Gambaran Hati

Gambaran Hati
Cemburu. (Ilham dan Sera)


__ADS_3

Beralih sementara dari kebahagiaan Keny dan Clara, di sisi lain, Ilham juga sedang mengejar masa depannya. Laki-laki berumur 22 tahun ini dekat dengan Sera selama 4 tahun, mereka di kampus yang sama dan jurusan yang sama, namun kini Sera telah berhenti kuliah karena kerja di sebuah garment di Jogja.


Sore jam setengah empat waktunya Sera pulang, di depan pabrik, Ilham sudag menunggunya sejaj setengah jam yang lalu.


"Assallamualaikum"


"Waalaikum sallam, udah pulang?" Tanya Ilham.


"Udah dong, kamu sudah lama?" Tanya Sera.


"Baru kok, baru setengah jam hehe" Kata Ilham.


"Baru kok setengaj jam, kita gak papa nih boncengan berdua? Gak sama si Jamil?" Tanya Sera.


"Dia ke warung katanya, lagi rame disana, jadi gak bisa ikut kita" Kata Ilham.


"Kita? Emang kita mau kemana?" Tanya Sera.


"Kerumah Aisyah yuk? Aku kangen sama si kembar, tadi sih Ceasy mau ikut, tapi aku gak mau aja dia, mangakanya aku pake motor. maaf ya" Kata Ilham.


"Eh, motor juga gak papa dong, sore-sore gini kan emang enaknya menikmati pemandangan, si Ceasy juga lagi ngejar pelajaran kan? Kasihan dia sejaj kecil gak di masukim ke sekolah sama keluargaanya" Kata Sera.

__ADS_1


"Iya ya, kita beruntung, walau kita anak tunggal. Tapi orang tua kita masih lengkap" Kata Ilham.


"Kamu enak, orang tuamu masih lengakap bersamamu, mereka juga selalu mendukungmu kan? Lha orang tua ku? Sibuk sendiri, bahkan sampai anaknya pindah keyakinan saja mereka gak peduli" Kata Sera.


"Emm kok kita jadi ngomongin ini ya? Mampir beli jajan dulu gak buat si kembar?" Tanya Ilham.


"Umur tiga tahun mau kasih jajanan apa?" Tanya Sera.


"Kita bawain martabak manis aja, tuh sikembar suka sama martabak manis" Kata Ilham.


Sera dan Ilham pun mampir membeli jajanan untuk si kembar. Setelah itu melanjutkan perjalanannya kerumah Aisyah.


"Assallamualaikum"


"Waalaikum sallam, Pak dhe" Kata Airy gembira.


"Airy kenapa kok seneng banget, eh ada Pak dhe ya, sama siapa itu?Calon bu dhe kah?" Goda Aisyah.


"Ica ah" Kata Sera malu-malu.


"Ummm malu dia, ayo masuk, kebetulan banget kalian kesini, Mas Ilham bisa tolongin aku gak? Genting dapur agak geser tadi pas aku benerin, tolong ding benerin balek" Kata Aisyah.

__ADS_1


"Ih maunya, emang Rifky kemana?" Tanya Ilham.


"Mas Rifky di resto, aku gak beritahu dia. Takut dia sibuk malah bolak balik nanti. Tolong gih, dah sampau sini juga" Kata Aisyah.


Aisyah dan Sera melanjutkan perbincangannya, Airy dan Raihan juga sedang bermain berdua di kamar. Saat Ilham kembali, Aisyah sengaja membicarakan masa lalu Sera yang pernah di tembak oleh kakak kelas dan membuat Ilham cemburu.


"Ingat gak? Waktu kita duduk di kelas 2, Kak Wahyu waktu itu nembak kamu kan? Segala bawa-bawa bunga lagi, terus ngasih coklat lah, ngasih ini itu lah, traktir kita hahhaa" Kata Aisyah.


"Kamu masih ingat Ca? Hehehe waktu itu memang Kak Wahyu nembak aku gak cuma sekali sih" Kata Sera.


"Tapi di tolak mentah-mentah hahaha jahat banget kamu Ser" Kata Aisyah.


"Hahah ya namanya aja gak suka, mau gimana lagi. Eh aku mau ketoilet dong" Kata Sera.


"Boleh, boleh. Tau kan dimana toilet nya." Kata Aisyah.


Sera pergi ke kamar mandi, Ilham pun menannyakan tentang siapa Wahyu, dan bagaimana sifat Wahyu, kenapa sampai Sera menolaknya.


"Makanya cepet lamar dia, nunggu apa coba? Penghasilan juga udah punya kan Mas Ilham? Papan juga dah ada sendiri, mental juga pasti udah ada. Kurang apa? Mau nunggu kapan lagi? Aku dengar semalam dari Sera, dia di taksir sama supervisor di pabrik loh, hemm" Kata Aisyah.


Ilham semakin tidak tenang, tapi usianya masih begitu muda jika harus menikah, beda dengn Keny yang usiannya dua tahun lebih tua darinya, takut jika orang tua Sera juga menolaknya karena keluarganya dan keluarga Sera beda keyakinan. Walaupun Sera sudah seiman dengan Ilham, namun menakhlukan orang tua pihak wanita lebih sulit menurut Ilham.

__ADS_1


__ADS_2