
Tiga bulan yang di tunggu telah datang, Rifky dan Aisyah juga sudah pulang kerumah, dan berkumpul dengan anak anak mereka.
"Semua udah siap?" Tanya Leah.
"Siap Ma, surat-surat juga sudah lengkap di tangan penghulu, susah juga ngurus surat Clara, karena dia lahir di Kairo, besar di jakarta dan menetap di Swiss, hah ada ada aja anak Mas Sandy ini" Kata Ruchan.
"Anak sultan mah bebas, saking bebasnya buat semua keluarga jadi pusing!!" Kata Leah.
"Assallamualikum"
"Waalaikum sallam, eh Bu Ratna. Wah cantik sekali Bu Ratna, kita kembaran loh bajunya" Kata Leah.
"Saya gak nyangka loh, kalau anak-anak saya ini dapat jodoh dari keluarga istimewa seperti ini" Kata Bundha Ratna.
"Ah Ibu bisa aja deh," Kata Leah.
__ADS_1
"Leah!" Teriak seseorang dari jauh.
Leah menengok kesana kesini, ternyata yang memanggilnya adalah sang Ibu mempelai wanita Irene, dia menyandang setatus janda lagi, karena suaminya kepergok selingkuh di rumahnya.
"Kak Irene? Aku fikir Kakak gak akan hadir, kan baru jadi jendes" Kata Leah.
"Mulut mu Le, masa iya ke pernikahan anakku yang serba mendadak gini aku gak dateng, aku malah cemas kalau anakku hamil duluan. Ku setrika nanti suaminya jika anakku di buat bunting dulu" Kata Irene.
"Ehem, Jenk Irene mau nyetrika anak saya ya?" Tanya Bundha Ratna.
"Em enggak hehe ada jenk Ratna juga ya, tadi saya berniat mau nyetrikain baju menantu saya gitu, kalau udah sah jadi suami Clara hehehe" Kata Irene langsung kabur.
Kini dia sudah menyandang setatus janda dua kali, karena di selingkuhi selama dua kali juga. Ketika Irene berlari, ia menabrak Sandy yang waktu itu sedang memakan paha ayam.
Brukk,..
__ADS_1
"Wah,.. paha ayamku?? Irene! Ganti balik" Kata Sandy.
"Timbang paha ayam juga, noh di sana banyak, ambil sepuasnya, jangan kek bocah gitu ngapa. Dah jadi kakek juga dari anak Aisyah, masih aja sok ganjen. Eh jomblo ya hahahha hufft" Kesal Irene sambil merapikan rambutnya.
"Main ambil aja, kamu gak lihat di sana ada penjaganya. Tuh si Syakir sama Akbar, mereka yang bertanggung jawab semuanya di gedung ini. Ini aja Mala yang ngambilin. Lah di ambil kucing!!" Kata Sandy ngomel.
"Halah, tinggal bilang aja ngapa sih? Susah amat, pernikahan anak sendiri juga. Minggir wah, riasanku dah hancur gara-gara kamu" Kata Irene.
"Ingat umur, anak udah gede aja bergaya. Eh janda ya, lagi mejeng buk? Ups Sory!" Kata Sandy dengan gaya gemulai.
"Hey, ngomongin janda, situ juga duda kan? Hah!!" Kesal Irene.
"Busyet baunya" Goda Sandy.
"Eh biar gue janda, tapi dah dua kali, lha lu duda? Cuma sama almahrumah emaknya Akbar kan? Emang dasarnya gak laku ya gak laku aja!" Kata Irene mengejek.
__ADS_1
Saat Sandy dan Irene sibuk bertengkar, Leah dan Ruchan malah sedang bermesraan duduk di atas pelaminan yang satu jam lagi akan digunakan oleh Keny dan Clara.
Aisyah, Rifky, Ilham dan Sera sedang bersiap di meja penyambutan tamu, sedangkan Airy, Raihan dan Ceasy sedang bermain dengan Seto dan Delia. Pernikahan yang di selenggarakan di gedung itu sangat meriah, tanpa di ketahui oleh Keny dan Clara, setahu mereka hanyalah pernikahan sederhana saja.