
"Assallamualaikum. Nih Bakso buat Abang, Martabak manis buat Kabir dan Nasi goreng spesial buat Syakir.Terima kasih sudah menunggu" Kata Aisyah masuk ke kamar.
"Harusnya kita marah lo Bang! " Bisik Syakir.
"Tapi ini makanan kesukaan kita masing masing" Kata Kabir.
"Kalau kita marah, nanti di ambil lagi. Kak Ais walau tubuhnya kecil, makan semua ini juga habis" Kata Akbar.
"Berarti kita ngalah dulu sekarang" Kata Kabir.
Di sisi lain,
"Ky, lo yakin mau nikahin cewek berjilbab tadi siang?" Tanya Santi.
"Gak usah bahas ini lagi ok! Dan jika lo gak suka sama keputusan gue, lo boleh pergi jauh jauh dari hidup gue!" Balas Rifky.
"Tapi gue cinta sama lo sejak lama Ky. Yang tau lo luar dalam juga gue. Harusnya yang lo nikahin gue bukan dia"
__ADS_1
"Asal lo tau San, gue nikah sama Aisyah, bukan semata mata cuma cinta dan sayang doang. Gue butuh sosok istri dan seorang ibu untuk masa depan gue dan anak anak gue nanti, yang bisa dekatkan gue ke yang Pencipta San. Stop sampai di sini pembicaraan kita"
Santi sangat kesal, ia telah lama memendam cinta untuk Rifky, namun lagi lagi ia tak bisa mendapatkan Rifky. Santi pun menghubungi orang suruhannya untuk menyelidiki siapa yang bisa di ajak kerja sama olehnya. Untuk merebut Rifky kembali dari Aisyah.
Pagi hari, Santi mendapat informasi jika ada salah satu laki laki yang naksir san pernah terobsesi pada Aisyah "Keny"
Benar saja. Demi memisahkan Rifky, Santi menemui Keny di rumahnya yang mengetahui alamat Keny dari orang suruhan itu.
"Maaf kamu siapa ya?" Tanya Keny.
"Lo siapa?" Tanya Keny.
"Lo gak perlu tau siapa gue. Gue cuma mau menawarkan jasa, agar lo bisa memperjuangin cinta lo ke Aisyah!" Kata Santi.
"Maksud lo apa?" Tanya Keny.
"Gue punya rencana buat lo bisa dapetin Aisyah. Dan gue bisa kembali bersama Rifky, karena gue mencintai Rifky, sama seperti lo yang mencintai Aisyah!" Kata Santi.
__ADS_1
"Cih, pengecut! Gue emang cinta sama Aisyah. Tapi sorry, gue gak minat dengan rencana jahat lo buat ngancurin hubungan dia bersama si Rifky itu. Jika Aisyah bisa bahagia dengan Rifky, ngapain gue repot repot misahin mereka" Kata Keny.
"Munafik! Lo harusnya rebut Aisyah kembali, perjuangin dia. Kalau lo gak mau? Biar gue yang bawa Aisyah sendiri ke pelukan lo!" Kata Santi.
Keny marah besar mendengar ucapan Santi, ia memang mencintai Aisyah dan sampai sekarang masih mencintainya. Namun ia tak akan pernah membiarkan siapapun juga merusak kebahagiaan Aisyah. Walaupun bahagiannya bukan bersama nya.
"Eh, gue peringatin ke elo ya. Berani lo sentuh Aisyah? Jangankan kulit lo yang mulus ini!! Bibir lo yang mungil ini pun gue robek sampai ke leher lo. Mau?!! Pergi!!" Kata Keny dan masuk ke mobil.
"Ck , sial. Buang buang waktu gue aja. Gue harus cari cara lain" Gerutu Santi.
Keny mulai khawatir dengan Aisyah tentang masalah Santi barusan. Ia tak ingin mencampuri urusan pribadi Aisyah dan Rifky. Namun ini menyangkut masa depan Aisyah yang tak bisa Keny biarkan.
"Halo, lo awasi orang yang barusan ketemu sama gue. Lo tau kan? Jangan biarkan dia deketin Aisyah, sampai pernikahannya terlaksana. Kalau perlu, lo beresin dia " Kata Keny kepada seseorang di ponsel nya.
"Gue gak bakal buat masa depan lo hancur Syah. Cukup gue yang sakit tak bisa bersama dengan orang yang gue cintai. Tapi lo berhak bahagia bersama Rifky" Gumam Keny.
Tak terasa tinggal 4 hari lagi pernikahan Aisyah dan Rifky. Tanpa Aisyah dan Rifky ketahui, jika Santi selama ini berniat buruk terhadap mereka dan selalu di gagalkan oleh anak buah Keny. Hingga akhirnya Rifky mengetahui itu di malam sebelum pernikahannya.
__ADS_1