Gambaran Hati

Gambaran Hati
Sahabat Rifky.


__ADS_3

Setelah melewati banyak rute, kini Aisyah, Rifky dan Keny sudah samapai tempat tujuan, yakni Kota Seoul, di sana ternyata Rifky sudah menyiapkan sebuah rumah di perumahan yang bagus, tidak mewah, tidak sederhana. Cukup untuk mereka tinggali di sana.


"Wah!! Bagus banget rumahnya, ini sewa?" Tanya Keny.


"Bukan!! Ini rumah yang aku dan sahabatku dulu beli, tapi karena sahabatku tinggalnya di apartemen, jadi rumah ini kosong" Kata Rifky.


"Mas Rifky pernah tinggal disini?" Tanya Aisyah.


"Emm tinggal lama sih belum, cuma beberapa bulan aja, tapi tenang. Di rumah ini setiap.harinya ada yang bersihin kok, jadi aman dan damai" Kata Rifky.


"Umm boleh gak berbincang nya nanti saja. Aku sudah sangat lelah ini, bahkan akan nge gas seperti orang Korea aja aku sudah tak mampu" Kata Keny menyandarkan kepalanyan ke bahu Aisyah.


"Hey, dia kakak iparmu, tugasmu menjaga saja!!" Kata Rifky sewot.


Aisyah hanya tersenyum melihat Rifky dan Keny yang setiap saatnya bertengkar lucu seperti itu, mengingatkannya kepada Akbar dan Kabir.

__ADS_1


Akbar di posisi Keny yang manja dengan Ruchan, Kabir yang agresif ketika kakaknya di sentuh oleh Akbar. Tapi mereka masih dalam batasan ya kakak-kakak.


"Ayok masuk lah! Nanti sahabatku mau datang, dia juga membawa makanan untuk kita makan malam," Kata Rifky.


"Hah? Ini masih sore, dan aku sudah lapar. Masa iya sih nunggu sampe malam? Kita kan bawa bahan makanan sendiri dari rumah!"Kata Keny nge gas.


"Disini itu makan malamnya bukan waktu malam, paling lambat itu sekitar jam tujuh malam tau, dah ah jangan protes, masuk yuk Yang" Kata Rifky menggandeng tangan Aisyah.


"Teross, gandengan teross, kalian berdua menyiksaku tau. Bantu aku move kek, malah pemer kemesraan, itu gak baik tau" Kesal Keny sambil mengangkat kopernya masuk.


Aisyah dan Rifky sama-sama sudah tau bagaimana perasaan Keny sebelumnya kepada Aisyah, yang tak membuat mereka canggung adalah, ketulusan dan kebesaran hati Keny yang membuat dan mempersatukan mereka dan memilih untuk mengalah.


"Ah itu sahabat aku, masuk Yoon!" Kata Rifky memepersilahkan wanita itu masuk.


"Sahabat Mas Rifky perempuan? Cantik lagi dia, hufft " Kesal Aisyah.

__ADS_1


"Hey, masih cantikan kakak iparku lah, lihat semua badannya. Pasgi gak Ori" Bisik Keny.


Rifky pun memperkenalkan sahabatnya itu kepada Aisyah dan Keny.


"Emm Aisyah, Keny, perkenalkan sahabatku Yoona, nama aslinya Kia. Tapi karena dia udah lama tinggal disini, makanya dia ganti nama, ah apalah itu." Kata Rifky.


"Dan Yoona, perkenalkan, dia istriku Aisyah, dan dia anak pungut yang aku pungut di tong minyak tadi pagi, namanya Keny!" Sambung Rifky.


"Halo semuanya, senang bisa berkenalan dengan kalian, Iky sudah bercerita banyak tentang kakian berdua"Kata Yoona.


"Kamu lancar bahasa Indonesianya?"Tanya Keny.


"Karena saya juga orang Indonesia, asli Malang hehehe" Kata Yoona mengangkat tangannya, seperti mau absen di kelas.


"Aish senyumannya!"Kata Keny.

__ADS_1


Aisyah menginjak kaki Keny, sepertinya Aisyah cemburu dengan kedekatan Yoona dan Rifky, namun bagaimana lagi. Mereka telah bersahabat sejak lama, Aisyah tak lagi bisa berkutik.


Malam itu, Yoona mengajak Rifky, Aisyah dan Keny jalan-jalan keliling Kota Seoul, sebenarnya Yoona tidak ada maksud apa-apa dengan Rifky, namun ia akan sedikit membuat Aisyah cemburu kepada Rifky. Karena Yoona hanyalah sahabatnya saja, tapi Yoona ini karakternya seperti Clara, kocak, humble, dan tak pernah serius, hanya keoonaran yang selalu ia ciptakan. Cocok gak sih sama Keny?


__ADS_2