk ke mobil.
"Ken, Keny. ***** dia main tarik aja" Teriak Daren.
"Aduh Ais, gimana ini ngoming sama Ilhamnya. Aduh" Kata Abigail bingung.
Aisyah terus saja memohon agar Keny melepaskan tangannya, Keny menggenggam tangan Aisyah sangat kuat. Aisyah pun di dorong masuk ke mobil dengan paksa. Tak sengaja tangan Aisyah terbentur transmisi gigi mobil Keny. Dan Keny mengunci pintu mobilnya.
"Kamu apa apaan sih, aku mau turun. Buka pintunya !!" Pinta Aisyah.
"Gue udah ngomong ke elu kan? jauhi kita, terutama Daren. Ayunda itu bukan sembarang orang Syah" Kata Keny tegas.
"Kamu panggil namanku? trus peduli apa kamu sama aku? Aku siapa kamu? Tolong turunin aku, aku mau pulang? " Kata Aisyah memberontak.
"Aku antar kamu pulang. Diem dan duduk dengan santai di situ. Apa aku akan membuatmu menyesal" Kata Keny.
Drt drtt drtt.
Chat masuk dari Rifky.
"Bentar aku Vn ya? tunggu! " Valas Aisyah.
Mungkinkah perasaan Rifky peka akan apa yang terjadi dengan Aisyah?. Aisyah pun tayamum di dalam mobil Keny. Keny bingung dengan apa yang Aisyah lakukan, namun ia pernah lihat Mamanya juga melakukan itu.
Aisyah mulai memejamkan mata dan merekam saat ia mengaji. Aisyah seorang hafidzah sejak ia tamat SMP, jadi ia sering mengaji tanpa membuka Al-Qur'an. Keny tersenyum mendengar lantunan ayat suci yang Aisyah lantunkan dengan sangat merdu.
Membuat hati Keny sangat tenang, dan ia juga mengendarai mobilnya dengan sangat pelan, karena takut akan menganggu Aisyah mengaji.
Setelah Aisyah mengaji, Keny mulai bertanya.
"Dimana rumahmu? " Tanya Keny.
__ADS_1
"Aku turun di sana aja, rumahku sudah dekat" Kata Aisyah.
Keny membuka pintu mobilnya, Aisyah pun turun dan Keny mengikuti Aisyah kemana Aisyah pergi. Ia terus saja mengikuti Aisyah berjalan, hingga sampai di gapura besar pondok pesantren.
"Dia santri di sini? " Kata Keny.
Keny mengikuti Aisyah masuk pesantren, ia melihat Aisyah di salami santri santri di dalam yang sedang menyapu halaman, dan Keny melihat Aisyah masuk ke rumah yang lumayan besar dan ada beberapa mobil mewah (Milik Leah dan Sandy) terpakir di garasi rumah itu.
Keny juga melihat, dua laki laki yang mencium tangan Aisyah, yang kemungkinan itu Kabir dan Syakir. Dan keluarlah sesorang Ibu, yang kemungkinan itu Leah, Mamanya Aisyah.
"Assallamualaikum, maaf. Mas mau apa ya kesini? " Tanya penjaga Pesantren.
"Oh, saya teman kampusnya Aisyah Om" Jawab Keny.
"Oh, temannya Mbak Aisyah to. Jangan panggil Om, sebut saja Mas dibyo hahaha" Kata Penjaga itu
"Kalau boleh tau, Aisyah itu santri di sini ya? " Tanya Keny.
"Wah mas ini, siapa bilang di santri. Dia itu putri satu satunya keluarga pesantren. Nah itu tadi rumahnya, bapaknya, Ustad Ruchan adalah ustad ternama, bahkan sering menyumbangkan uang bangunan untuk kampus yang mbak Ais untuk kuliah lho. Terus Mamanya, Bu Leah. Dia memiliki usaha perkebunan dan peternakan di bandung, bahkan ada pabrik tekstil juga. Dan yang di Jakarta juga ada, ndak tau apa namanya. Om nya, Dokter terkenal di Jepang, wah hebat pokokke lah" Kata Penjaga tanpa bernafas😂
"Tapi kok dia kuliah pakai beasiswa miskin ya? " Tanya Keny.
"Bukan beasiswa miskin, tapi prestaosisi eh salah, pristunitri ah opo yo Mas. Tapi yo emang gitu Mbak Ais, sederhana orangnya hehehe" Kata Penjaga.
"Prestasi maksudnya? " Tanya Keny.
"Wah itu iya hehehe jan pintere" Kata Penjaga.
Keny pun tiba tiba pergi tanpa mengucapkan salam terlebih dahulu kepada penjaga pesantren.
"Lah dasar anak jaman now. Ndak ada unggah ungguhe blas. Tobat!! " Kata Penjaga.
__ADS_1
Keny merasa kagum dengan sosok Aisyah, dia di hina di kampus dengan sebutan mahasiswa termiskin tahun ini, tetap aja dia diam dan tidak membuka jati dirinya.
Kegaguman Keny berubah menjadi menyukainya. Ini hari pertama Keny bertemu dengan Aisyah, namun sudah di buat sangat takjub kepada Aisyah.