Gambaran Hati

Gambaran Hati
Tak dapat Tidur.


__ADS_3

Kata kata 2 minggu yang Ruchan katakan tadi masih menghantui perasaan Aisyah. Bukannya belum siap. Namun menurutnya, 2 minggu terlalu cepat. Bahkan bertemu dengan Rifky saja sudah membuatnya dag dig dug ser. Apa lagi dalam 2 minggu dan seterusnya ia akan melihat di setiap membuka hingga menutup matanya.


"Aaaaaaaaaa, gemesnya aku... " Kata Aisyah berguling guling di atas kasur.


"Kenapa secepat itu sih? Nikah? Haiihh... "Gumam Aisyah.


Ternyata Aisyah lupa menutup pintu kamarnya, Leah yang melihatnya pun menghampiri dan memberi pengertian padanya.


"Assallamualaikum kakak. Belum tidur? " Tanya Leah.


"Wa'alaikum sallam. Mama? " Jawab Aisyah.


"Aduhh lupa nutup pintu ternyata aku!! " Batin Aisyah.


"Mama boleh masuk? " Tanya Leah masih di depan pintu.


Aisyah mengangguk pelan dan merapikan kamar tidurnya. Ia tau jika Leah pasti mengetahui jika dirinya sedang dalam keadaan tak baik baik saja.


"Kok belum tidur sih? Ini sudah malam lho. Besok kakak kan harus kuliah" Kata Leah lembut.


"Emmm Kakak gugup Ma. Soal...." Kata Aisyah gugup.

__ADS_1


"Soal pernikahan yang tinggal 2 minggu lagi? " Tanya Leah.


Aisyah mengangguk dan merebahkan badannya di pangkuan Leah.


"Kenapa mesti gugup? Dulu Mama sama Abi juga nikahnya dadakan lho. Harusnya 1 bulan lagi, eh di adain nya 1minggu lagi dari prediksi. Di barengin sama pernikahannya Pak Dhemu (Ikhsan)" Kata Leah.


"Terus, dulu Mama sama Abi pacaran gak? Atau pedekate gitu? " Tanya Aisyah.


"Mana mungkin pacaran dulu? Mama sama Abi ketemu aja dadakan. Terus jalan jalan sebentar, Mama menyetujui perjodohan itu. Terus Mama sekeluarga di ajak ke Jogja, setelah seminggu di sini, Mama sama Abi nikah deh. Gak sempet pacaran dulu. Tapi, Mama sama Abi pacaran setelah halal kak. Dan itu lebih indah dari pada pacaran di jaman modern kayaj gini! " Kata Leah menepuk nepuk kepala Aisyah.


"Tapi Kakak takut jika keluarga besar Kak Rifky ada yang gak suka sama Kakak Ma! " Kata Aisyah.


"Gak semua pihak pasangan kita langsung menerima lho Kak. Dulu Mama juga gitu. Ada salah satu keluarga yang gak suka dengan hubungan Mama dan Abi. Tapi, Abi terus saja menguatkan hati Mama untuk tetap bisa bersabar menghadapinya. Abi dan Rifky itu banyak kesamaan lho Kak. Walau Rifky tak se alim Abi, namun Mama lihat. Rifky itu sangat mencintaimu" Kata Leah.


"Wa'alaikum sallam Ma" Jawab Aisyah.


Aisyah merebahkan lagi badannya, ia memandang langit langit dinding yang di hiasi banyak gambar bintang olehnya.


"Bagaiman nanti ya, kalau ada keluarga besar Kak Rifky ada yang gak suka sama aku? " Batin Aisyah.


Drt drt drt....

__ADS_1


Ponsel Aisyah bergetar. Ada dua pesan dari Rifky saat itu.


"*Assallamualaikum Bawelku"


"Lagi apa ya? Kok gak balas? Udah tidur kah? Aku gak bisa tidur ini*!! "


Pesan berikut dari Rifky.


"Wa'alaikum sallam Kak, maaf gak tau kalau ada pesan masuk dari Kak Rifky. Aku tadi habis ngobrol sama Mama. Aku juga gak bisa tidur " Balas Aisyah.


"Gara gara dua minggu itu ya? "


"Iya Kak, apakah ini gak terburu buru. Maksudnya, ya terlalu cepat aja, usiaku kan belum ada 20th. Apakah boleh nikah? Aku gak mau beli umur, masa iya umur di beli. Mempercepat kematian dong! " Jawba Aisyah.


"Coba besok Aku bicarain sama keluargaku lagi ya Wel.? Menurut aku sih memang terlalu cepat. Tapi aku siap siap aja sih hehehe"


"Gak bisa tidur ini. Minggu ini apa emang udah gak boleh ketemu kah sampai hari H? Aku pengen tanya sesuatu yang gak bisa di tanyain lewat telfon maupun pesan! " Kata Aisyah.


"Besok Rabu, aku ada keperluan di Jogja sekalian mampir yaa. Dah sana tidur Wel. Besok kuliah kan? "


"Alhamdulillah.. Sampai ketemu besok rabu ya. Assallamualaikum "Jawab Aisyah gembira.

__ADS_1


"Aisyah, Uhibbukum Fillah😇 Wassallamualaikum "


Jawaban terakhir membuat Aisyah terbang setinggi tingginya, ia tak percaya jika Rifky mengatakan bahwa dia mencintai dirinya karena Allah. Itu menandakan jika Rifky bukan hanya mencintai karena nafsu saja. Melainkan karena Allah dan jalan yang di ridhai Allah.


__ADS_2